Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
14 Mei 2026, 20:18 WIB
HMID membuka peluang buat memproduksi atau merakit secara lokal salah satu mobil listrik, yakni Hyundai Ioniq 6
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO –Mobil listrik Hyundai Ioniq 6 mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat Indonesia. Padahal harganya sudah tembus di angka Rp1.1 miliar.
Hal itu terjadi karena masih diimpor secara utuh dari Korea Selatan alias CBU (Completely Built up). Sehingga banderolnya ketika dijual di Indonesia cukup tinggi.
Namun PT HMID (Hyundai Motors Indonesia) membuka peluang buat memproduksi secara lokal Hyundai Ioniq 6. Akan tetapi semua itu bisa terealisasi bila muncul permintaan dari pelanggan setia.
“Semua tergantung dari hasil survey kita ke konsumen. Karena related to the production, kapasitas produksi dan lain sebagainya,” ungkap Fransiscus Soerjopranoto, COO PT HMID di acara Katadata Sustainability Action for The Future Economy (SAFE) 2023, Selasa (26/9).
Dengan begitu bukan tidak mungkin jika Ioniq 6 bisa berstatus CKD (Completely Knocked Down). Apalagi ditambah adanya produk subsidi mobil listrik dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Kalau pemerintah meminta lebih banyak TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri) dari Hyundai tentu kita akan mengarah ke sana, karena lebih baik juga,” ucapnya.
Kemudian Frans sapaan akrabnya menuturkan kalau pihaknya saat ini menempatkan Hyundai Ioniq 6 sebagai produk flagship mereka.
“Jadi bukan sebagai selling model, Ioniq 6 kita buat sebagai model flagship. Sehingga penjualannya tidak dibuat terlalu besar seperti Hyundai Ioniq 5,” tegas Frans.
Nah jika membahas spesifikasinya, mobil listrik Hyundai satu ini mengusung konsep Electrified Streamliner. Mereka mengedepankan faktor aerodinamis serta futuristik buat produknya.
Kemudian jenama asal Korea Selatan menawarkan Hyundai Ioniq 6 dalam beberapa opsi warna. Sebut saja seperti Abyss Black Pearl, Serenity White Pearl, Gravity Gold Matte, Nocturne Grey Matte sampai Biophilic Blue Pearl.
Sementara buat pada sektor dapur pacu dibenamkan motor listrik permanent magnet synchronous yang sanggup menghasilkan tenaga 320.5 hp dan torsi puncak 605 Nm.
Hyundai mengklaim kalau line up kendaraan elektriknya bisa berakselerasi dari 0 sampai 100 km per jam hanya dalam waktu 5.1 detik.
Nah guna menunjang kinerjanya, dilengkapi juga baterai liquid cooled lithium ion berkapasitas 77.4 kWH. Membuatnya bisa menjelajah sejauh 519 kilometer.
Sementara buat fitur keselamatannya ada Hyundai SmartSense, mencakup IFS (Intelligent Front-lighting System), Forward Collision Avoidance Assist 2, Blind-Spot Collision Avoidance Assist, Blind-Spot View Monitor hingga Surround View Monitor.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Mei 2026, 20:18 WIB
22 April 2026, 15:00 WIB
17 April 2026, 07:42 WIB
26 Maret 2026, 07:00 WIB
13 Maret 2026, 19:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia