Insentif Mobil Listrik Dinilai Belum Signifikan Dorong Penjualan

Penjualan mobil tidak bisa hanya didukung insentif mobil listrik, belum menjangkau pembeli mobil pertama

Insentif Mobil Listrik Dinilai Belum Signifikan Dorong Penjualan
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Pemerintah memberikan insentif mobil listrik berupa relaksasi Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 10 persen buat model yang berstatus rakitan lokal dan punya Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) minimal 40 persen.

Hal ini mengakibatkan harga mobil listrik dinilai semakin kompetitif. Kemudian ada keringanan buat merek yang mengimpor tetapi dengan komitmen perakitan lokal berupa insentif impor, seperti sekarang dinikmati BYD.

Bahkan harga mobil listrik terbaru BYD yakni Atto 1 ada di kisaran Rp 195 jutaan on the road Jakarta.

PT Toyota Astra Motor (TAM) menilai bahwa kebijakan dari pemerintah itu belum sepenuhnya inklusif atau menaikkan penjualan secara signifikan.

BYD Atto 1
Photo : KatadataOTO

“Battery Electric Vehicle (BEV) itu siapa sekarang pembelinya? Riset yang kami lakukan, kebanyakkan additional buyer,” kata Resha Kusuma Atmaja, Marketing Planning General Manager PT TAM di sela GIIAS 2025 beberapa waktu lalu.

Additional buyer berarti masyarakat yang sebelumnya sudah memiliki mobil. Artinya konsumen dengan kemampuan finansial cukup atau menengah ke atas.

Menurut pihak Toyota, LCGC masih jadi jalan yang tepat untuk mendongkrak angka penjualan mobil di dalam negeri.

LCGC menargetkan pembeli pertama atau masyarakat yang tadinya menggunakan kendaraan roda dua buat beralih ke mobil.

Dari segi perawatan terbilang mudah dan murah, kemudian konsumen tak perlu mengkhawatirkan infrastruktur.

Jadi perlu ada kebijakan dari pemerintah yang memperhatikan segmen konsumen pembeli pertama apabila ingin mendongkrak penjualan mobil.

“Terkait kebijakan berimbang dan juga inklusif, ujungnya nanti kami yakin akan mengembangkan pasar Indonesia,” tegas Resha.

Lebih lanjut dia menjelaskan, LCGC menyangkut banyak pihak terkait. Apalagi unitnya merupakan rakitan lokal dengan TKDN yang tinggi, sehingga melibatkan banyak industri termasuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Daftar Harga LCGC Mei 2025
Photo : Toyota

Di tengah tantangan otomotif, pelemahan daya beli dan maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) LCGC dinilai jadi salah satu solusi tepat.

LCGC juga masih bisa dijangkau oleh masyarakat kelas menengah yang dapat membantu memperbaiki pasar otomotif secara lebih signifikan.

“Ujungnya adalah masyarakat secara inklusif menerima kebijakan dari pemerintah, merata. Sehingga kita sama-sama bisa meningkatkan market di Indonesia,” tegas Resha.


Terkini

news
obell

Obell Dapat IMI Awards sebagai Juara Nasional Drift Pro 2 2025

Rofbell Ardante Sahroni mendapat apresiasi dari IMI (Ikatan Motor Indonesia) atas prestasinya di ajang Drift

mobil
Porsche Cayenne

Porsche Cayenne Turun Harga, Impor Utuh dari Malaysia

Harga Porsche Cayenne versi rakitan Malaysia semakin kompetitif di Rp 2,99 miliar, spesifikasi tidak berubah

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina Juli 2026, Solar dan Pertamax Turbo Turun

Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku secara nasional pada hari ini

mobil
Toyota Hilux BEV

Toyota Hilux BEV Masih CBU Thailand, Harga Tembus Rp 1 M

Dijual Rp 1 miliar, Toyota Hilux BEV diimpor utuh dari Thailand dan menyasar konsumen yang lebih terbatas

otosport
Yamaha

Kata Bos Yamaha Usai Quartararo dan Rins Pergi di Akhir Musim

Fabio Quartararo dan Alex Rins resmi mengakhiri masa bakti mereka bersama tim pabrikan Yamaha musim ini

news
SIM Keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal Juli 2026, Cek Jadwalnya

SIM keliling Bandung beroperasi secara penuh di awal bulan demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Jadwal dan Lokasi Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini 1 Juli 2026, ada beberapa aturan baru yang diterapkan

news
SIM Keliling Jakarta

Simak 5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 1 Juli 2026

Mengawali Juli 2026, layanan SIM keliling Jakarta kembali mengakomodir perpanjangan masa berlaku SIM