Honda Luncurkan Logo Baru Khusus Kendaraan Listrik

Honda luncurkan Logo baru khusus kendaraan listrik di CES 2024 yang sangat mirip dengan lambang tahun 1960

Honda Luncurkan Logo Baru Khusus Kendaraan Listrik

KatadataOTO – Honda luncurkan logo baru untuk kendaraan listrik pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2024. Lambang tersebut disematkan di dua mobil listrik konsep terbaru mereka.

Pabrikan mobil asal Jepang itu menyebut bahwa logo menggambarkan dua tangan terbentang. Maknanya adalah menunjukkan komitmen Honda dalam meningkatkan potensi mobilitas dan melayani kebutuhan pelanggan.

Logo baru itu dikabarkan tidak disematkan pada kendaraan berteknologi konvensional. Sehingga nantinya mobil listrik Honda memiliki ciri khas sendiri.

Logo Honda
Photo : Motor1

Hal tersebut tentu cukup penting karena Honda memiliki target mencapai netralitas karbon. Tak cuma pada kendaraannya tetapi seluruh kegiatan perusahaan pada 2050.

Meski menarik tetapi logo itu sangat mirip dengan lambang yang mereka gunakan pada 1960. Hanya saja tampilan sekarang terlihat lebih ramping.

Guna mencapainya Honda berupaya untuk meningkatkan penjualan produk kendaraan listrik menjadi 100 persen secara global pada 2040.

Tampilkan Mobil Listrik di CES 2024

Pada ajang CES 2024 Honda menampilkan dua mobil listrik konsep mereka yaitu Saloon EV dan Space-Hub. Kedua model tersebut bakal menjadi acuan Electric Vehicle di masa depan.

Saloon EV hadir sebagai salah satu flaghsip dari Honda 0 Series dan siap diluncurkan di Amerika Serikat pada 2026. Setelah itu mobil akan diluncurkan di Jepang, Asia, Eropa, Afrika hingga Timur Tengah.

“Sebagai tambahan, Saloon EV juga menghadirkan Motion Control Management Systems dan Steer-by-wire terbaru. Kami memanfaatkan keahlian perusahaan di bidang robotika sehingga mobil memiliki beragam keunggulan untuk membantu pengemudi dalam berbagai situasi berkendara,” ungkap Honda dalam keterangan resmi.

Honda Saloon EV
Photo : Autoblog

Sementara untuk Space-Hub memiliki konsep berbeda. Honda menawarkan ruang kabin yang lebih besar sehingga dapat menampung banyak penumpang.

Menariknya lagi mobil sudah menggunakan atap kaca sehingga semua bisa menikmati suasana luar. Kursi belakang juga dibuat melingkar guna memudahkan penumpang berbincang.

Dari segi tampilan mobil konsep ini pun tidak kalah menarik. Bagian depan mobil sudah ditutup dengan menggunakan layar yang bisa diubah tampilannya.

Berbeda dengan Saloon EV, Honda belum memberi kepastian apakah Space-Hub akan diluncurkan atau tidak. Namun bukan tidak mungkin model tersebut menjadi MPV premium mereka di masa depan.


Terkini

review
Geely EX2

First Drive Mobil Listrik Geely EX2, Bisa Diandalkan Kaum Urban

Geely EX2 bisa menjadi opsi mobil listrik untuk Anda yang hidup diperkotaan, sebab memiliki banyak keunggulan

mobil
Pabrik BYD

BYD Mulai Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Vietnam

Vietnam dipilih BYD sebagai tempat merakit baterai mobil listrik, baik kendaraan penumpang maupun komersial

mobil
Chery

Pabrik Mandiri Chery Produksi 100 Ribu Unit per Tahun Mulai 2027

Masih bekerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor, tahun depan Chery targetkan pabrik mandirinya beroperasi

otosport
Pedro Acosta

Marc Marquez Masih Jadi Momok Menakutkan Bagi Pedro Acosta

Pedro Acosta akan mewaspadai aksi Marc Marquez demi meraih hasil terbaik dalam setiap seri MotoGP 2026

modifikasi
Modifikasi Stiker

Tren Modifikasi Stiker Mobil 2026: Simpel Bergaya Retro

Tren modifikasi stiker mobil tampaknya kembali ke arah retro atau lawas, cocok dipakai di banyak model anyar

motor
Charged Maleo S

Versi Baru Charged Maleo S Meluncur, Ada Program Sewa Harian

Charged Maleo S jadi salah satu motor listrik anyar di 2026, ada pengembangan dari versi terdahulunya

mobil
Mobil listrik Cina

Kanada Istimewakan Mobil Listrik Cina, Donald Trump Meradang

Kanada menurunkan tarif masuk mobil listrik Cina, dari semula 100 persen menjadi hanya 6,1 persen saja

mobil
Toyota Agya

Toyota Beberkan Penyebab Turunnya Penjualan di Segmen LCGC

Toyota sebut turunnya penjualan di LCGC disebabkan oleh banyak hal termasuk ketatnya kebijakan perusahaan pembiayaan