Cara Diler Honda Mudahkan Akses Servis Motor buat Konsumen
29 September 2026, 09:00 WIB
Produksi pabrik Honda di Jepang akan dikurangi selama Oktober 2022 karena semakin sulitnya mendapatkan cip semikonduktor
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Honda Motor Company resmi akan menurunkan jumlah produksinya hingga 40 persen pada 2 pabrik mereka di Jepang. Penurunan ini dilakukan karena perusahaan masih berjuang untuk memperbaiki rantai produksi dan masalah logistik.
2 jalur produksi pabrik Honda di Suzuka akan memotong jumlah unit hingga 20 persen bulan ini. Sementara pabrik di Saitama terpaksa menurunkan lebih besar yaitu mencapai 40 persen.
Honda mengatakan bahwa perlambatan penerimaan komponen dan logistik akibat adanya Covid-19 serta kelangkaan cip semikondutor. Penurunan produksi tersebut akan berdampak pada beberapa mobil seperti Honda Vezel EV, Stepwgn serta Civic.
Sejatinya produksi pada 2 pabrik tersebut sudah mulai kembali normal pada Juni lalu. Namun beragam penyesuaian kembali dilakukan satu bulan berikutnya.
Di Indonesia, kelangkaan cip semikonduktor menyebabkan Honda Prospect Motor (HPM) melakukan beragam langkah strategis. Salah satunya adalah dengan menghentikan produksi beberapa varian Honda Mobilo.
Keputusan diambil karena mereka mendahulukan produksi Honda Brio yang cip semikonduktornya tidak berbeda jauh namun permintaannya jauh lebih besar.
“Komponen yang sedang terkendala pasokannya adalah Honda Mobilio dan Brio. Sehingga kami pun memprioritaskan Brio karena permintaannya sangat tinggi,” ungkap Yusak Billy, Sales Marketing & Business Innovation Director PT HPM beberapa waktu lalu.
Meski demikian Ia menegaskan tetap akan menjual Honda Mobilio di Indonesia. Pasalnya saat ini model tersebut masih mendapat respon positif khususnya untuk pasar fleet.
“Honda Mobilio belakangan yang diminati adalah varian S MT untuk keperluan fleet. Kebanyakan dari konsumen model ini adalah di luar pulau Jawa,” tambahnya kemudian.
Sedangkan untuk kendaraan dengan cip semikonduktior paling stabil adalah Honda BR-V. Stabilnya cip semikonduktor pun membuat waktu indent mobil tidak selama model lain.
“Ketersediaan cip semikonduktor yang paling stabil adalah Honda BR-V. Hal ini pun membuat waktu inden pelanggan lebih cepat,” pungkasnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 September 2026, 09:00 WIB
24 September 2026, 18:41 WIB
22 September 2026, 13:00 WIB
18 September 2026, 16:50 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
Terkini
05 Oktober 2026, 07:00 WIB
Cargloss terleihat menempel di helm dua pembalap Indonesia yang go International yakni Mario Aji dan Veda Ega
05 Oktober 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa mengunjungi SIM keliling Bandung yang beroperasi
05 Oktober 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta terbukti mampu mengatur arus lalu lintas lebih teratur khususnya pada jam-jam sibuk
04 Oktober 2026, 22:30 WIB
Mitsubishi New Xforce ditawarkan sebagai opsi kendaraan praktis, khususnya untuk pembeli SUV pertama
04 Oktober 2026, 13:12 WIB
Marc Marquez berhasil keluar sebagai pemenang di balapan utama MotoGP Jepang 2026 usai mengalahkan Martinator
03 Oktober 2026, 21:00 WIB
BAW merupakan produsen mobil yang berada di bawah Shandong Weiqiao Pioneering Group yang memiliki lini bisnis
03 Oktober 2026, 20:34 WIB
Jeep Wrangler Goldilocks dijual terbatas di Indonesia, sebab hanya tersedia dua unit saja pada tahun ini
03 Oktober 2026, 15:50 WIB
Lepas Asco Fatmawati siap melayani kebutuhan masyarakat di Ibu Kota akan kendaraan yang ramah lingkungan