VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia
02 April 2026, 13:00 WIB
Besaran insentif mobil listrik akan diumumkan 1 April 2023 bersamaan dengan ketentuan untuk bus listrik
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Pemerintah memberikan sejumlah bantuan untuk produsen kendaraan listrik di Tanah Air demi mendorong daya beli masyarakat. Ini juga diharapkan dapat mempercepat elektrifikasi.
Tidak hanya untuk kendaraan roda dua, insentif mobil listrik juga akan diberikan mengingat harganya yang saat ini masih cukup tinggi. Namun untuk besaran subsidinya masih dalam tahap finalisasi.
Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih berdiskusi dengan pihak-pihak terkait.
“KBLBB (kendaraan bermotor listrik berbasis baterai) roda empat termasuk bus sebagai insentif fiskal, akan diumumkan kebijakannya di 1 April 2023,” ucap Luhut dalam konferensi pers, Senin (20/03).
Ada beberapa syarat untuk produsen kendaraan listirk yang ingin mendapatkan manfaat insentif ini, yakni TKDN (tingkat komponen dalam negeri harus mencapai 40 persen.
Hingga saat ini baru ada dua pabrikan yang memenuhi ketentuan tersebut yakni Hyundai dan Wuling.
Hyundai memboyong Ioniq 5 dengan rentang harga di kisaran Rp800 jutaan. Sementara Wuling dengan Air ev harganya diklaim leibh terjangkau sekitar Rp200 juta sampai Rp300 jutaan.
Dengan adanya insentif tersebut, Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan menegaskan bahwa akan ada penurunan harga kendaraan listrik hingga 35 persen.
“Secara akumulatif insentif fiskal dari sisi perpajakan selama masa pakai mobil mencapai 32 persen dari harga jual untuk mobil listrik, dan 18 persen untuk motor listrik,” ucap Sri.
Sedangkan untuk kendaraan roda dua Luhut mengatakan kebijakan tersebut sudah berlaku efektif per hari ini, Senin 20 Maret 2023.
Untuk motor, ditegaskan bahwa seluruh produsen dilarang menaikkan harga jualnya selama masa pemberian insentif. Saat ini sudah adal delapan merek yang berhak menerima bantuan.
Sebelumnya disampaikan oleh Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian bahwa pedoman umum terkait bantuan ini bakal segera diumumkan.
“Untuk mobil listrik diketahui ada dua produsen yaitu Hyundai dan Wuling. Itu kami usulkan sejumlah 35.900 unit kendaraan sampai Desember 2023,” ucap Agus.
Pabrikan juga menyambut baik bantuan ini, diyakini menjadi salah sastu langkah awal untuk membuat masyarakat lebih tertarik membeli kendaraan listrik.
“Kami percaya bila ini merupakan langkah penting dalam membangun masa depan yang lebih hijau di Indonesia dan kami berkomitmen untuk mendukung inisiatif ini melalui produk dan layanan kami,” ujar Dian Asmahani, Brand & Marketing Director Wuling Motors.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
02 April 2026, 13:00 WIB
31 Maret 2026, 17:00 WIB
31 Maret 2026, 11:00 WIB
31 Maret 2026, 09:47 WIB
27 Maret 2026, 20:00 WIB
Terkini
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi
02 April 2026, 09:00 WIB
Yadea bakal meluncurkan motor listrik terbarunya di Indonesia dan kendaraan tersebut memiliki teknologi pintar
02 April 2026, 07:57 WIB
Pada awal April 2026, seluruh pabrikan nampak tidak menaikan harga mobil LCGC mereka di pasar Indonesia
02 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas di jam sibuk
02 April 2026, 06:00 WIB
Mengurus dokumen berkendara bisa dengan mudah, salah satunya dengan mendatangi SIM keliling Bandung hari ini
02 April 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan lebih praktis di SIM keliling Jakarta, berikut lokasinya
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026