Ribuan Hyundai Palisade Ditarik Ulang, Ini Penyebabnya
26 Maret 2026, 07:00 WIB
Kini Inden Hyundai Ioniq 5 hanya enam bulan saja setelah manufaktur asal Korea Selatan meningkatkan produksinya
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Hyundai Ioniq 5 semakin menggoda untuk dimiliki. Sebab produk asal Korea Selatan ini mendapatkan subsidi mobil listrik dari pemerintah Indonesia.
Selain itu Anda tidak perlu takut lagi mendapatkan unitnya dalam waktu lama. Karenanya Hyundai sudah menaikan kapasitas produksi kendaraan elektrik menjadi empat kali lipat dari sebelumnya.
Sehingga inden Hyundai Ioniq 5 hanya berkisar enam bulan saja. Tidak seperti pada 2022 yang mencapai satu tahun.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Makmur, Chief Operating Officer PT HMID (Hyundai Motors Indonesia). Menurutnya langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan permintaan efek dari subsidi mobil listrik.
“Jadi bagi konsumen yang mau inden Hyundai Ioniq 5 misalnya kemarin mengalami kendala lebih dari satu tahun, sekarang kita harapkan percepat suplai menjadi enam bulan saja,” ujar Makmur di Plaza Indonesia, Kamis (09/3).
Selain itu Makmur menjelaskan pihaknya mendapatkan dukungan dari principal Hyundai di Korea Selatan. Akan tetapi dia enggan menyebutkan secara rinci berapa kapasitas produksi setelah ditingkatkan menjadi empat kali lipat.
Kendati demikian mereka berharap bisa memberikan yang terbaik untuk para konsumennya. Agar subsidi mobil listrik diberikan pemerintah bisa segera dimanfaatkan pelanggan setianya.
“Kan dukungan dari headquarter Korea terhadap kita cukup fantastis, karena tidak gampang juga dengan kondisi dihadapi sekarang,” tegasnya.
Seperti diketahui inden Ioniq 5 sempat lama karena adanya kendala diproduksi. Hal ini tidak lepas dari krisis pasokan chip semikonduktor yang melanda industri otomotif global akibat terjadinya pandemi Covid-19.
Sebelumnya pemerintah mengumumkan Hyundai menjadi salah satu manufaktur mendapatkan insentif. Pasalnya Ioniq 5 sudah dirakit secara lokal di Cikarang dengan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) lebih dari 40 persen.
Selain itu produk milik pabrikan asal negeri ginseng juga mendominasi penjualan roda empat elektrik dalam negeri pada Januari 2023. Menurut data Gaikindo terdapat 234 unit yang diantarkan ke rumah pelanggan.
Di sisi lain pemerintah belum mau menginformasikan besaran insentif bisa didapatkan oleh pembeli mobil listrik di Tanah Air.
Adapun kuota insentif dipersiapkan adalah sebanyak 35.900 unit guna mempercepat adopsi kendaraan roda empat elektrik di Indonesia. Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian memaparkan bahwa pedoman umum terkait insentif ini akan diberi tahu pada minggu depan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Maret 2026, 07:00 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
13 Maret 2026, 09:00 WIB
06 Maret 2026, 08:11 WIB
20 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026