Tanpa Insentif, Pabrikan Cina Bakal Fokus Jualan Mobil Hybrid
23 Februari 2026, 09:00 WIB
Tidak ditargetkan untuk dijual secara massal, kebanyakan pembeli Mazda MX-30 adalah konsumen Repeat Order
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Mazda MX-30 merupakan mobil listrik pertama dari PT EMI (Eurokars Motor Indonesia) dengan banderol Rp 860 jutaan. Model satu ini mengincar konsumen yang ingin menggunakan EV (Electric Vehicle) di dalam kota.
Punya daya jelajah terbatas di kisaran 200 km, mobil listrik Mazda MX-30 berbeda dari kebanyakan EV di RI saat ini. Karakter konsumennya unik karena mayoritas merupakan pengguna Mazda.
“Konsumen Mazda itu kebanyakan repeater, customer base-nya kita,” ucap Pramita Sari, Marketing and Communications General Manager PT EMI di Jakarta Selatan, Senin (2/12).
Ia mencontohkan, salah satu pembeli Mazda MX-30 merupakan pengguna CX-8. Pembeli juga diinformasikan bahwa MX-30 memiliki jarak tempuh cukup terbatas di 200 km.
“Tetapi karena memang kebutuhannya hanya dalam kota dan dia suka rasa berkendara Jinba Ittai di Mazda MX-30, jadi dia tidak perlu penyesuaian lebih banyak,” kata Pramita.
Sehingga bagi konsumen Mazda, jarak tempuh pada mobil listrik bukan jadi perhatian utama buat mereka dalam memilih kendaraan. Kenyamanan dan sensasi berkendara jadi pertimbangannya.
Turut hadir di pameran GJAW 2024 (Gaikindo Jakarta Auto Week), pihak Mazda menyebut animo pengunjung terhadap mobil listrik MX-30 terbilang baik.
“Banyak yang tanya cuma memang SPK-nya tidak begitu banyak. Seperti kita harapkan, total kita jual mungkin baru enam (unit) ya,” ucap Ricky Thyo, Chief Operating Officer PT EMI dalam kesempatan sama.
Ricky menegaskan Mazda tidak memiliki target untuk menjual MX-30 sampai beribu-ribu unit atau sebagai Volume Maker, tetapi lebih ke arah perkenalan lini elektrifikasi mereka di dalam negeri.
Ia menjelaskan bahwa MX-30 tetap memiliki keunikan tersendiri sehingga membuatnya menarik di mata konsumen yakni filosofi Jinba Ittai, tawarkan kenyamanan berkendara khas Mazda.
“Konsumen Mazda yang dipikirkan benar-benar Jinba Ittai, tidak terlalu (memikirkan) EV atau bukan,” tegas Ricky.
Sebagai informasi, Mazda MX-30 ditawarkan di Indonesia sebagai mobil listrik dengan baterai berkapasitas 35,5 kWh, menunjang perjalanan 200 km dan dapat hasilkan tenaga 143 hp serta torsi puncak 271 Nm.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Februari 2026, 09:00 WIB
20 Februari 2026, 08:00 WIB
19 Februari 2026, 16:27 WIB
19 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 09:00 WIB
Terkini
25 Februari 2026, 13:00 WIB
KPK memastikan proses impor pikap untuk Koperasi Merah Putih tidak menimbulkan masalah seperti kasus korupsi
25 Februari 2026, 12:00 WIB
Pembuatan SIM Internasional pada akhir Februari 2026 masih belum mengalami perubahan bila dibanding sebelumnya
25 Februari 2026, 11:00 WIB
GAC Indonesia berhasil mendapat hasil baik di IIMS 2026 dengan meraih 2.095 setelah memberi promo potongan harga
25 Februari 2026, 10:00 WIB
PT Agrinasi Pangan Nusantara disebut butuh kendaraan pikap 4x4, Gaikindo akui 4x2 lebih populer di RI
25 Februari 2026, 09:00 WIB
Gaikindo menanggapi keputusan Agrinas yang lebih pilih impor pikap karena alasan spesifikasi dan harga
25 Februari 2026, 08:00 WIB
Hanya ada tiga mobil senilai Rp 250 juta dilaporkan oleh Rudy Mas'ud, Gubernur Kaltim pada laman LHKPN
25 Februari 2026, 07:00 WIB
Menurut bos Agrinas Pangan Nusantara, impor pikap harus dijalankan demi memenuhi kebutuhan para petani
25 Februari 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta tetap diberlakukan secara ketat karena mobilitas tetap tinggi di bukan Ramadan