Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Kini Inden Hyundai Ioniq 5 hanya enam bulan saja setelah manufaktur asal Korea Selatan meningkatkan produksinya
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Hyundai Ioniq 5 semakin menggoda untuk dimiliki. Sebab produk asal Korea Selatan ini mendapatkan subsidi mobil listrik dari pemerintah Indonesia.
Selain itu Anda tidak perlu takut lagi mendapatkan unitnya dalam waktu lama. Karenanya Hyundai sudah menaikan kapasitas produksi kendaraan elektrik menjadi empat kali lipat dari sebelumnya.
Sehingga inden Hyundai Ioniq 5 hanya berkisar enam bulan saja. Tidak seperti pada 2022 yang mencapai satu tahun.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Makmur, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia). Menurutnya langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan permintaan efek dari subsidi mobil listrik.
“Jadi bagi konsumen yang mau inden Hyundai Ioniq 5 misalnya kemarin mengalami kendala lebih dari satu tahun, sekarang kita harapkan percepat suplai menjadi enam bulan saja,” ujar Makmur di Plaza Indonesia, Kamis (09/3).
Selain itu Makmur menjelaskan pihaknya mendapatkan dukungan dari principal Hyundai di Korea Selatan. Akan tetapi dia enggan menyebutkan secara rinci berapa kapasitas produksi setelah ditingkatkan menjadi empat kali lipat.
Kendati demikian mereka berharap bisa memberikan yang terbaik untuk para konsumennya. Agar subsidi mobil listrik diberikan pemerintah bisa segera dimanfaatkan pelanggan setianya.
“Kan dukungan dari headquarter Korea terhadap kita cukup fantastis, karena tidak gampang juga dengan kondisi dihadapi sekarang,” tegasnya.
Seperti diketahui inden Ioniq 5 sempat lama karena adanya kendala diproduksi. Hal ini tidak lepas dari krisis pasokan chip semikonduktor yang melanda industri otomotif global akibat terjadinya pandemi Covid-19.
Sebelumnya pemerintah mengumumkan Hyundai menjadi salah satu manufaktur mendapatkan insentif. Pasalnya Ioniq 5 sudah dirakit secara lokal di Cikarang dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) lebih dari 40 persen.
Selain itu produk milik pabrikan asal negeri ginseng juga mendominasi penjualan roda empat elektrik dalam negeri pada Januari 2023. Menurut data Gaikindo terdapat 234 unit yang diantarkan ke rumah pelanggan.
Di sisi lain pemerintah belum mau menginformasikan besaran insentif bisa didapatkan oleh pembeli mobil listrik di Tanah Air.
Adapun kuota insentif dipersiapkan adalah sebanyak 35.900 unit guna mempercepat adopsi kendaraan roda empat elektrik di Indonesia. Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian memaparkan bahwa pedoman umum terkait insentif ini akan diberi tahu pada minggu depan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Mei 2026, 20:18 WIB
22 April 2026, 15:00 WIB
17 April 2026, 07:42 WIB
26 Maret 2026, 07:00 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia