Cara Hyundai Bikin Nyaman dan Tenang Konsumen
17 April 2026, 07:42 WIB
Resmi meluncur di Tanah Air, berikut skema kredit Hyundai Ioniq 5 melalui dealer resmi di DKI Jakarta
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Resmi memeriahkan pasar otomotif Tanah Air di IIMS Hybrid 2022, Hyundai Ioniq 5 dibanderol dengan harga Rp700 jutaan. Tak harus dengan pembayaran cash, konsumen yang ingin meminang mobil ramah lingkungan tersebut perlu mengetahui skema kredit Hyundai Ioniq 5.
Masih inden, pembelian dengan sistem kredit memudahkan calon pembeli mendapatkan kendaraan yang diinginkan. Karenanya TrenOto telah merangkum cicilan dan uang muka mobil pabrikan Korea Selatan itu.
Memiliki empat pilihan varian, khusus Ioniq 5 Prime Standard Range harga yang ditawarkan berada di angka Rp718 juta on the road DKI Jakarta. Terkait skema kredit, konsumen bisa mendapat cicilan ringan apabila melakukan pembayaran uang muka atau Down Payment sebesar Rp238.17 juta.
Khusus cicilan selama 11 bulan atau 1 tahun, konsumen harus melakukan pembayaran sebesar Rp45.634 juta setiap bulannya. Namun cicilan lebih terjangkau bisa didapatkan apabila memilih jangka waktu 3 tahun atau 35 bulan, dengan cicilan pertama masuk DP.
Untuk cicilan terlama, konsumen bisa memilih 59 bulan. Dengan DP 4 persen, pembayaran setiap bulan berada di angka Rp15.919 juta.
Sedangkan Ioniq 5 Prime Long Range memiliki harga Rp759 juta. Lebih mahal dari varian sebelumnya, konsumen perlu mengeluarkan DP Rp251.660 juta apabila ingin mendapatkan cicilan ringan Rp11.386 juta selama 59 bulan.
Selanjutnya terdapat Ioniq 5 Signature Standard Range yang memiliki harga Rp779 juta. Perlu menyiapkan dana Rp258.24 juta untuk DP, cicilan yang bisa didapatkan apabila membayar selama 59 bulan yakni Rp11.686 juta.
Varian terakhir terdapat Ioniq 5 Signature Long Range. Dijual dengan harga Rp829 juta, DP yang perlu dipersiapkan untuk mendapat cicilan Rp12.436 juta yakni Rp273.440 juta.
Menjadi kendaraan listrik pertama dari Hyundai yang telah menggunakan Electric - Global Modular Platform (E-GMP), pengendara bisa mendapatkan berbagai fasilitas termasuk peningkatan fleksibilitas, performa berkendara, peningkatan jangkauan berkendara, penguatan fitur keselamatan, dan lebih banyak ruang interior untuk penumpang dan bagasi.
Pabrikan otomotif asal Korea Selatan ini juga memberikan fitur Vehicle-to-Load atau V2L sehingga aktivitas petualang di luar ruangan bisa berjalan lebih mudah.
Dengan fitur tersebut penggunanya bisa memperoleh daya listrik mobil sebesar 3,6 kW secara bebas, termasuk mengisi daya perangkat lain seperti sepeda listrik, skuter listrik atau peralatan berkemah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
17 April 2026, 07:42 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
06 Maret 2026, 08:11 WIB
12 Februari 2026, 11:00 WIB
15 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
03 November 2026, 11:00 WIB
Respons konsumen masih tunjukkan tren positif, AISI bidik penjualan motor baru 6,5 juta unit di akhir 2026
03 November 2026, 09:00 WIB
Bapenda DKI Jakarta menggelar pemutihan pajak kendaraan bermotor sejak Senin (02/11) guna meringankan warga
03 November 2026, 07:00 WIB
MG Motor Indonesia menyatakan penjualan SUV 5-seater ZS Hybrid+ masih sesuai dengan perkiraan di peluncuran
02 November 2026, 21:03 WIB
Chery Group terus mengembangkan pasar robot humanoid dan sejenisnya untuk pasar luar Tiongkok yakni AiMOGA
02 November 2026, 20:23 WIB
IMX 2026 baru selesai di gelar beberapa waktu lalu, pameran otomotif ini diramaikan dengan berbagai kegiatan
02 November 2026, 15:54 WIB
Adopsi motor listrik di Indonesia masih belum semasif mobil listrik, AISI ungkap persentasenya masih kecil
02 November 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez saat ini tengah memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 usai memenangkan seri Malaysia di Sepang
02 November 2026, 09:00 WIB
Merek mobil Cina mulai menjamur dan mencatatkan penjualan positif di berbagai wilayah, terkininya di eropa