Biang Kerok Penjualan Mobil Listrik Tesla Keok dari BYD di 2025
08 Januari 2026, 18:00 WIB
Tren pembelian secara kredit mobil BMW dikatakan meningkat dengan beberapa alasan yang diungkapkan konsumen
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Indonesia mencatatkan penurunan penjualan kendaraan terkhusus di 2024. Ada beberapa faktor salah satunya pemilu, membuat sejumlah konsumen menunda pembelian.
Tidak hanya itu persyaratan untuk kredit mobil juga mulai diperketat. Hal ini memberikan dampak buruk pada penjualan kendaraan bermotor di Indonesia.
Namun ternyata sejumlah permasalahan dihadapi produsen mobil tidak terlalu mempengaruhi penjualan di segmen premium. Bahkan pembeli BMW disebut semakin banyak yang beralih ke leasing karena dianggap beri kemudahan.
Seperti disampaikan oleh Arifin Makaminan, Sales Director BMW Group Indonesia. Perubahan perilaku pembelian itu sudah mulai terlihat di gelaran IIMS 2024 (Indonesia International Motor Show).
“Cash dan leasing dulu perbandingannya 50-50, sekarang jadi 40-60. Leasing itu bukan berarti dia tidak ada uang tapi secara casual mungkin lebih gampang masalah pajak dan lainnya,” ucap Arifin di The Langham, Selasa (26/3).
Menurut Arifin kebanyakan calon konsumen BMW sekarang merasa lebih mendapat banyak keuntungan. Dengan kredit mobil BMW maka para pelanggan tidak harus menggelontorkan dana miliaran rupiah.
“Waktu IIMS komposisi leasing justru naik dan orang minta interest rate lebih rendah. Selama bunga ini tetap tidak terlampau tinggi tidak mengganggu animo masyarakat,” lanjut dia.
Bicara tren penggunaan leasing Arifin yakin masih akan terus naik untuk pembelian mobil BMW di masa mendatang.
“Kita justru ingin memudahkan orang memiliki BMW dengan berbagai macam program. Kita kasih kemudahan-kemudahan,” tegas Arifin.
Sebagai informasi BMW menawarkan lini premium termasuk kendaraan listrik. Terbaru ada BMW i5 yang merupakan sedan menyasar pengguna perkotaan.
Agar mempermudah konsumen BMW turut menyiapkan layanan atau fasilitas seperti diler resmi lengkap tersebar di kota-kota besar Indonesia.
“BMW i Dealership sudah mendapatkan sertifikasi dengan perlengkapan dan teknisi handal untuk menangani kendaraan listrik,” ucap Jodie O’tania, Director of Communication BMW Group Indonesia dalam kesempatan sama.
Merek tersebut juga siapkan program terbaru Relax, We Care guna mengakomodir pelanggan terkhusus selama musim mudik Lebaran.
Ini termasuk layanan RSA (Road Side Assistance) bebas biaya, sampai BMW Teleservice, di mana diler bisa langsung menghubungi pelanggan buat kebutuhan servis berkala berdasarkan data di aplikasi MyBMW.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Januari 2026, 18:00 WIB
07 Januari 2026, 20:00 WIB
07 Januari 2026, 19:17 WIB
07 Januari 2026, 18:00 WIB
07 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
09 Januari 2026, 14:00 WIB
Demi mengurai kemacetan yang sering terjadi, kepolisian menyiapkan ganjil genap Puncak Bogor dan one way
09 Januari 2026, 13:00 WIB
Motul mendukung pembalap Indonesia dan para pembalap yang ikut serta dalam ajang balap Rally Dakar 2026
09 Januari 2026, 12:00 WIB
Suzuki Indonesia mulai waspadai potensi penurunan ekspor kendaraan akibat adanya sistem proteksi di Meksiko
09 Januari 2026, 11:00 WIB
Penjualan Daihatsu di Indonesia berhasil menjadi yang terlaris kedua untuk ke 17 kalinya secara berturut-turut
09 Januari 2026, 10:00 WIB
Berdasarkan data AISI, wholesales motor baru pada Desember 2025 mencatatkan hasil sebanyak 461.925 unit
09 Januari 2026, 09:00 WIB
Banyak risiko yang akan dialami oleh oknum yang melakukan aksi drift di Pondok Indah, Jakarta Selatan
09 Januari 2026, 08:00 WIB
Distribusi Honda Brio RS MT ke diler terpaut jauh dari varian CVT, sementara WR-V tidak lagi disuplai
09 Januari 2026, 07:00 WIB
Harga SUV murah per Januari 2026 masih cenderung stabil, hanya dua merek melakukan penyesuaian harga