Honda Super One Goda Petrolhead untuk Beralih ke Mobil Listrik
16 Juli 2026, 07:00 WIB
Mobil sport hidrogen Hyundai N74 mulai dirakit, akan dijual terbatas dengan prediksi banderol fantastis
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kabar rencana produksi Hyundai N74 sudah mulai beredar sejak 2023. Baru-baru ini sumber internal yang merupakan penyuplai mengungkapkan produksi komponen untuk N74 akan selesai per Juli 2024 dan bakal dikirim ke Hyundai Motor.
Padahal beberapa bulan lalu, pihak Hyundai menepis rumor kehadiran N74 dengan alasan ingin berfokus pada sportscar harga kompetitif.
Sebelumnya N74 diperkenalkan ke masyarakat sebagai konsep Hyundai N Vision 74 menggunakan basis Pony Coupe Concept 1974 desain Giorgetto Giugiaro.
“Kami diberitahu bahwa Hyundai akan mulai produksi massal Juni 2026, total mobil yang dimanufaktur 100 unit secara tahunan untuk dua tahun,” ucap sumber anonim tersebut kepada The Korea Economic Daily, dikutip Kamis (23/5).
Sehingga totalnya Hyundai N74 hanya akan tersedia sebanyak 200 unit di seluruh dunia saat meluncur nanti.
Masuk ke kategori Supercar, Hyundai Motor Group membekali N74 dengan beragam keunggulan. Bukan merupakan BEV (Battery Electric Vehicle) namun hidrogen sebagai bagian dari komitmen Hyundai mengembangkan ekosistem kendaraan ramah lingkungan.
N74 menggendong Hydrogen Fuel Cell dan baterai berkapasitas 70 kW, dapat menghasilkan tenaga 570 kW atau setara 775 hp.
Jika spesifikasi tersebut benar, maka Hyundai N74 lebih bertenaga dari supercar lain seperti Lamborghini Huracan (631 hp) dan Ferrari Roma (612 hp).
Bicara banderol, ada prediksi harga Hyundai N74 saat meluncur nanti adalah sekitar 370.000 USD. Angka ini setara Rp 5,9 miliar jika dikonversi ke kurs rupiah.
Bukan kali pertama, Nexo merupakan mobil produksi Hyundai yang bertenaga hidrogen. Crossover itu sempat dipajang di booth PLN pada saat gelaran PEVS 2024 (Periklindo Electric Vehicle Show).
Nexo sendiri berhasil menorehkan prestasi sebagai mobil hidrogen terlaris di dunia per 2022, terjual sebanyak 10.700 unit.
N74 menurut Chung Euisun, Executive Chairman Hyundai Motor Group menjadi salah satu upaya merek Korea Selatan itu buat mengembangkan lini mobil hidrogen.
“Dikatakan bahwa populerisasi hidrogen terbilang sulit. Tapi kami ingin mencobanya,” ucap Chung Euisun.
Menurut dia jika tidak dilakukan, kesempatan tersebut akan diambil oleh manufaktur lain. Sehingga Hyundai memutuskan untuk maju dengan pengembangan N74.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
16 Juli 2026, 07:00 WIB
15 Juli 2026, 07:00 WIB
14 Juli 2026, 22:00 WIB
13 Juli 2026, 09:00 WIB
13 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
17 Juli 2026, 18:00 WIB
Diler perdana Leapmotor dibuka di kawasan PIK, gabung deretan grup brand Stellantis lain seperti Citroen
17 Juli 2026, 16:23 WIB
PUBG Mobile menjalin kerja sama dengan Ferrari dan Scuderia Ferrari HP, tawarkan pengalaman baru buat pemain
17 Juli 2026, 09:00 WIB
Selama PRJ 2026 Wahana mencatatkan penjualan positif, sebab ada 6.500 motor Honda yang terpesan di sana
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta merupakan salah satu sistem andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurangi kemacetan
17 Juli 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Bandung menjadi opsi terbaik untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara
17 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima tempat berbeda hari ini sebelum akhir pekan, simak informasinya
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan