Modal Chery Q Gaet Konsumen RI, Hadirkan Fitur Lengkap Fungsional
07 September 2026, 21:43 WIB
Banyak manufaktur China terjun ke industri otomotif, kali ini maskapai JuneYao Airlines luncurkan JY Air
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Manufaktur asal Tiongkok terus memperkenalkan produk-produk baru guna bersaing di era elektrifikasi. Tidak cuma perusahaan gawai Huawei dan Xiaomi, sekarang maskapai JuneYao Airlines ikut menghadirkan mobil listrik bernama JY Air.
Model tersebut debut lebih dulu untuk pasar Thailand melalui Thailand Motor Expo 2024, sudah bisa dipesan dengan banderol mulai dari 899 ribu Baht sampai 1,01 juta baht atau setara Rp 417,5 jutaan-Rp 472,8 jutaan dalam kurs rupiah.
JuneYao Airlines memilih Thailand karena merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang gencar melakukan adopsi kendaraan ramah lingkungan.
Sebagai gambaran, JY Air memiliki dimensi P x L x T di 4.550 mm x 1.860 mm x 1.515 mm dengan wheelbase 2.800 mm. Dibandingkan sedan listrik lain masih lebih kecil, misalnya BYD Seal yang berukuran 4.800 mm x 1.875 mm x 1.460 mm.
Bicara soal spesifikasi, JY Air dibekali motor elektrik penggerak roda belakang alias RWD (Rear Wheel Drive), diklaim dapat menghasilkan tenaga 201 hp dan torsi puncak 250 Nm. Sedan ini bisa melaju dari 0-100 km/jam dalam waktu 7,9 detik.
Ada dua tipe kapasitas baterai disematkan tergantung varian yakni 51 kWh dan 64 kWh. Varian standar dapat menunjang perjalanan 430 km sedangkan opsi tertinggi 520 km berdasarkan metode pengetesan NEDC.
Dalam waktu dekat, JY Air akan dirakit lokal di Thailand. Mereka bakal melawan merek ternama lain termasuk BYD dan menghadapi tantangan sendiri yakni memperkenalkan brand kepada calon konsumen, karena masih tergolong baru.
Bukan tidak mungkin model tersebut masuk pasar Indonesia. Apalagi jika melihat sejumlah kemudahan yang ditawarkan oleh pemerintah bagi manufaktur termasuk insentif impor mobil listrik dengan syarat komitmen perakitan lokal.
Perlu diketahui skema itu telah dimanfaatkan beberapa pabrikan China di RI seperti BYD. Sambil menunggu fasilitas perakitan mereka rampung, seluruh lini kendaraan ditawarkan seperti Dolphin, Atto 3, Seal dan M6 diimpor utuh dari negara asalnya.
Kemudian ada juga Maxus Mifa 9, akan dirakit di fasilitas milik Indomobil Group dan masih menikmati insentif impor mobil listrik dari pemerintah.
Terakhir Aletra yang memboyong MPV pesaing BYD M6, Aletra L8. Perusahaan hasil kerja sama Geely Group ini juga telah membangun pusat RND (Research and Development) di kawasan Alam Sutera.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 September 2026, 21:43 WIB
06 September 2026, 01:22 WIB
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
Terkini
09 September 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi berbeda, SIM keliling Jakarta hanya melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
08 September 2026, 19:00 WIB
Robot humanoid AiMOGA yang dikembangkan oleh Chery Group sudah masuk ke pasar internasional hingga 60 negara
08 September 2026, 16:50 WIB
SUV masih jadi salah satu favorit konsumen, Xpeng GX tuai respons positif sejak debut di RI beberapa waktu lalu
08 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi menyuguhkan banyak kegiatan menarik yang mencuri perhatian masyarakat
08 September 2026, 07:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS Bandung 2026 akan menampilkan sekitar 42 kendaraan yang bisa dicoba langsung pengunjung
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima tempat berbeda hari ini, simak lokasi dan biayanya
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pengendara motor dan mobil
07 September 2026, 21:43 WIB
Chery Q menjadi mobil listrik pendatang baru yang menawarkan berbagai fitur kekinian kepada para konsumen