Hyundai Tidak Tertarik Masuk ke Segmen Hybrid di Indonesia

Hyundai belum minat kembangkan hybrid pada line up kendaraanya dan lebih memilih fokus ke mobil listrik

Hyundai Tidak Tertarik Masuk ke Segmen Hybrid di Indonesia
Adi Hidayat
  • Oleh Adi Hidayat

  • Selasa, 07 November 2023 | 22:47 WIB

TRENOTO – Hyundai belum minat kembangkan hybrid ke model yang ditawarkan ke pasar Indonesia dalam waktu dekat. Mereka telah memutuskan untuk lebih fokus pada pengembangan kendaraan listrik serta Internal Combustion Engine (ICE).

Pabrikan mobil asal Korea Selatan itu mengungkap bahwa di ICE pihaknya masih fokus pada Stargazer serta Creta. Hyundai juga melihat ada potensi besar di segmen mobil listrik karena cukup diterima masyarakat namun dengan range luas sehingga menarik untuk digali.

“Sehingga kami memilih masuk di pasar mobil listrik lebih banyak dan tidak masuk ke segmen hybrid,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (07/11).

Hyundai Bluelink Tidak Ada di Ioniq 6
Photo : Hyundai

Ia pun menambahkan bahwa mengembangkan kendaraan ramah lingkungan bisa melalui banyak cara. Mulai dari membuat mesin ICE lebih efisien, penggunakan teknologi plug in hybrid, mobil listrik hingga hidrogen.

“Pilihan ada banyak jadi tinggal produsen kendaraan menentukan mau ambil market yang mana. Kemudian disesuaikan strategi seperti apa untuk penetrasi ke pasar,” tegas Fransiscus.

Sementara ia mengaku bahwa Hyundai sudah melakukan banyak investasi untuk mengembangkan ekosistem Electric Vehicle. Mulai dari membangun pabrik baterai listrik sampai fasilitas produksi kendaraan.

“Saat kami hadirkan mobil listrik masuknya sangat sulit karena banyak pertanyaan pengisian daya dimana. Oleh karena itu Hyundai hendak melakukan investasi guna membangun charging station guna menjawab kebutuhan tersebut,” tambahnya.

Tak tanggung-tanggung, Hyundai telah membangun hampir 300 titik pengisian daya di berbagai lokasi di Indonesia. Harapannya masyarakat tidak perlu khawatir lagi ketika berpergian jarak jauh sekalipun.

Hyundai siap bersaing
Photo : Hyundai

Hyundai pun berencana meluncurkan satu mobil listrik baru yang menggunakan komponen lokal lebih besar dibandingkan Ioniq 5. Hal ini dimungkinkan karena pabrik baterai listrik mereka sudah selesai dibangun pada awal 2024.

Walau tidak disampaikan secara detail tentang kendaraan tersebut tetapi peluncurkan akan dilakukan pada semester I tahun depan. Nantinya model itu tidak cuma dijual di Indonesia tapi juga diekspor ke beberapa negara terutama Asia Tenggara


Terkini

motor
Yamaha Gear Ultima

Yamaha Gear Ultima Dapat Penyegaraan, Dibekali Smart Key System

Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System

news
Mudik lebaran 2026

Menteri PU Ungkap Trans Jawa Jadi Kunci Lancarnya Mudik Lebaran

Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026

news
SIM Keliling Jakarta

Cek Lokasi SIM Keliling Jakarta sebelum Akhir Pekan, 3 April 2026

Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal SIM Keliling Bandung Jelang Akhir Pekan, Ada di BPR KS

Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang

news
SPKLU

PLN Ungkap Jumlah Pemakaian SPKLU Saat Libur Lebaran 2026 Naik

PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu

mobil
Iritnya Wuling Darion Plug-in Hybrid untuk Perjalanan Jauh

Iritnya Wuling Darion Plug-in Hybrid untuk Perjalanan Jauh

Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh

mobil
Desain Mobil Baru VinFast

VinFast Daftarkan Paten Desain SUV Baru di Indonesia

Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya

mobil
Presiden Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Rayu Toyota dan Mitsubishi Tambah Investasi

Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi