Koleksi Mobil Prilly Latuconsina, Doyan Mercedes-Benz
21 Desember 2025, 10:17 WIB
Resmi meluncur di Tanah Air, berikut skema kredit Hyundai Ioniq 5 melalui dealer resmi di DKI Jakarta
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Resmi memeriahkan pasar otomotif Tanah Air di IIMS Hybrid 2022, Hyundai Ioniq 5 dibanderol dengan harga Rp700 jutaan. Tak harus dengan pembayaran cash, konsumen yang ingin meminang mobil ramah lingkungan tersebut perlu mengetahui skema kredit Hyundai Ioniq 5.
Masih inden, pembelian dengan sistem kredit memudahkan calon pembeli mendapatkan kendaraan yang diinginkan. Karenanya TrenOto telah merangkum cicilan dan uang muka mobil pabrikan Korea Selatan itu.
Memiliki empat pilihan varian, khusus Ioniq 5 Prime Standard Range harga yang ditawarkan berada di angka Rp718 juta on the road DKI Jakarta. Terkait skema kredit, konsumen bisa mendapat cicilan ringan apabila melakukan pembayaran uang muka atau Down Payment sebesar Rp238.17 juta.
Khusus cicilan selama 11 bulan atau 1 tahun, konsumen harus melakukan pembayaran sebesar Rp45.634 juta setiap bulannya. Namun cicilan lebih terjangkau bisa didapatkan apabila memilih jangka waktu 3 tahun atau 35 bulan, dengan cicilan pertama masuk DP.
Untuk cicilan terlama, konsumen bisa memilih 59 bulan. Dengan DP 4 persen, pembayaran setiap bulan berada di angka Rp15.919 juta.
Sedangkan Ioniq 5 Prime Long Range memiliki harga Rp759 juta. Lebih mahal dari varian sebelumnya, konsumen perlu mengeluarkan DP Rp251.660 juta apabila ingin mendapatkan cicilan ringan Rp11.386 juta selama 59 bulan.
Selanjutnya terdapat Ioniq 5 Signature Standard Range yang memiliki harga Rp779 juta. Perlu menyiapkan dana Rp258.24 juta untuk DP, cicilan yang bisa didapatkan apabila membayar selama 59 bulan yakni Rp11.686 juta.
Varian terakhir terdapat Ioniq 5 Signature Long Range. Dijual dengan harga Rp829 juta, DP yang perlu dipersiapkan untuk mendapat cicilan Rp12.436 juta yakni Rp273.440 juta.
Menjadi kendaraan listrik pertama dari Hyundai yang telah menggunakan Electric - Global Modular Platform (E-GMP), pengendara bisa mendapatkan berbagai fasilitas termasuk peningkatan fleksibilitas, performa berkendara, peningkatan jangkauan berkendara, penguatan fitur keselamatan, dan lebih banyak ruang interior untuk penumpang dan bagasi.
Pabrikan otomotif asal Korea Selatan ini juga memberikan fitur Vehicle-to-Load atau V2L sehingga aktivitas petualang di luar ruangan bisa berjalan lebih mudah.
Dengan fitur tersebut penggunanya bisa memperoleh daya listrik mobil sebesar 3,6 kW secara bebas, termasuk mengisi daya perangkat lain seperti sepeda listrik, skuter listrik atau peralatan berkemah.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Desember 2025, 10:17 WIB
28 November 2025, 13:00 WIB
28 Agustus 2025, 15:00 WIB
26 Juni 2025, 21:00 WIB
09 Mei 2025, 19:29 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 20:22 WIB
Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko
02 Januari 2026, 18:46 WIB
Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi
02 Januari 2026, 17:00 WIB
Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini
02 Januari 2026, 16:00 WIB
BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri
02 Januari 2026, 15:00 WIB
Leapmotor merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang bakal masuk Indonesia melalui Indomobil Group
02 Januari 2026, 14:16 WIB
Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026