Pemerintah Raup Rp 56 Triliun dari Investasi Chery sampai BYD
06 Desember 2025, 09:00 WIB
Hyundai buka pabrik AI di fasilitas Singapura yang saat ini produksi Ioniq 5, bisa merakit mobil dalam waktu 6 jam
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Hyundai buka pabrik AI di fasilitas Singapura yang saat ini digunakan untuk memproduksi mobil listrik Ioniq 5. Di masa mendatang pabrik itu juga akan mulai merakit Ioniq 6.
Untuk diketahui pabrik AI tersebut bisa merakit dan mengantar unit kendaraan hanya 6 jam setelah konsumen melakukan pemesanan. Fasilitas itu dioperasikan oleh AI (artificial intelligence) dan robot dan minim staf.
Terletak di Innovation Centre Singapura, tempat itu akan menjadi uji coba sebelum nanti didirikan di lebih banyak negara. Fokus utamanya adalah untuk merakit mobil dengan personalisasi dari calon konsumen.
Alpesh Patel, VIce President dan Head of Smart Factory Technology Innovation Group HMGICS (Hyundai Motor Group Innovation Center in Singapore) mengatakan hal ini memungkinkan konsumen berinteraksi langsung dengan pabrik secara dekat dan personal.
“Ini bukan sekadar pabrik, tapi experience center untuk konsumen,” ucap Alpesh dikutip dari Autocar, Kamis (23/11).
Prosedur terbilang menarik. Konsumen di Ioniq Lounge melakukan pemesanan dan personalisasi mobil listrik Hyundai yang diinginkan.
Dilanjutkan fasilitas Virtual Reality alias simulasi memperlihatkan konsumen ketika mobil tersebut dirakit, sebelum kemudian pabrik menunjukan unit asli yang bakal diproduksi.
Konsumen tinggal menunggu di restoran area fasilitas sebelum mobil dites jalan dan diantarkan ke calon pemilik oleh robot otonom.
Alpesh menegaskan personalisasi kendaraan memiliki nilai tersendiri untuk menarik minat lebih banyak konsumen. Dalam beberapa tahun mendatang fasilitas itu bakal dihadirkan ke berbagai negara.
Ide utamanya adalah untuk memanfaatkan AI mempermudah pengerjaan kendaraan dan membantu pekerja pabrik.
“Yang kita punya sekarang baru dasarnya. Per 2027 kami ingin pabrik ini jadi mesin otonom bekerja setelah dikonfirmasi tenaga kerja pabrik,” ujar Alpesh.
Meski lebih sedikit orang dipekerjakan Alpesh mengatakan mereka harus tetap melakukan prosedur teknis. Hanya saja memang tugas pekerja dengan level lebih rendah harus hilang karena digantikan robot.
Smart Factory dengan AI juga diharapkan bisa memproduksi kendaraan yang lebih rumit secara teknis seperti self-driving dengan tugas spesifik, misal kendaraan operasional untuk mengantar pekerja ke tempat tertentu seperti pabrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Desember 2025, 09:00 WIB
05 Desember 2025, 07:00 WIB
29 November 2025, 21:00 WIB
29 November 2025, 13:00 WIB
28 November 2025, 13:00 WIB
Terkini
09 Desember 2025, 22:00 WIB
Yamaha Lexi dimodifikasi warga Aceh agar bisa menyala lewat handphone sehingga terkesan lebih modern
09 Desember 2025, 20:00 WIB
Motor sport naked Kawasaki Z1100 ABS 2026 merupakan model flagship yang dibawa PT KMI sebagai penerus Z1000
09 Desember 2025, 19:00 WIB
Salah satu pilihan motor matic yang bisa memenuhi kebutuhan mobilitas di perkotaan adalah Yamaha Nmax Turbo
09 Desember 2025, 17:00 WIB
Penjualan mobil mewah mengalami kenaikan perlahan, posisi pertama masih dipegang oleh BMW disusul Lexus
09 Desember 2025, 16:00 WIB
Yamaha Grand Filano memiliki beberapa keunggulan, ambil contoh desain retro sampai jantung mekanis hybrid
09 Desember 2025, 15:00 WIB
Memasuki November 2025, hanya BYD yang berhasil mencatatkan angka penjualan retail di atas 1.000 unit
09 Desember 2025, 14:00 WIB
Bagi Anda yang berniat memboyong Yamaha MX-King 150, ada dua opsi kelir anyar masing-masing biru dan silver
09 Desember 2025, 13:00 WIB
Mobil Lubricants menutup program konsumen berhadiah sekaligus edukasi produk oli asli bagi konsumen setia