Hyundai Bawa Banyak Kejutan di GIIAS 2026, Ada Ioniq 3
03 Juli 2026, 07:58 WIB
Hyundai belum minat kembangkan hybrid pada line up kendaraanya dan lebih memilih fokus ke mobil listrik
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Hyundai belum minat kembangkan hybrid ke model yang ditawarkan ke pasar Indonesia dalam waktu dekat. Mereka telah memutuskan untuk lebih fokus pada pengembangan kendaraan listrik serta Internal Combustion Engine (ICE).
Pabrikan mobil asal Korea Selatan itu mengungkap bahwa di ICE pihaknya masih fokus pada Stargazer serta Creta. Hyundai juga melihat ada potensi besar di segmen mobil listrik karena cukup diterima masyarakat namun dengan range luas sehingga menarik untuk digali.
“Sehingga kami memilih masuk di pasar mobil listrik lebih banyak dan tidak masuk ke segmen hybrid,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia (07/11).
Ia pun menambahkan bahwa mengembangkan kendaraan ramah lingkungan bisa melalui banyak cara. Mulai dari membuat mesin ICE lebih efisien, penggunakan teknologi plug in hybrid, mobil listrik hingga hidrogen.
“Pilihan ada banyak jadi tinggal produsen kendaraan menentukan mau ambil market yang mana. Kemudian disesuaikan strategi seperti apa untuk penetrasi ke pasar,” tegas Fransiscus.
Sementara ia mengaku bahwa Hyundai sudah melakukan banyak investasi untuk mengembangkan ekosistem Electric Vehicle. Mulai dari membangun pabrik baterai listrik sampai fasilitas produksi kendaraan.
“Saat kami hadirkan mobil listrik masuknya sangat sulit karena banyak pertanyaan pengisian daya dimana. Oleh karena itu Hyundai hendak melakukan investasi guna membangun charging station guna menjawab kebutuhan tersebut,” tambahnya.
Tak tanggung-tanggung, Hyundai telah membangun hampir 300 titik pengisian daya di berbagai lokasi di Indonesia. Harapannya masyarakat tidak perlu khawatir lagi ketika berpergian jarak jauh sekalipun.
Hyundai pun berencana meluncurkan satu mobil listrik baru yang menggunakan komponen lokal lebih besar dibandingkan Ioniq 5. Hal ini dimungkinkan karena pabrik baterai listrik mereka sudah selesai dibangun pada awal 2024.
Walau tidak disampaikan secara detail tentang kendaraan tersebut tetapi peluncurkan akan dilakukan pada semester I tahun depan. Nantinya model itu tidak cuma dijual di Indonesia tapi juga diekspor ke beberapa negara terutama Asia Tenggara
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Juli 2026, 07:58 WIB
02 Juli 2026, 19:03 WIB
30 Juni 2026, 15:00 WIB
16 Juni 2026, 08:02 WIB
13 Juni 2026, 20:27 WIB
Terkini
03 Juli 2026, 07:58 WIB
Hyundai Ioniq 3 bakal jadi salah satu produk kejutan dari PT HMID untuk konsumen melalui ajang GIIAS 2026
03 Juli 2026, 06:16 WIB
para pengguna mobil harus memperhatikan pelat nomornya jika ingin melintas karena ada ganjil genap Jakarta
03 Juli 2026, 06:00 WIB
Agar lebih mudah mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memilih SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini
03 Juli 2026, 06:00 WIB
Simak informasi lengkap seputar SIM keliling Jakarta menjelang akhir pekan hari ini, Jumat 3 Juli 2026
02 Juli 2026, 23:16 WIB
Gresini Racing mengusung Joan Mir dan Daniel Holgado untuk menghadapi persaingan era baru MotoGP 2027
02 Juli 2026, 20:00 WIB
Changan Deepal S05 REEV dan EV masih akan berstatus impor utuh dari Thailand, baru akan CKD apabila laris
02 Juli 2026, 19:03 WIB
Buat kaum urban, Hyundai New Creta diklaim cocok untuk menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari di perkotaan
02 Juli 2026, 16:19 WIB
All New TVS Callisto 110 menawarkan berbagai ubahan demi memanjakan para konsumen dan dijual Rp 19 jutaan