Flash Charging BYD Hanya Ekstra Cepat Untuk Model Terbaru
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Mobil sport hidrogen Hyundai N74 mulai dirakit, akan dijual terbatas dengan prediksi banderol fantastis
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kabar rencana produksi Hyundai N74 sudah mulai beredar sejak 2023. Baru-baru ini sumber internal yang merupakan penyuplai mengungkapkan produksi komponen untuk N74 akan selesai per Juli 2024 dan bakal dikirim ke Hyundai Motor.
Padahal beberapa bulan lalu, pihak Hyundai menepis rumor kehadiran N74 dengan alasan ingin berfokus pada sportscar harga kompetitif.
Sebelumnya N74 diperkenalkan ke masyarakat sebagai konsep Hyundai N Vision 74 menggunakan basis Pony Coupe Concept 1974 desain Giorgetto Giugiaro.
“Kami diberitahu bahwa Hyundai akan mulai produksi massal Juni 2026, total mobil yang dimanufaktur 100 unit secara tahunan untuk dua tahun,” ucap sumber anonim tersebut kepada The Korea Economic Daily, dikutip Kamis (23/5).
Sehingga totalnya Hyundai N74 hanya akan tersedia sebanyak 200 unit di seluruh dunia saat meluncur nanti.
Masuk ke kategori Supercar, Hyundai Motor Group membekali N74 dengan beragam keunggulan. Bukan merupakan BEV (Battery Electric Vehicle) namun hidrogen sebagai bagian dari komitmen Hyundai mengembangkan ekosistem kendaraan ramah lingkungan.
N74 menggendong Hydrogen Fuel Cell dan baterai berkapasitas 70 kW, dapat menghasilkan tenaga 570 kW atau setara 775 hp.
Jika spesifikasi tersebut benar, maka Hyundai N74 lebih bertenaga dari supercar lain seperti Lamborghini Huracan (631 hp) dan Ferrari Roma (612 hp).
Bicara banderol, ada prediksi harga Hyundai N74 saat meluncur nanti adalah sekitar 370.000 USD. Angka ini setara Rp 5,9 miliar jika dikonversi ke kurs rupiah.
Bukan kali pertama, Nexo merupakan mobil produksi Hyundai yang bertenaga hidrogen. Crossover itu sempat dipajang di booth PLN pada saat gelaran PEVS 2024 (Periklindo Electric Vehicle Show).
Nexo sendiri berhasil menorehkan prestasi sebagai mobil hidrogen terlaris di dunia per 2022, terjual sebanyak 10.700 unit.
N74 menurut Chung Euisun, Executive Chairman Hyundai Motor Group menjadi salah satu upaya merek Korea Selatan itu buat mengembangkan lini mobil hidrogen.
“Dikatakan bahwa populerisasi hidrogen terbilang sulit. Tapi kami ingin mencobanya,” ucap Chung Euisun.
Menurut dia jika tidak dilakukan, kesempatan tersebut akan diambil oleh manufaktur lain. Sehingga Hyundai memutuskan untuk maju dengan pengembangan N74.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
14 Oktober 2026, 19:00 WIB
14 Oktober 2026, 17:00 WIB
14 Oktober 2026, 16:22 WIB
Terkini
15 Oktober 2026, 21:00 WIB
Marc Marquez harus merelakan podium tertinggi MotoGP Mandalika 2026 kemarin direbut oleh Marco Bezzecchi
15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Blade baterai generasi kedua milik BYD akan mulai digunakan di sejumlah mobil-mobil listrik yang baru dipasarkan
15 Oktober 2026, 17:30 WIB
BYD, Jaecoo dan Wuling berhasil mengisi tiga besar merek mobil Cina terlaris di RI periode September 2026
15 Oktober 2026, 15:00 WIB
Stasiun pengisian daya BYD Flash Charging bisa dimanfaatkan untuk mobil BYD dengan baterai generasi pertama
15 Oktober 2026, 13:00 WIB
Asuransi Astra masuk usia 70 tahun, memperkuat layanan digital melalui myGarda, gardaoto.com, dan Garda Siaga
15 Oktober 2026, 11:00 WIB
Seri GIIAS kembali dilanjutkan, GIIAS Makassar 2026 bakal hadirkan 14 merek kendaraan penumpang ke konsumen
15 Oktober 2026, 09:06 WIB
Setelah menjadi perbincangan, BYD Atto 2 akhirnya dipajang dan dipamerkan kepada konsumen di Indonesia
15 Oktober 2026, 07:00 WIB
Sebelum menentukan pilihan, Mitsubishi Destinator bisa jadi bahan pertimbangan konsumen yang membutuhkan