10 Merek Mobil Terlaris Agustus 2026
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
Hyundai bangun pabrik mobil listrik di Amerika Serikat dengan menggelontorkan dana sebesar Rp81 triliun
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Hyundai bangun pabrik mobil listrik dan baterai di Amerika Serikat. Guna mewujudkan keinginannya, mereka berinvestasi sebesar USD5.54 miliar atau setara Rp81.3 triliun.
Dilansir dari Antara, pengumumkan investasi dilakukan setelah Presiden AS Joe Biden mengunjungi Korea Selatan. Pabrikan berlogo H miring tersebut telah memilih Georgia sebagai lokasi untuk pengembangan kendaraan listrik mereka.
Ada banyak alasan Hyundai memilih lokasi tersebut seperti pasar dinamis hingga kemampuan negara bagian untuk memenuhi standar netralitas karbon. Terlebih, Georgia adalah rumah bagi jaringan anak perusahaan dan pemasok Hyundai.
Rencananya Hyundai Motor Group akan memulai pembangunan pabrik mobil listrik serta baterai pada Januari 2023. Sementara untuk produksi dimulai pada paruh pertama 2025 dengan kapasitas produksi 300.000 unit.
"Amerika Serikat selalu menempati tempat penting dalam strategi global Grup dan kami senang bermitra dengan Negara Bagian Georgia untuk mencapai tujuan bersama yaitu tentang mobilitas serta keberlanjutan listrik," kata Euisun Chung, Chairman Hyundai Motor Group.
Tak hanya itu, pemasok Hyundai juga dikabarkan akan melakukan investasi pabrik baru senilai USD 1 miliar serta membuat 8.100 pekerjaan baru. Brian Kemp, Gubernur Georgia menyebut investasi Hyundai sebagai proyek pembangunan ekonomi terbesar dalam sejarah negara bagian.
Kehadiran pabrik baru nantinya diyakini dapat membantu Hyundai Motor.Co di negeri Paman Sam. Pasalnya mereka dikabarkan sedang mempersiapkan diri untuk meluncurkan beberapa SUV listrik seperti Ioniq 7.
Hyundai juga telah mengumumkan untuk menginvestasikan USD5 miliar (Rp73 triliun) untuk pengembangkan robotika dan perangkat lunak mengemudi otonom. Investasi ini diyakini cukup untuk menyediakan produk serta solusi inovatif bagi pelanggan AS.
“Hyundai Motor Group berencana menginvestasikan tambahan USD5 miliar hingga 2025 yang akan memperkuat kolaborasi kami dengan perusahaan Amerika dalam beragam teknologi. Mulai dari robotika, mobilitas udara perkotaan, mengemudi otonom dan kecerdasan buatan,” tegas Chung.
Menariknya lagi, sebelum keputusan besar terkait 2 investasi di atas, Hyundai sebenarnya sudah menggelontorkan USD300 juta untuk pabrik mereka di Alabama. Dana tersebut dikucurkan untuk memulai produksi Santa Fe Hybrid serta Genesis GV70 yang merupakan mobil listrik pada akhir tahun.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
Terkini
10 September 2026, 07:00 WIB
Honda kian menjauh dari urutan lima besar merek mobil terlaris Agustus 2026, Toyota masih kokoh diikuti Daihatsu
10 September 2026, 06:24 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi opsi paling relevan agar mengurus dokumen berkendara jadi lebih mudah
10 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang masih aktif, berikut biayanya
09 September 2026, 22:00 WIB
AiMOGA mulai memamerkan robot andalannya untuk masyarakat Indonesia dengan berbekal teknologi inovatifnya
09 September 2026, 21:00 WIB
Bulega resmi meninggalkan WSBK mulai musim depan dan masuk ke dalam susunan sementara pembalap MotoGP 2027
09 September 2026, 20:17 WIB
Daihatsu menorehkan catatan positif pada Agustus 2026, penjualan mobil baru mereka ditopang oleh Gran Max
09 September 2026, 20:14 WIB
Wuling berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen di Indonesia yang membeli mobil mereka
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan