Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 1
27 Desember 2025, 09:00 WIB
Direktur Operasi II PT Waskita Karya tersandung kasus korupsi. Ini koleksi kendaraan Bambang Rianto.
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Bambang Rianto, Direktur Operasi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk resmi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi fasilitas pembiayaan dan bank yang dilakukan oleh Wakita Karya dan PT Waskita Beton. Ia menjabat periode 2018 sampai 2022.
Statusnya ditingkatkan dari penyidikan umum ke penyidikan khusus kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan penggunaan fasilitas pembiayaan. Tersangka ditetapkan berdasarkan dua alat bukti.
“Tersangka saudara BR saat ini menjabat sebagai Direktur Operasional II PT Waskita Karya periode 2018 sampai dengan sekarang,” ucap Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, Kuntadi seperti dikutip Antara (5/12).
Menyusul penetapannya sebagai tersangka, informasi terkait deretan harta kekayaannya mulai beredar. Berdasarkan data yang dipublikasikan pada laman Elhkpn.kpk.go.id, total harta kekayaan Bambang Rianto mencapai Rp23.2 miliar.
Hartanya terdiri dari tanah, bangunan, alat transportasi dan sebagainya. Lalu apa saja koleksi kendaraan Bambang Rianto.
Mengutip data tersebut ada tujuh kendaraan yang didaftarkan oleh Bambang Rianto, mulai dari skutik Honda Beat hingga mobil mewah Toyota Alphard. Totalnya ada lima mobil dan dua motor.
Pertama ada motor All New Honda BeAT Sporty lansiran tahun 2019 dengan harga Rp13 juta. Ia juga diketahui memiliki satu unit Piaggio Vespa 946 130 3C IE AT tahun 2016. Beda jauh dengan BeAT, motor ini dibanderol di angka Rp157.5 juta.
Masuk ke roda empat, mobil termurah yang dimiliki ialah All New Honda Brio tahun 2018 dengan harga Rp120 juta. Di atasnya, ada MPV (multi purpose vehicle) pintu geser Toyota Voxy 2.0 AT tahun 2018 dengan harga Rp385 juta.
SUV (sport utility vehicle) ladder frame Toyota Fortuner 2.4 VRZ AT Diesel keluaran tahun 2017 juga tercatat di harga Rp370 juta.
Lebih mewah lagi, ada satu unit Mercedes Benz S 300 L AT tahun 2011 di harga yang lebih rendah yaitu Rp360 juta. Paling mahal, ada satu unit Toyota Alphard 2.5 G AT tahun 2016 di angka Rp620 juta.
Berdasarkan keterangan pada catatan tersebut, seluruh alat transportasi yang diperoleh Bambang Rianto itu merupakan hasil sendiri. Hal yang sama juga tercantum pada dokumen bagian Tanah dan Bangunan.
Di luar itu, harta berupa tanah dan bangunan yang dimiliki ada di sejumlah daerah mulai dari Tangerang Selatan hingga Bogor. SIsanya adalah harta bergerak senilai Rp1.1 miliar, surat berharga Rp337 juta, kas dan setara kas senilai Rp1.4 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Desember 2025, 09:00 WIB
23 Desember 2025, 18:00 WIB
22 Desember 2025, 19:00 WIB
20 Desember 2025, 16:38 WIB
20 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
01 Januari 2026, 17:00 WIB
Sedan ramah lingkungan Xpeng P7+ mendapatkan pembaruan sebagai model global, akan dijual di 36 negara
01 Januari 2026, 15:00 WIB
Polda Metro Jaya ungkap setidaknya ada 227.6262 pelanggaran yang terjaring tilang ETLE Statis di Jakarta
01 Januari 2026, 13:00 WIB
MPV 7-seater Hyundai Stargazer Cartenz disulap jadi ambulans guna memudahkan proses evakuasi di Sumatera
01 Januari 2026, 11:12 WIB
Setelah tahun baru 2026 harga BBM di SPBU swasta, terkhusus RON 92 turun dengan besaran yang bervariasi
01 Januari 2026, 09:00 WIB
Kementerian Perindustrian ajukan insentif untuk otomotif pada Kementerian Keuangan dengan skema yang matang
01 Januari 2026, 07:00 WIB
Di awal tahun, Pertamina melakukan penyesuaian harga BBM terutama untuk Pertamax series di sejumlah wilayah
01 Januari 2026, 06:00 WIB
Agar memanjakan para pengendara di libur tahun baru, SIM keliling Bandung tetap dihadirkan pihak kepolisian
31 Desember 2025, 18:00 WIB
Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV