Penjualan Naik, Hyundai Sebut Pasar Mobil Mewah Indonesia Potensial
07 Oktober 2026, 19:46 WIB
HMID membuka peluang buat memproduksi atau merakit secara lokal salah satu mobil listrik, yakni Hyundai Ioniq 6
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO –Mobil listrik Hyundai Ioniq 6 mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat Indonesia. Padahal harganya sudah tembus di angka Rp1.1 miliar.
Hal itu terjadi karena masih diimpor secara utuh dari Korea Selatan alias CBU (Completely Built up). Sehingga banderolnya ketika dijual di Indonesia cukup tinggi.
Namun PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) membuka peluang buat memproduksi secara lokal Hyundai Ioniq 6. Akan tetapi semua itu bisa terealisasi bila muncul permintaan dari pelanggan setia.
“Semua tergantung dari hasil survey kita ke konsumen. Karena related to the production, kapasitas produksi dan lain sebagainya,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, COO PT HMID di acara Katadata Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) 2023, Selasa (26/9).
Dengan begitu bukan tidak mungkin jika Ioniq 6 bisa berstatus CKD (Completely Knocked Down). Apalagi ditambah adanya produk subsidi mobil listrik dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Kalau pemerintah meminta lebih banyak TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) dari Hyundai tentu kita akan mengarah ke sana, karena lebih baik juga,” ucapnya.
Kemudian Frans sapaan akrabnya menuturkan kalau pihaknya saat ini menempatkan Hyundai Ioniq 6 sebagai produk flagship mereka.
“Jadi bukan sebagai selling model, Ioniq 6 kita buat sebagai model flagship. Sehingga penjualannya tidak dibuat terlalu besar seperti Hyundai Ioniq 5,” tegas Frans.
Nah jika membahas spesifikasinya, mobil listrik Hyundai satu ini mengusung konsep Electrified Streamliner. Mereka mengedepankan faktor aerodinamis serta futuristik buat produknya.
Kemudian jenama asal Korea Selatan menawarkan Hyundai Ioniq 6 dalam beberapa opsi warna. Sebut saja seperti Abyss Black Pearl, Serenity White Pearl, Gravity Gold Matte, Nocturne Grey Matte sampai Biophilic Blue Pearl.
Sementara buat pada sektor dapur pacu dibenamkan motor listrik permanent magnet synchronous yang sanggup menghasilkan tenaga 320.5 hp dan torsi puncak 605 Nm.
Hyundai mengklaim kalau line up kendaraan elektriknya bisa berakselerasi dari 0 sampai 100 km per jam hanya dalam waktu 5.1 detik.
Nah guna menunjang kinerjanya, dilengkapi juga baterai liquid cooled lithium ion berkapasitas 77.4 kWH. Membuatnya bisa menjelajah sejauh 519 kilometer.
Sementara buat fitur keselamatannya ada Hyundai SmartSense, mencakup IFS (Intelligent Front-lighting System), Forward Collision Avoidance Assist 2, Blind-Spot Collision Avoidance Assist, Blind-Spot View Monitor hingga Surround View Monitor.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Oktober 2026, 19:46 WIB
23 September 2026, 09:00 WIB
21 September 2026, 19:00 WIB
17 September 2026, 09:00 WIB
02 September 2026, 09:00 WIB
Terkini
07 Oktober 2026, 19:46 WIB
Penjualan Hyundai positif di periode Agustus 2026, produk-produk di segmen premium ikut berkontribusi
07 Oktober 2026, 16:06 WIB
BNI TapCash bisa diandalkan untuk pembayaran tol sampai berbelanja makanan dan minuman saat road trip
07 Oktober 2026, 09:00 WIB
Pertamina Enduro VR46 Racing Team akan tampil beda dengan livery khusus yang menggambarkan kekuatan Indonesia
07 Oktober 2026, 07:00 WIB
MotoGP Mandalika 2026 bisa jadi kesempatan bagi Marquez untuk meraih poin dan memangkas jarak dengan Martin
07 Oktober 2026, 06:09 WIB
Evaluasi terhadap aturan Ganjil Genap Jakarta terus dilakukan untuk bisa mengurangi tingkat kemacetan
07 Oktober 2026, 06:08 WIB
Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta tersedia hari ini, layani perpanjangan masa berlaku SIM yang aktif
07 Oktober 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung salah satu fasilitas yang dihadirkan pihak kepolisian agar lebih memudahkan pengendara
06 Oktober 2026, 22:00 WIB
Enea Bastianini resmi menjalin kerja sama dengan merek kacamata Police yang bisa menunjang penampilannya