Tanpa Insentif, Mobil Listrik Murah Diprediksi Kehilangan Peminat
18 Februari 2026, 09:00 WIB
Banyaknya merek baru berdatangan ke Tanah Air membuat Mazda pantau mobil China yang menawarkan model anyar
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Berbagai merek mobil listrik China berlomba-lomba memasarkan produknya di Indonesia. Sebut saja seperti BYD, Neta sampai Chery yang menawarkan kendaraan roda empat setrum dengan harga kompetitif.
Membuat para konsumen di Indonesia tergoda memilikinya. Apalagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyiapkan insentif mobil listrik.
Tentu ini menjadi kesempatan bagus bagi konsumen Tanah Air. Sebab memiliki beragam opsi kendaraan roda empat setrum ingin dimiliki.
Meski merasa tidak terganggu namun mazda pantau mobil China. Seperti dikatakan Ricky Thio selaku Managing Director PT EMI (Eurokars Motor Indonesia).
“Kita tidak menutup mata, tetap kami terus pantau. Seperti yang saya bilang Mazda memiliki jati diri sendiri dan filosofi sangat berbeda,” ungkap Ricky di Jakarta beberapa waktu lalu.
Lebih jauh Ricky menuturkan kalau Mazda tidak mau disejajarkan dengan merek apa pun. Mereka juga tak ingin mengikuti tren yang tengah berkembang saat ini.
“Tentu kita tak mau disamakan dan tidak beda juga. Bukan karena Jepang, Amerika atau Cina tetapi karena filosofinya,” kata Ricky.
Di sisi lain Mazda dikabarkan tengah menyiapkan mobil setrum. Namun mereka belum mau memasarkan karena ada sejumlah tahapan yang harus dilewati.
Memang produsen otomotif satu ini sebelumnya sempat memamerkan mobil listrik, yakni Mazda MX-30 dalam gelaran GIIAS 2023 .
Kehadiran kendaraan tersebut seakan ingin menunjukkan bahwa pabrikan asal negeri matahari terbit telah siap berkompetisi di segmen mobil listrik.
“Kita sudah sempat bawa MX-30 (di GIIAS 2023). Cuma memang kita belum menjual untuk pasar Indonesia," ucap dia.
Ricky memastikan Mazda tidak bakal ketinggalan dengan tren yang tengah berkembang. Sehingga kehadiran mobil listrik China tidak mengganggu eksistensi mereka di Indonesia.
"Kita bakal melakukan itu secara bertahap. We don't follow the crowd, tapi bukan berarti kita tidak punya mobil listrik,” Ricky menuturkan.
Akan tetapi dia masih enggan membocorkan mengenai waktu peluncuran mobil listrik Mazda. Ricky meminta kepada para konsumen buat bersabar menunggu.
“Sebentar lagi (kami jual), tapi kapan waktunya saya juga belum tahu pasti," Ricky menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
18 Februari 2026, 09:00 WIB
18 Februari 2026, 08:00 WIB
16 Februari 2026, 11:00 WIB
15 Februari 2026, 19:00 WIB
14 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
18 Februari 2026, 09:00 WIB
Tidak adanya insentif mobil listrik CBU, akan mendorong masyarakat beralih ke produk-produk di segmen LCGC
18 Februari 2026, 08:00 WIB
Konsumen daerah mulai tertarik dengan kehadiran mobil listrik, BYD ungkap beberapa alasan di baliknya
18 Februari 2026, 07:00 WIB
AHM kembali menggelar mudik gratis pada Lebaran 2026 demi memberikan keamanan dan kenyamanan ke konsumen
18 Februari 2026, 06:09 WIB
Ada dispensasi di SIM keliling Jakarta yang masa berlaku SIM-nya habis saat libur Imlek, simak informasinya
18 Februari 2026, 06:00 WIB
Warga di Kota Kembang bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung guna mengurus dokumen berkendara
18 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta pada 18 Februari 2026 dijalankan secara ketat jelang bulan puasa yang segera berlangsung
17 Februari 2026, 21:00 WIB
Pembatasan angkutan barang akan dilakukan mulai 13 hingga 29 Maret 2026 untuk dukung arus Mudik Lebaran
17 Februari 2026, 19:00 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono atau biasa disapa AHY memastikan bahwa program zero ODOL masih berjalan sesuai rencana