Hyundai Santa Fe XRT Debut di IIMS 2026, Varian Paling Sporti
06 Februari 2026, 15:30 WIB
Menyasar konsumen di bawah segmen Ioniq dan Kona, Hyundai Creta EV siap meluncur sebagai mobil listrik murah
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Hyundai kembali menyiapkan lini elektrifikasi yang dapat menyasar lebih banyak lapisan konsumen mulai tahun depan. Untuk diketahui sekarang sudah ada beberapa model seperti Ioniq 5, Ioniq 6 dan Kona EV.
Dengan banderol mulai Rp700 jutaan lini mobil listrik itu masih tergolong mahal. Oleh karena itu pabrik asal Korea ini masih punya rencana lain.
Belum lama diketahui Hyundai Creta EV dikonfirmasi meluncur sebagai mobil listrik dengan target konsumen di bawah segmen seri Ioniq serta Kona. Menariknya Creta EV akan debut di India lebih dulu.
Untuk diketahui di 2023 unit yang diduga Creta EV sempat tertangkap kamera saat tes jalan tanpa kamuflase. Dari sisi desain tidak banyak berubah masih identik Hyundai Creta lawas.
Bahkan gril dipakai menyerupai versi konvensional. Namun pastinya tetap akan ada sejumlah perbedaan saat resmi meluncur nanti sebagai pembeda antara varian bertenaga listrik dengan mesin bensin.
Melansir Auto Car India, Jumat (15/12) di 2025 Hyundai akan turut meramaikan pasar EV segmen di bawah Ioniq lewat Creta EV.
Bodi diprediksi akan pakai basis Creta Facelift yang dijadwalkan meluncur 16 Januari 2024. Ada beberapa bocoran spesifikasi beredar.
Creta EV menggunakan motor elektrik sama seperti Kona EV. Kemudian baterai disuplai oleh LG berkapasitas 45 kWh.
Dengan konfigurasi baterai itu Hyundai Creta EV dapat memiliki jarak tempuh mumpuni di 400 km. Sebagai gambaran baterai mobil listrik Neta V berkapasitas 40.7 kWh menghasilkan daya jelajah 401 km.
Tentu ada beberapa alasan mengapa Hyundai pilih India buat lebih dulu mendebutkan Creta EV, salah satunya adalah komtimen negara tersebut untuk jadi pemimpin pasar EV juga disertai kebijakan pemerintah yang mendukung.
“India akan menjadi raksasa global di semua sektor kendaraan listrik pada 2030,” ucap Kamran Rizvi, sekretaris Ministry of Heavy Industries India dikutip dari Electrek.
Saat ini persentase pemilik kendaraan listrik di India mencapai 90 persen dari keseluruhan, meski mayoritas adalah kendaraan roda dua alias sepeda motor. Adanya kebijakan pendukung jadi daya tarik sendiri buat Hyundai menggencarkan EV di sana.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Februari 2026, 15:30 WIB
10 Januari 2026, 17:00 WIB
07 Januari 2026, 15:17 WIB
25 Agustus 2025, 15:00 WIB
28 Juli 2025, 07:00 WIB
Terkini
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan
31 Maret 2026, 09:47 WIB
HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan
31 Maret 2026, 07:00 WIB
Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa
31 Maret 2026, 06:05 WIB
SIM keliling Jakarta menawarkan kemudahan perpanjangan masa berlaku Surat Izin Mengemudi, simak lokasinya
31 Maret 2026, 06:03 WIB
MCD Pasir Koja menjadi salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini melayani pengendara
31 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 31 Maret menjadi yang terakhir di bulan ini dengan pengawasan ketat dari kepolisian
30 Maret 2026, 20:43 WIB
Masanao Kataoka ditunjuk untuk menjabat sebagai President Director Honda Prospect Motor yang baru saat ini
30 Maret 2026, 14:00 WIB
Pemesanan Denza D9 resmi dibuka di Cina dengan beragam ubahan menarik untuk menarik minat para pelanggan