Bocoran Terbaru BYD Atto 1 Generasi Kedua
28 September 2026, 17:49 WIB
Jaguar Land Rover (JLR) menggandeng NVIDIA untuk mengembangkan sistem otak dan saraf pada mobil pintar atau otonom
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Jaguar Land Rover (JLR) menggandeng NVIDIA sebagai perusahaan kecerdasan buatan untuk mengembangkan mobil otonom. Keduanya berkolaborasi dalam pengembangan otak komputer dan sistem jaringan saraf.
Dikutip dari Reuters, kerjasama antara JLR dan NVIDIA tersebut akan hadir pada model-model terbaru yang diluncurkan pada 2025. Sayangnya tidak diungkap berapa nilai kerjasama dua brand terkemuka ini.
Langkah yang diambil NVIDIA kali ini dianggap sebagai kemajuan karena berhasil memperluas jangkauannya ke industri otomotif. Selama ini mereka hanya berkecimpung di dunia game, kecerdasan buatan, serta cip dan perangkat lunak.
Sementara bagi JLR sendiri, kerjasama ini merupakan upaya terang-terangan untuk mengejar ketertinggalan dari Tesla. Tidak hanya Tesla, JLR bertekad untuk menggunakan berbagai teknologi digital yang sudah mulai dikembangkan banyak produsen di dunia.
“Kami sekarang dapat mempercepat perangkat lunak di dalam kendaraan kami,” ucap Francois Dossa, Direktur Eksekutif untuk Strategi JLR.
Kolaborasi JLR dan NVIDIA secara dasar untuk menghadirkan mobil yang dapat mengemudi sendiri dalam kondisi tertentu. Nantinya mobil diharapkan bisa parkir secara mandiri, memberikan lebih banyak informasi, dan fitur-fitur pendukung untuk pengemudi.
Nantinya setiap produk baru JLR dapat diupgrade, persis seperti mobil-mobil Tesla saat ini.
Lebih jauh bersama NVIDIA, mereka akan mengembangkan teknologi yang bisa menggerakkan simulasi. Hal ini dilakukan untuk melatih kendaraan otonom hasil kreasi keduanya.
Sekadar informasi, JLR sebelumnya telah menjalin informasi dengan Waymo milik Alphabet Inc. Intinya sama yakni mengembangkan teknologi mobil otonom, meskipun hanya akan digunakan pada mobil listrik mereka seperti Jaguar I-Pace.
Nantinya mobil-mobil terbaru JLR pada 2025 akan memiliki sistem otak dan saraf yang rumit seperti manusia. Adapun teknologi tersebut dikembangkan secara langsung oleh NVIDIA.
NVIDIA Corp sendiri sebenarnya telah menjalin kerjasama dengan beberapa merek kendaraan listrik China. Setidaknya mereka telah menggelontorkan sejumlah teknologi bernilai 8 miliar dollar AS yang akan digunakan pada kendaraan enam tahun ke depan.
JLR sendiri saat ini merupakan perusahaan yang di bawah kepemimpinan Tata Motors Ltd India. Mereka masih berjuang dari kenaikan biaya dan kekurangan cip semikonduktor seperti beberapa produsen mobil lainnya di dunia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 September 2026, 17:49 WIB
25 September 2026, 17:23 WIB
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
Terkini
29 September 2026, 09:00 WIB
Diler motor Honda siapkan aplikasi dengan fitur Booking Servis, mudahkan pelanggan saat servis kendaraan
29 September 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez memiliki bekal penting untuk keluar sebagai pemenang di MotoGP Jepang 2026 di Sirkuit Motegi
29 September 2026, 06:00 WIB
Agar mengurus dokumen berkendara lebih mudah, masyarakat disarankan untuk mendatangi SIM keliling Bandung
29 September 2026, 06:00 WIB
Guna meminimalisir kesalahan pengendara di kawasan maupun jalan protokol di jalan Ibu Kota, diterapkan ganjil genap Jakarta
28 September 2026, 21:01 WIB
Bintang Chemical Indonesia melakukan peletakan batu pertama, siap punya pabrik cat belkote baru di Indonesia
28 September 2026, 17:49 WIB
BYD Atto 1 generasi terbaru siap hadir dengan berbagai ubahan mayor, baik pada eksterior maupun jantung pacu
28 September 2026, 12:39 WIB
Di tengah ramainya model baru yang ditawarkan di Indonesia, Mitsubishi Pajero Sport masih menjadi andalan
28 September 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, berikut biaya dan lokasinya