PEVS 2026 Resmi Digelar di JIExpo, Wadah Akselerasi Elektrifikasi
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
Tren pembelian secara kredit mobil BMW dikatakan meningkat dengan beberapa alasan yang diungkapkan konsumen
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Indonesia mencatatkan penurunan penjualan kendaraan terkhusus di 2024. Ada beberapa faktor salah satunya pemilu, membuat sejumlah konsumen menunda pembelian.
Tidak hanya itu persyaratan untuk kredit mobil juga mulai diperketat. Hal ini memberikan dampak buruk pada penjualan kendaraan bermotor di Indonesia.
Namun ternyata sejumlah permasalahan dihadapi produsen mobil tidak terlalu mempengaruhi penjualan di segmen premium. Bahkan pembeli BMW disebut semakin banyak yang beralih ke leasing karena dianggap beri kemudahan.
Seperti disampaikan oleh Arifin Makaminan, Sales Director BMW Group Indonesia. Perubahan perilaku pembelian itu sudah mulai terlihat di gelaran IIMS 2024 (Indonesia International Motor Show).
“Cash dan leasing dulu perbandingannya 50-50, sekarang jadi 40-60. Leasing itu bukan berarti dia tidak ada uang tapi secara casual mungkin lebih gampang masalah pajak dan lainnya,” ucap Arifin di The Langham, Selasa (26/3).
Menurut Arifin kebanyakan calon konsumen BMW sekarang merasa lebih mendapat banyak keuntungan. Dengan kredit mobil BMW maka para pelanggan tidak harus menggelontorkan dana miliaran rupiah.
“Waktu IIMS komposisi leasing justru naik dan orang minta interest rate lebih rendah. Selama bunga ini tetap tidak terlampau tinggi tidak mengganggu animo masyarakat,” lanjut dia.
Bicara tren penggunaan leasing Arifin yakin masih akan terus naik untuk pembelian mobil BMW di masa mendatang.
“Kita justru ingin memudahkan orang memiliki BMW dengan berbagai macam program. Kita kasih kemudahan-kemudahan,” tegas Arifin.
Sebagai informasi BMW menawarkan lini premium termasuk kendaraan listrik. Terbaru ada BMW i5 yang merupakan sedan menyasar pengguna perkotaan.
Agar mempermudah konsumen BMW turut menyiapkan layanan atau fasilitas seperti diler resmi lengkap tersebar di kota-kota besar Indonesia.
“BMW i Dealership sudah mendapatkan sertifikasi dengan perlengkapan dan teknisi handal untuk menangani kendaraan listrik,” ucap Jodie O’tania, Director of Communication BMW Group Indonesia dalam kesempatan sama.
Merek tersebut juga siapkan program terbaru Relax, We Care guna mengakomodir pelanggan terkhusus selama musim mudik Lebaran.
Ini termasuk layanan RSA (Road Side Assistance) bebas biaya, sampai BMW Teleservice, di mana diler bisa langsung menghubungi pelanggan buat kebutuhan servis berkala berdasarkan data di aplikasi MyBMW.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
26 Oktober 2026, 09:00 WIB
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
Terkini
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
PEVS 2026 menawarkan banyak berbagai program menarik untuk menstimulus masyarakat beralih ke mobil listrik
29 Oktober 2026, 11:00 WIB
Pertamina Lubricants mengkalim memiliki fasilitas produksi terbesar di Asia Tenggara yang memasok 17 negara
29 Oktober 2026, 09:00 WIB
Buat pencinta skutik, new Honda Genio mendapatkan beberapa opsi kelir anyar yang bikin tampilannya beda
29 Oktober 2026, 07:00 WIB
Di bawah naungan PT Permata Otomotif Indonesia (POI), Peugeot Motorcycle kembali hadir di pasar Indonesia
28 Oktober 2026, 23:44 WIB
Kia Puri resmi dibuka, hasil kerjasama dengan PT Sinar Inti Harapan dan akan terus bertambah di kemudian hari
28 Oktober 2026, 16:13 WIB
Rangkaian seri GIIAS berlanjut, kini GIIAS Makassar 2026 resmi dibuka diramaikan berbagai model elektrifikasi
28 Oktober 2026, 13:00 WIB
Komponen CVT pada motor matik perlu diperiksa secara berkala, ini gejalanya jika terjadi potensi kerusakan
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
Periklindo menilai mobil hybrid turut berkontribusi dalam pengurangan konsumsi BBM dan emisi CO2 di Indonesia