Hyundai Stargazer Cartenz Jadi Idaman Baru, Penjualan Naik
23 September 2026, 09:00 WIB
Hyundai tegaskan bahwa mobil listrik tidak harus murah terbukti dengan tingginya wholesales Ioniq 5 di Indonesia
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Persaingan di segmen mobil listrik belakangan ini semakin menarik untuk disimak. Pasalnya pada 2023 sejumlah pabrikan baru mulai berdatangan ke Indonesia dan menawarkan harga murah.
Tapi Hyundai yang tetap menjadikan Ioniq 5 seharga Rp800 jutaan sebagai Electric Vehicle andalannya justru mengalami kenaikan. Menurut mereka hasil ini membuktikan bahwa strategi perusahaan sudah cukup efektif.
“2023 merupakan sebuah kejutan bagi kami karena penjualan Ioniq 5 dengan harga Rp800 juta bisa meningkat empat kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Ternyata mobil listrik tidak harus murah karena konsumen mementingkan kualitas dan kenyamanan,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT Hyundai Motors Indonesia pada KatadataOTO (16/01).
Ia menjelaskan bahwa konsumen mobil listrik Indonesia terdiri dari beberapa segmen yang bisa diambil. Mulai dari entry level hingga premium dan APM bebas masuk ke dalamnya.
“Hyundai telah melakukan studi terhadap kebutuhan konsumen mobil listrik di Indonesia dan kami mengeluarkan produk sesuai segmen yang ingin dituju. Jadi walaupun ada model lebih murah, Ioniq 5 tetap memiliki pembeli di Tanah Air,” ungkapnya kemudian.
Pada 2023 Hyundai Ioniq tercatat Hyundai Ioniq 5 berhasil mencatatkan wholesales sebesar 7176 unit. Sementara di 2022 jumlah pengiriman ke diler hanya sebesar 1829 unit.
Berdasarkan data Gaikindo, Ioniq 5 Signature Extended menjadi varian yang paling banyak didistribusikan ke diler dengan catatan mencapai 6.336 unit. Sementara poisisi kedua ditempati oleh Prime Reguler yaitu 488 unit kemudian disusul Signature Reguler 298 unit.
Sementara pasar mobil di Indonesia juga mengalami kenaikan signifikan dari sebelumnya hanya 10.330 unit di 2022 menjadi 17.060 unit di 2023. Ini artinya penjualannya mengalami kenaikan sebesar 65.2 persen.
“Pasar mobil listrik masih terus berkembang. Jika sekarang kontribusinya hampir sama dengan market sedan atau hatchback sebesar 2 persen maka di tahun ini kami memprediksikan porsi Electric Vehicle mendekati 5 persen,” ungkap Frans kemudian.
Peningkatan pasar itu menurutnya ditopang dengan terbitnya kebijakan baru terkait percepatan mobil listrik serta masuknya beberapa merek dan pengenalan model. Sehingga bukan tidak mungkin jumlah penjualan Electric Vehicle akan naik lebih besar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 09:00 WIB
21 September 2026, 19:00 WIB
17 September 2026, 09:00 WIB
02 September 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 19:00 WIB
Terkini
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya
24 September 2026, 06:00 WIB
Jika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung hari ini
23 September 2026, 22:39 WIB
Pertamina Lubricants dan Telkomsel berkolaborasi untuk menghadirkan Promo Gokil untuk para ojek online
23 September 2026, 19:00 WIB
Daihatsu buktikan komitmennya menjaga efisiensi energi dan keberlanjutan dalam proses produksi kendaraan