Mazda Serius Garap Pasar Mobil Listrik di Indonesia

Jadi sinyal kedatangan lini elektrifikasi di masa mendatang, Mazda mulai persiapkan infrastruktur EV di RI

Mazda Serius Garap Pasar Mobil Listrik di Indonesia
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Di pasar Indonesia, Mazda baru memiliki satu model kendaraan bertenaga listrik atau BEV (Battery Electric Vehicle) yakni MX-30. Hanya saja masih menyasar konsumen terbatas, memiliki bentuk tidak konvensional dan daya jelajah terbilang minim di 200 km.

Namun PT EMI (Eurokars Motor Indonesia) tetap mempersiapkan infrastruktur kendaraan listrik yakni SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) guna mengakomodir kebutuhan konsumen. 

Hal itu juga sekaligus menjadi sinyal bahwa masih akan ada lagi lini elektrifikasi Mazda yang diluncurkan buat konsumen tanah air di masa mendatang. 

“Kita pikirkan untuk (diler-diler Mazda) yang di daerah Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi) terlebih dulu. Setelahnya mulai (area) Bali,” kata Ricky Thyo, Chief Operating Officer PT EMI di Jakarta Selatan, Senin (2/12).

Mazda Mulai Siapkan Infrastruktur EV buat Konsumen RI
Photo : KatadataOTO

Lebih rinci ia menjelaskan bahwa rencana persiapan infrastruktur mobil listrik akan dimulai pada kuartal pertama 2025.

Selain itu Ricky mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempersiapkan prosedur penanganan limbah baterai mobil listrik Mazda yang nantinya dijual di Indonesia.

Meskipun belum dijelaskan secara rinci pihak ketiga yang bekerja sama dengan Mazda untuk mengolah dan mendaur ulang limbah baterai lini elektrifikasi mereka.

“Bagi Mazda kita harus dari hulu ke hilir, tidak sekadar jualan,” tegas Ricky.

Sebagai informasi Mazda MX-30 diluncurkan belum lama ini dengan banderol Rp 860 juta OTR (On The Road) Jakarta. Merupakan EV (Electric Vehicle) perdana dari Mazda, SUV (Sport Utility Vehicle) tersebut tawarkan daya jelajah 200 km dalam satu kali pengisian daya (WLTP).

Spesifikasi Mazda MX-30
Photo : KatadataOTO

Bicara soal spesifikasi, Mazda MX-30 dibekali baterai berkapasitas 35,5 kWh. Konfigurasi tersebut membuatnya dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 9,7 detik dan kecepatan tertingginya 140 km/jam.

Di dalamnya ada fitur e-GVC Plus (Electronic G-Vectoring Control Plus) guna memastikan stabilitas kendaraan melalui penyesuaian torsi khususnya ketika pengemudi sedang bermanuver di jalan.

Tenaga itu disalurkan oleh lewat transmisi otomatis ke roda depan MX-30 (FWD/Front Wheel Drive) oleh motor elektrik e-SKYACTIV.


Terkini

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse

motor
Motor listrik

Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka

Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika