Startegi Toyota Tingkatkan Pendidikan Vokasi di Lombok
15 Juli 2026, 20:00 WIB
Direktur Operasi II PT Waskita Karya tersandung kasus korupsi. Ini koleksi kendaraan Bambang Rianto.
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Bambang Rianto, Direktur Operasi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk resmi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan korupsi fasilitas pembiayaan dan bank yang dilakukan oleh Wakita Karya dan PT Waskita Beton. Ia menjabat periode 2018 sampai 2022.
Statusnya ditingkatkan dari penyidikan umum ke penyidikan khusus kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan penggunaan fasilitas pembiayaan. Tersangka ditetapkan berdasarkan dua alat bukti.
“Tersangka saudara BR saat ini menjabat sebagai Direktur Operasional II PT Waskita Karya periode 2018 sampai dengan sekarang,” ucap Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung, Kuntadi seperti dikutip Antara (5/12).
Menyusul penetapannya sebagai tersangka, informasi terkait deretan harta kekayaannya mulai beredar. Berdasarkan data yang dipublikasikan pada laman Elhkpn.kpk.go.id, total harta kekayaan Bambang Rianto mencapai Rp23.2 miliar.
Hartanya terdiri dari tanah, bangunan, alat transportasi dan sebagainya. Lalu apa saja koleksi kendaraan Bambang Rianto.
Mengutip data tersebut ada tujuh kendaraan yang didaftarkan oleh Bambang Rianto, mulai dari skutik Honda Beat hingga mobil mewah Toyota Alphard. Totalnya ada lima mobil dan dua motor.
Pertama ada motor All New Honda BeAT Sporty lansiran tahun 2019 dengan harga Rp13 juta. Ia juga diketahui memiliki satu unit Piaggio Vespa 946 130 3C IE AT tahun 2016. Beda jauh dengan BeAT, motor ini dibanderol di angka Rp157.5 juta.
Masuk ke roda empat, mobil termurah yang dimiliki ialah All New Honda Brio tahun 2018 dengan harga Rp120 juta. Di atasnya, ada MPV (multi purpose vehicle) pintu geser Toyota Voxy 2.0 AT tahun 2018 dengan harga Rp385 juta.
SUV (sport utility vehicle) ladder frame Toyota Fortuner 2.4 VRZ AT Diesel keluaran tahun 2017 juga tercatat di harga Rp370 juta.
Lebih mewah lagi, ada satu unit Mercedes Benz S 300 L AT tahun 2011 di harga yang lebih rendah yaitu Rp360 juta. Paling mahal, ada satu unit Toyota Alphard 2.5 G AT tahun 2016 di angka Rp620 juta.
Berdasarkan keterangan pada catatan tersebut, seluruh alat transportasi yang diperoleh Bambang Rianto itu merupakan hasil sendiri. Hal yang sama juga tercantum pada dokumen bagian Tanah dan Bangunan.
Di luar itu, harta berupa tanah dan bangunan yang dimiliki ada di sejumlah daerah mulai dari Tangerang Selatan hingga Bogor. SIsanya adalah harta bergerak senilai Rp1.1 miliar, surat berharga Rp337 juta, kas dan setara kas senilai Rp1.4 miliar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Juli 2026, 20:00 WIB
03 Juli 2026, 13:41 WIB
01 Juli 2026, 09:51 WIB
12 Juni 2026, 15:00 WIB
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Terkini
20 Juli 2026, 07:00 WIB
Saat ini Ford RMA Indonesia mengaku sedang menjalin komunikasi dengan banyak pihak, seperti pemerintahan
20 Juli 2026, 06:38 WIB
SIM Keliling Bandung hari ini beroperasi di dua tempat, hal ini agar masyarakat lebih mudah menemukannya
20 Juli 2026, 06:00 WIB
Beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda, berikut adalah informasi lengkap seputar SIM keliling Jakarta
20 Juli 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali berlaku untuk bisa memecah kemacetan yang terjadi pada jam-jam sibuk
19 Juli 2026, 21:19 WIB
Motul luncurkan produk yang menjadi solusi dalam penerapan program bahan bakar diesel B50 yang baru diresmikan
19 Juli 2026, 14:00 WIB
Vinfast Indonesia secara resmi menawarkan motor listrik dengan pilihan kepemilikan baterai sewa atau beli putus
19 Juli 2026, 12:00 WIB
Chery Q sudah dipesan lebih dari 3.000 unit meskipun tanpa harga final dan baru akan meluncur di GIIAS 2026
19 Juli 2026, 10:38 WIB
MMKSI menilai kalau Mitsubishi Xforce Hybrid lebih memiliki prospek lebih bagus di pasar otomotif Indonesia