BYD Atto 2 Terdaftar di Indonesia, Versi Terbarunya Debut
22 September 2026, 07:00 WIB
Besaran insentif mobil listrik akan diumumkan 1 April 2023 bersamaan dengan ketentuan untuk bus listrik
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Pemerintah memberikan sejumlah bantuan untuk produsen kendaraan listrik di Tanah Air demi mendorong daya beli masyarakat. Ini juga diharapkan dapat mempercepat elektrifikasi.
Tidak hanya untuk kendaraan roda dua, insentif mobil listrik juga akan diberikan mengingat harganya yang saat ini masih cukup tinggi. Namun untuk besaran subsidinya masih dalam tahap finalisasi.
Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih berdiskusi dengan pihak-pihak terkait.
“KBLBB (kendaraan bermotor listrik berbasis baterai) roda empat termasuk bus sebagai insentif fiskal, akan diumumkan kebijakannya di 1 April 2023,” ucap Luhut dalam konferensi pers, Senin (20/03).
Ada beberapa syarat untuk produsen kendaraan listirk yang ingin mendapatkan manfaat insentif ini, yakni TKDN (tingkat komponen dalam negeri harus mencapai 40 persen.
Hingga saat ini baru ada dua pabrikan yang memenuhi ketentuan tersebut yakni Hyundai dan Wuling.
Hyundai memboyong Ioniq 5 dengan rentang harga di kisaran Rp800 jutaan. Sementara Wuling dengan Air ev harganya diklaim leibh terjangkau sekitar Rp200 juta sampai Rp300 jutaan.
Dengan adanya insentif tersebut, Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan menegaskan bahwa akan ada penurunan harga kendaraan listrik hingga 35 persen.
“Secara akumulatif insentif fiskal dari sisi perpajakan selama masa pakai mobil mencapai 32 persen dari harga jual untuk mobil listrik, dan 18 persen untuk motor listrik,” ucap Sri.
Sedangkan untuk kendaraan roda dua Luhut mengatakan kebijakan tersebut sudah berlaku efektif per hari ini, Senin 20 Maret 2023.
Untuk motor, ditegaskan bahwa seluruh produsen dilarang menaikkan harga jualnya selama masa pemberian insentif. Saat ini sudah adal delapan merek yang berhak menerima bantuan.
Sebelumnya disampaikan oleh Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian bahwa pedoman umum terkait bantuan ini bakal segera diumumkan.
“Untuk mobil listrik diketahui ada dua produsen yaitu Hyundai dan Wuling. Itu kami usulkan sejumlah 35.900 unit kendaraan sampai Desember 2023,” ucap Agus.
Pabrikan juga menyambut baik bantuan ini, diyakini menjadi salah sastu langkah awal untuk membuat masyarakat lebih tertarik membeli kendaraan listrik.
“Kami percaya bila ini merupakan langkah penting dalam membangun masa depan yang lebih hijau di Indonesia dan kami berkomitmen untuk mendukung inisiatif ini melalui produk dan layanan kami,” ujar Dian Asmahani, Brand & Marketing Director Wuling Motors.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
22 September 2026, 07:00 WIB
21 September 2026, 11:16 WIB
20 September 2026, 21:41 WIB
19 September 2026, 21:00 WIB
19 September 2026, 09:00 WIB
Terkini
24 September 2026, 21:22 WIB
Ajang Automechanika Jakarta 2026 berlangsung pada 24-27 September 2026 bertempat di NICE PIK 2, Tangerang
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya