Harga Resmi Changan Nevo Q05 Diumumkan, 1.000 Unit Sudah Ludes
19 September 2026, 21:00 WIB
Jadi sinyal kedatangan lini elektrifikasi di masa mendatang, Mazda mulai persiapkan infrastruktur EV di RI
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Di pasar Indonesia, Mazda baru memiliki satu model kendaraan bertenaga listrik atau BEV (Battery Electric Vehicle) yakni MX-30. Hanya saja masih menyasar konsumen terbatas, memiliki bentuk tidak konvensional dan daya jelajah terbilang minim di 200 km.
Namun PT EMI (Eurokars Motor Indonesia) tetap mempersiapkan infrastruktur kendaraan listrik yakni SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) guna mengakomodir kebutuhan konsumen.
Hal itu juga sekaligus menjadi sinyal bahwa masih akan ada lagi lini elektrifikasi Mazda yang diluncurkan buat konsumen tanah air di masa mendatang.
“Kita pikirkan untuk (diler-diler Mazda) yang di daerah Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi) terlebih dulu. Setelahnya mulai (area) Bali,” kata Ricky Thyo, Chief Operating Officer PT EMI di Jakarta Selatan, Senin (2/12).
Lebih rinci ia menjelaskan bahwa rencana persiapan infrastruktur mobil listrik akan dimulai pada kuartal pertama 2025.
Selain itu Ricky mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan prosedur penanganan limbah baterai mobil listrik Mazda yang nantinya dijual di Indonesia.
Meskipun belum dijelaskan secara rinci pihak ketiga yang bekerja sama dengan Mazda untuk mengolah dan mendaur ulang limbah baterai lini elektrifikasi mereka.
“Bagi Mazda kita harus dari hulu ke hilir, tidak sekadar jualan,” tegas Ricky.
Sebagai informasi Mazda MX-30 diluncurkan belum lama ini dengan banderol Rp 860 juta OTR (On The Road) Jakarta. Merupakan EV (Electric Vehicle) perdana dari Mazda, SUV (Sport Utility Vehicle) tersebut tawarkan daya jelajah 200 km dalam satu kali pengisian daya (WLTP).
Bicara soal spesifikasi, Mazda MX-30 dibekali baterai berkapasitas 35,5 kWh. Konfigurasi tersebut membuatnya dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 9,7 detik dan kecepatan tertingginya 140 km/jam.
Di dalamnya ada fitur e-GVC Plus (Electronic G-Vectoring Control Plus) guna memastikan stabilitas kendaraan melalui penyesuaian torsi khususnya ketika pengemudi sedang bermanuver di jalan.
Tenaga itu disalurkan oleh lewat transmisi otomatis ke roda depan MX-30 (FWD/Front Wheel Drive) oleh motor elektrik e-SKYACTIV.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 September 2026, 21:00 WIB
17 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 13:00 WIB
15 September 2026, 09:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
Terkini
19 September 2026, 21:00 WIB
Setelah masa perkenalan dan berhasil terjual lebih dari 1.000 unit, harga Changan Nevo Q05 resmi diumumkan
19 September 2026, 20:47 WIB
Sprint race MotoGP Austria 2026 berjalan cukup dramatis, Acosta yang sempat memimpin justru bernasib sial
19 September 2026, 20:02 WIB
ACC Carnival Medan tawarkan banyak promo menarik bagi para pengunjung hingga bisa dapat cashback Rp 1 juta
19 September 2026, 09:00 WIB
Wuling Starlight M merupakan versi baru dari Darion, ukuran jauh lebih besar dan dapat ubahan eksterior
19 September 2026, 07:00 WIB
AiMOGA yang merupakan perusahaan di bawah naungan Chery Group kembali menunjukkan komitmennya di Tanah Air
18 September 2026, 22:02 WIB
Automechanika 2026 akan digelar di Jakarta, diharapkan bisa gairahkan pasar komponen kendaraan di Indonesia
18 September 2026, 17:00 WIB
Jorge Martin mengaku siap untuk kembali bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP Austria 2026 di akhir pekan
18 September 2026, 16:50 WIB
Penjualan Honda pulih di Agustus 2026, namun masih ada PR besar untuk kembali ke lima besar merek terlaris