Honda Jazz Facelift Bangkit di Cina, Tampilan Jadi Lebih Segar
28 Desember 2025, 09:00 WIB
Happy to Serve You, layanan after sales Honda diluncurkan di GIIAS 2022 dan punya 3 inisiatif utama, yuk kita simak
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Honda Prospect Motor(HPM) mengumumkan diadakannya layanan after sales Honda terbaru bernama Happy to Serve You. Layanan ini dilakukan demi meningkatkan kenyamanan bagi para konsumen setianya.
Program layanan after sales Honda ini akan dilakukan di seluruh bengkel resmi. Dan kampanye ini meliputi 3 inisiatif utama yaitu Service Excellence (Kenyamanan Servis), Reasonable Cost (Biaya yang Ringan) serta Customer Engagement (Kedekatan dengan Konsumen).
Denny Mulia Tamira, Service Division Assistant General Manager PT HPM menyebut bahwa seiring dengan semakin bertambahnya jumlah konsumen di Indonesia, layanan purnajual menjadi sangat penting untuk menjaga tingkat kepuasan pelanggan.
"Melalui kampanye Happy to Serve You, kami berusaha memberikan layanan terbaik dan memanfaatkan teknologi terbaru untuk semakin dekat dengan konsumen,” kata Denny.
Pada kesempatan ini, konsumen bisa mengatur service mobil mereka sesuai dengan jadwal aktifitas sehari-hari melalui program Booking Prioritas. Setelah melakukan booking, berbagai prioritas akan didapatkan seperti prioritas penerimaan, prioritas ketersediaan suku cadang, prioritas stall kerja serta tentunya selesai tepat waktu.
Konsumen juga bisa memanfaatkan layanan Honda lainnya yakni Quick Maintenance yang merupakan program khusus untuk konsumen saat melakukan perawatan berkala. Bengkel Honda telah menyediakan penerimaan dan stall khusus yang dilengkapi dengan tools khusus untuk perawatan berkal atau layanan servis cepat tanpa antri.
Quick Service sendiri dilakukan oleh dua orang teknisi tersertifikasi sehingga waktu pengerjaan lebih cepat. Sebagai informasi, sejak pertama kali diperkenalkan awal tahun 2020, program Quick Maintenance hingga kini telah tersedia di 68 bengkel resmi Honda di seluruh Indonesia.
Layanan after sales service tentunya dilengkapi oleh aplikasi Honda e-Care. Konsumen dapat mengakses informasi serta layanan Honda setelah sebelumnya mengunduh aplikasi Honda e-Care di Play Store atau AppStore. Untuk kemudahan akses konsumen bisa memanfaatkan fitur Single Sign On dengan menggunakan akses Google atau Apple ID.
Terakhir, Honda menawarkan program Paket Hemat di mana konsumen dapat memilih paket perawatan berkala sesuai dengan kebutuhan. Seperti paket perawatan berkala 10.000 – 50.000 km (4 tahun), 10.000 – 100.000 km (8 tahun) atau Paket Hemat Mini (2x servis berkala) yang memberikan penghematan biaya hingga sekitar 22%.
Konsumen juga dapat membeli paket perawatan berkala Honda dengan program 0% installment toko e-commerce Blibli.com. Dari sini konsumen juga bisa mendapatkan ekstra diskon hingga Rp 200.000 selama persediaan masih ada.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Desember 2025, 09:00 WIB
25 Desember 2025, 15:00 WIB
25 Desember 2025, 07:00 WIB
24 Desember 2025, 18:00 WIB
23 Desember 2025, 17:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Arus balik Natal dan tahun baru 2026 mulai terlihat sehingga Polda Metro Jaya menyiapkan langkah antisipasi
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara, kepolisian tetap menghadirkan berbagai fasilitas seperti SIM keliling Bandung
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap akan digelar meski rencananya akan ada aksi unjuk rasa dari ribuan buruh di Ibu Kota
30 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang belum terlewat dari tanggal masa berlaku
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen