Hyundai Targetkan TKDN Ioniq 5 Hingga 80 Persen

Guna membuat harga mobil listrik jadi lebih terjangkau, Hyundai targetkan TKDN Ioniq 5 80 persen sesingkatnya

Hyundai Targetkan TKDN Ioniq 5 Hingga 80 Persen
Serafina Ophelia

TRENOTO – Harga mobil listrik masih jadi kendala tersendiri buat sejumlah konsumen yang ingin beralih dari kendaraan konvensional. Perlu diketahui baterai menjadi faktor penentu banderol karena jadi komponen paling mahal.

Bicara salah satu mobil listrik yang sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah yakni Hyundai Ioniq 5, harga baterainya ternyata masih sangat tinggi bahkan setara mobil baru mulai dari Rp300 jutaan.

Fajar Ahya, Assembly Processing Engineer PT HMMI (Hyundai Motor Manufacturing Indonesia) menyebut meski TKDN Ioniq 5 capai 45 persen baterai belum diproduksi lokal sehingga memakan biaya terbesar.

“Harga baterai Rp300 jutaan itu untuk (Ioniq 5) Standard Range. Long Range lebih mahal di Rp400 jutaan,” ujar Fajar kepada media di pabrik HMMI, Senin (2/10).

Produksi Hyundai Ioniq 5
Photo : TrenOto

Ia menjelaskan TKDN diperhitungkan berdasarkan harga akhir termasuk baterai. Hyundai sendiri sudah bekerja sama dengan LG Solution untuk produksi baterai sel dan BMS (Battery Management System).

Fransiscus Soerjopranoto selaku COO (Chief Operating Officer) PT HMID menyebut bahwa inisiatif tersebut dilakukan tahun ini. Total investasi mencapai 1.1 miliar USD dan 60 juta USD untuk BMS.

Hal itu diharapkan dapat memenuhi keperluan konsumen dalam hal baterai mobil listrik. Apabila pabrik selesai dibangun diharapkan harga mobil bisa lebih terjangkau buat calon konsumen.

“Tentu faktor utama bukan hanya harga tapi bagaimana kelengkapan value chain yang bisa kita tawarkan ke konsumen. Salah satu contoh adalah charging station terus kita tingkatkan jumlahnya tidak hanya di diler tapi area pabrik,” ujar dia kepada TrenOto beberapa waktu lalu.

Ia mengungkapkan pabrik baterai Hyundai diharapkan bisa selesai pada kuartal keempat 2024. Kapasitas fasilitas tersebut diklaim melebihi keperluan domestik.

Lini Elektrifikasi Hyundai di Tanah Air

Hyundai Ioniq 5 bersama dengan Wuling Air ev telah memenuhi persyaratan TKDN minimal 40 persen sehingga berhak menerima insentif pajak dari pemerintah.

Hyundai Targetkan TKDN Ioniq 5 80 Persen Secepatnya
Photo : TrenOto

Selang satu tahun saudaranya Ioniq 6 debut di Indonesia melalui pameran GIIAS 2023. Ini jadi respon akan antusiasme konsumen Hyundai terhadap mobil listrik.

Hanya saja Ioniq 6 yang mengusung konsep sedan sporti itu belum diproduksi lokal, namun CBU (completely built up) alias impor utuh dari Korea Selatan.


Terkini

mobil
BYD M6 DM

BYD M6 DM Diperkenalkan, Konsumen Bisa Test Drive

BYD M6 DM hadir meramaikan opsi mobil keluarga berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) di RI

mobil
Xpeng X9 EREV

Xpeng Akuisisi Mayoritas Saham Milik Erajaya

Xpeng kembali menunjukkan komitmen jangka panjangnya dalam menjual kendaraan roda empat di pasar Indonesia

mobil
Merek Mobil Cina Terlaris

Merek Mobil Cina Terlaris April 2026, BYD Terdepan

BYD jadi merek mobil Cina dengan penjualan terbanyak di Indonesia pada April 2026 disusul Jaecoo dan Wuling

news
Adira

Adira Expo Kembali Digelar di Jakarta, Tebar Banyak Promo

Adira Expo Tebar Promo diklaim mampu menjawab kebutuhan para konsumen, terkhusus soal mobil dan motor baru

mobil
Jetour T2

Jetour Catat Penjualan Positif di April 2026, T2 Jadi Andalan

Penjualan Jetour secara retail stabil dan mengalami kenaikan sejak awal 2026, totalnya tembus 822 unit

otosport
Klasemen Sementara MotoGP 2026

Klasemen Sementara MotoGP 2026: Bezzecchi Memperlebar Jarak

Marco Bezzecchi berhasil mengumpulkan 142 poin pada puncak klasemen sementara MotoGP 2026 usai seri Catalunya

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini Senin 18 Mei 2026 Cek Lokasinya

Skema Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku mulai dari ini setelah libur panjang untuk sedikit mengurai kemacetan

news
SIM Keliling Bandung

Jadwal SIM Keliling Bandung 18 Mei 2026, Cek Lokasi di Sini

SIM keliling Bandung hari ini tersedia di dua tempat berbeda agar lebih mudah ditemukan oleh masyarakat