First Drive BAIC T1 Tangerang-Bandung, Crossover EV yang Lincah
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
Gaikindo sebut fenomena perang harga di GIIAS 2025 adalah bentuk persaingan dan tetap memiliki dampak positif
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Fenomena perang harga mulai terlihat jelas di perhelatan otomotif GIIAS 2025. Merek Cina berlomba menawarkan mobil harga paling kompetitif dari model lain di kelas yang sama.
Beberapa yang tidak meluncurkan produk baru memutuskan buat memangkas harga jual kendaraan mereka di GIIAS 2025.
Salah satu manufaktur Tiongkok, BYD memutuskan buat melakukan peluncuran BYD Atto 1 seharga mulai dari Rp 195 jutaan.
Sempat jadi topik perbincangan hangat sebab banderol itu semakin dekat dengan harga LCGC di dalam negeri.
Menanggapi hal tersebut, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyorot saat ini tetap ada dampak positif bisa dirasakan khususnya oleh konsumen.
Namun perlu diperhatikan apakah harga mobil ditawarkan berbagai merek Tiongkok di dalam negeri bisa bertahan lama.
“Banyak sisi positifnya, tinggal kita melihat seberapa lama dia bisa seperti itu. Apakah harganya benar,” kata Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gaikindo kepada KatadataOTO di sela GIIAS 2025 belum lama ini.
Ia menyebut fenomena tersebut sebagai persaingan harga. Menurut Kukuh, manufaktur memang berupaya mengeluarkan produk yang ada di jangkauan pembelian konsumen dalam negeri.
Berdasarkan data Gaikindo, sekitar 70 persen sampai 80 persen konsumen Tanah Air membeli kendaraan roda empat dengan kisaran harga sampai Rp 300 jutaan.
Sehingga jadi hal normal ketika pabrikan berbondong-bondong meluncurkan produk di kisaran harga itu ataupun bahkan lebih rendah.
“(Apakah) merusak pasar? Tidak. Kalau kemudian dia (merek) melakukan kajian dasarnya tadi, pembeli mobil beli yang harganya di situ (Rp 300 jutaan ke bawah) dan kemudian dia bisa memunculkan produk dengan harga tersebut, kenapa tidak,” ucap Kukuh.
Persaingan harga khususnya yang terjadi di segmen mobil listrik dapat mulai mengubah persepsi bahwa harga electric vehicle (EV) mahal.
Oleh karenanya dia berharap kehadiran berbagai produk baru harga kompetitif di GIIAS 2025 dapat ikut berkontribusi memperbaiki daya beli masyarakat.
“Kita akan memonitor, ini trennya naik atau tidak,” ucap Kukuh menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
27 Agustus 2026, 15:00 WIB
26 Agustus 2026, 19:38 WIB
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Terkini
31 Agustus 2026, 07:00 WIB
Setidaknya ada 100 model mobil baru dihadirkan Hyundai sampai 2030, termasuk kendaraan energi terbarukan
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Kepolisian terus memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Untuk mengurai kemacetan parah terutama di sejumlah jalan protokol, Ganjil Genap Jakarta masih andalan
31 Agustus 2026, 06:00 WIB
Menjelang akhir Agustus, layanan SIM keliling Jakarta kembali beroperasi di lima lokasi strategis hari ini
30 Agustus 2026, 20:14 WIB
Marc Marquez berhasil keluar sebagai jawara di MotoGP Aragon 2026 dan menambah catatan apik di Motorland
30 Agustus 2026, 09:00 WIB
BAIC T1 menawarkan rasa berkendara yang nyaman serta lincah ketik diajak untuk perjalanan ke luar kota
29 Agustus 2026, 21:08 WIB
Marc Marquez kembali unjuk performa di Sprint Race MotoGP Aragon 2026, naik podium bersama Alex Marquez
29 Agustus 2026, 18:01 WIB
Memiliki motor bebek bisa jadi salah satu opsi terbaik bulan ini, sebab ada banyak produk yang bisa dipilih