Jakarta Auto Week 2022 Berhasil Kumpulkan Puluhan Ribu Pengunjung

Selama penyelenggaraan Jakarta Auto Week 2022, didatangi oleh lebih dari 53 ribu pengunjung dari berbagai lokasi

Jakarta Auto Week 2022 Berhasil Kumpulkan Puluhan Ribu Pengunjung

TRENOTO – Jakarta Auto Week 2022 yang berakhir pada 20 Maret diklaim berhasil mendapat respon positif dari masyarakat. Pasalnya, dalam 9 hari penyelenggaraan sedikitnya ada 53.164 orang telah mendatangi pameran tersebut.

Banyaknya pengunjung diklaim sudah menggambarkan jumlah calon pelanggan mobil di DKI Jakarta. Dengan demikian, para pengunjung Jakarta Auto Week (JAW) 2022 adalah mereka yang memang berniat untuk membeli mobil ketimbang hanya untuk berjalan-jalan.

Photo : Trenoto

“Pencapaian angka pengunjung sebesar 53 ribu pada penyelenggaraan JAW yang baru lahir ini Kami rasa sangat baik dan merepresentasikan pembeli potensial di Jakarta,” tutur Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) beberapa waktu lalu.

Hal senada juga disampaikan Rizwan Alamsjah, Ketua III dan Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo. Ia menyebut bahwa banyaknya pengunjung telah menunjukkan pameran telah diterima secara positif oleh masyarakat di Jakarta.

“Pada penyelenggaraan pertama ini, beberapa peserta menyampaikan bahwa penjualan mereka telah berhasil melebihi target. Sehingga menurut kami JAW telah menciptakan awareness di masyarakat dan merupakan lokasi tepat untuk mendapatkan penawaran terbaik,” ungkapnya.

Photo : TrenOto

JAW 2022 adalah sebuah pameran otomotif yang lebih mengedepankan penjualan kendaraan ketimbang memperkenalkan produk baru. Tidak heran bila dalam pameran tersebut sejumlah peserta menampilkan beragam promo menarik.

Penawaran promo semakin menarik setelah disandingkan dengan relakasasi PPnBM yang berlaku untuk sejumlah kendaraan tertentu. Berkat kombinasi tersebut diharapkan masyarakat bisa lebih mudah untuk mendapatkan kendaraan impian sesuai kebutuhan serta kemampuannya.

JAW juga diharapkan bisa mempercepat pemulihan industri otomotif Tanah Air yang terpukul oleh pandemi Covid-19. Pulihnya industri otomotif tentu diyakini berdampak positif pada perekonomian bangsa secara keseluruhan.

Oleh karena itu, Gakindo memutuskan untuk menjadikan JAW sebagai agenda rutin mereka setiap tahunnya. Semakin banyak pameran, maka diharapkan bisa menarik masyarakat untuk membeli kendaraan.

“Kami berharap seluruh penawaran serta kemudahan pada JAW tahun ini dapat meyakinkan seluruh pengunjung untuk kembali mengunjungi JAW pada tahun depan dan mendapatkan produk terbaru dengan penawaran terbaik dari Industri otomotif Indonesia,” tutup Rizwan.


Terkini

mobil
Prediksi Mobil Baru

Prediksi Mobil Baru yang Masuk Indonesia di 2026: Bagian 2

Mayoritasnya merupakan mobil baru asal Tiongkok, kemudian telah dibekali teknologi hybrid maupun EREV

modifikasi
Motor Matic

Tren Modifikasi Motor Matic yang Semakin Populer di 2026

Modifikasi motor matic yang bakal digandrungi pada tahun depan diperkirakan akan lebih terjangkau masyarakat

otosport
Jorge Martin

Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026

Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026

mobil
Mobil Listrik

Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat

Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang

mobil
BYD

BYD Mulai Tes SUV 7-Seater Baru, Atto 3 Naik Kelas

SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini

mobil
Wholesales Model Mobil Baru 2025

Rapor Wholesales Model Mobil Baru di RI 2025, BYD Atto 1 Terlaris

BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit

news
Malam tahun baru

Ada Perayaan Tahun Baru 2026, Jakarta Steril dari Mobil Pribadi

Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026

motor
Motor listrik

Kata Aismoli Soal Pasar Motor Listrik yang Lesu pada 2025

Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat