Chery J6 Dilirik Konsumen Fleet, Bisa Dijadikan Taksi Online
03 April 2025, 12:00 WIB
Mobil sport hidrogen Hyundai N74 mulai dirakit, akan dijual terbatas dengan prediksi banderol fantastis
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Kabar rencana produksi Hyundai N74 sudah mulai beredar sejak 2023. Baru-baru ini sumber internal yang merupakan penyuplai mengungkapkan produksi komponen untuk N74 akan selesai per Juli 2024 dan bakal dikirim ke Hyundai Motor.
Padahal beberapa bulan lalu, pihak Hyundai menepis rumor kehadiran N74 dengan alasan ingin berfokus pada sportscar harga kompetitif.
Sebelumnya N74 diperkenalkan ke masyarakat sebagai konsep Hyundai N Vision 74 menggunakan basis Pony Coupe Concept 1974 desain Giorgetto Giugiaro.
“Kami diberitahu bahwa Hyundai akan mulai produksi massal Juni 2026, total mobil yang dimanufaktur 100 unit secara tahunan untuk dua tahun,” ucap sumber anonim tersebut kepada The Korea Economic Daily, dikutip Kamis (23/5).
Sehingga totalnya Hyundai N74 hanya akan tersedia sebanyak 200 unit di seluruh dunia saat meluncur nanti.
Masuk ke kategori Supercar, Hyundai Motor Group membekali N74 dengan beragam keunggulan. Bukan merupakan BEV (Battery Electric Vehicle) namun hidrogen sebagai bagian dari komitmen Hyundai mengembangkan ekosistem kendaraan ramah lingkungan.
N74 menggendong Hydrogen Fuel Cell dan baterai berkapasitas 70 kW, dapat menghasilkan tenaga 570 kW atau setara 775 hp.
Jika spesifikasi tersebut benar, maka Hyundai N74 lebih bertenaga dari supercar lain seperti Lamborghini Huracan (631 hp) dan Ferrari Roma (612 hp).
Bicara banderol, ada prediksi harga Hyundai N74 saat meluncur nanti adalah sekitar 370.000 USD. Angka ini setara Rp 5,9 miliar jika dikonversi ke kurs rupiah.
Bukan kali pertama, Nexo merupakan mobil produksi Hyundai yang bertenaga hidrogen. Crossover itu sempat dipajang di booth PLN pada saat gelaran PEVS 2024 (Periklindo Electric Vehicle Show).
Nexo sendiri berhasil menorehkan prestasi sebagai mobil hidrogen terlaris di dunia per 2022, terjual sebanyak 10.700 unit.
N74 menurut Chung Euisun, Executive Chairman Hyundai Motor Group menjadi salah satu upaya merek Korea Selatan itu buat mengembangkan lini mobil hidrogen.
“Dikatakan bahwa populerisasi hidrogen terbilang sulit. Tapi kami ingin mencobanya,” ucap Chung Euisun.
Menurut dia jika tidak dilakukan, kesempatan tersebut akan diambil oleh manufaktur lain. Sehingga Hyundai memutuskan untuk maju dengan pengembangan N74.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 08:20 WIB
01 April 2025, 11:00 WIB
31 Maret 2025, 09:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik