Hyundai Ajak Empat Orang Nonton Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
14 Mei 2026, 20:18 WIB
PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memastikan Hyundai Stargazer tidak diharamkan tenggak pertalite serta garansi tetap aman
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Hyundai Stargazer yang merupakan LMPV adalan terbaru Hyundai tentu telah dilengkapi dengan beragam teknologi terkini. Dan keberadaannya digadang menjadi rising star alias menjadi penantang kuat bagi Mitsubishi Xpander, Toyota Avanza, Daihatsu Xenia hingga Suzuki Ertiga.
Salah satu yang menarik untuk menjadi perhatian di kelas ini adalah penggunaan bahan bakar. Dan dengan tegas HMID menyebut bahwa Hyundai Stargazer tidak diharamkan tenggak pertalite, jika terjadi masalah garansi dipastikan tidak gugur.
"Garansi gugur? Tidak, jadi ini clear ya, boleh pake Pertalite, boleh, garansi tidak akan gugur," tegas Makmur, Chief Operating Officer (COO) HMID disela-sela Stargazer Driving Day, Malang, Jawa Timur, Kamis (31/8/2022).
Makmur menambahkan bahwa soal pemilihan bahan bakar dikembalikan kepada konsumen. Namun demikian Hyundai merekomendasikan untuk menggunakan bahan bakar dengan kualitas yang paling baik. Ini tentu demi mengejar performa, kompresi tinggi membutuhkan bahan bakar dengan oktan terbaik.
"Kami tidak bisa melarang konsumen pada saat ingin memakai Pertalite. Kami hanya merekomendasikan gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi dari pabrikan," tambah Makmur.
Seperti kita ketahui, Pemerintah tidak menaikan harga bahan bakar bersubsidi Pertalite pada 1 September 2022 lalu. Namun jika harga jadi disesuaikan alias naik, HMID tetap optimis angka penjualan kendaraan di Indonesia tetap tumbuh.
"Konsumen tidak ada pilihan karena Pertalite adalah BBM paling murah saat ini," kata Makmur.
Di sisi lain, Hyundai tentu telah memiliki solusi terbaik dalam mengatasi masalah kenaikan bahan bakar lewat Electric Vehicle (EV). Dan saat ini memiliki potensi yang terus berkembang serta makin besar.
"Potensi EV pun semakin besar, apalagi dengan kenaikan BBM. Belum ditambah dengan adanya program pemerintah yang ingin beralih mobilitas kendaraan masyarakat menjadi listrik," terang Makmur.
Saat ini Hyundai sendiri memiliki 2 model andalan EV yakni Kona Electric serta Ionic 5. Dan Makmur memberikan bocoran bahwa pihaknya akan menghadirkan model baru mobil listrik kelas MPV.
"Saat ini Indonesia masih terbuka dengan segala kemungkinan di masa depan, termasuk salah satunya membuat kendaraan listrik. Dan jika ditanya apakah kita punya rencana pembangunan EV yang lain, ya kita punya, pasti akan kita pikirkan," tutup Makmur.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Mei 2026, 20:18 WIB
08 Januari 2026, 16:40 WIB
29 November 2025, 21:00 WIB
16 September 2025, 16:00 WIB
05 Agustus 2025, 17:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi
29 Juni 2026, 21:05 WIB
Veda Ega Pratama mengaku kecewa karena mengalami kecelakaan dan tidak menyelesaikan Moto3 Belanda 2026
29 Juni 2026, 16:00 WIB
Usai balapan di Belanda, Martin berhasil menempati puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 193 poin
29 Juni 2026, 15:36 WIB
Toyota Astra Motor melengkapi jajaran kendaraan komersial ringan dengan memboyong New Hilux ke Indonesia
29 Juni 2026, 07:00 WIB
Penjualan Jaecoo J5 EV terus bergulir hingga sekarang sehingga menjadi sejarah bagi brand asal Cina tersebut