Skema Cicilan Honda Civic RS, Mulai Rp13 Jutaan
10 Februari 2023, 20:34 WIB
Honda Civic RS masuk Indonesia dengan mengusung banyak fitur termutakhir bahkan pertama di kelasnya di Indonesia
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Honda Civic RS diluncurkan dan terdapat emblem RS di belakangnya. Sedan legendaris asal Jepang ini merupakan generasi 11 dan diimport dari negara tetangga yakni Thailand.
Honda Civic memiliki sejarah panjang di Indonesia. Mobil yang dipasarkan sejak 1976, tercatat telah terjual sebanyak 118.814 unit hingga September 2021.
Dari segi tampilan, Honda Civic RS mengalami ubahan total dibandingkan generasi sebelumnya. Mobil ini tetap mengusung gaya sporti, namun bedanya pada generasi terbarunya terlihat lebih sedikit lekukan.
Aura sporti pada kendaraan terpampang pada grille hitam, dipadukan dengan sporti aero trunk spoiler dan pelek alloy 17 inci berkelir black matte. Aksen hitam juga hadir pada handle pintu dan door mirror.
Interior kendaraan saat ini menggunakan TFT meter cluster with customized display setting. Tampilan full digital pada layar berdimensi 10.2 ini menampilkan berbagai aktivitas kendaraan seperti Honda Sensing, navigasi, reat seat reminder, hingga lampu-lampu indikator.
Lalu masih ada satu monitor 9 inci di tengah dasbor dengan mode touchscreen display audio. Lalu mobil ini juga dilengkapi Dual Zone Auto AC yang bisa memisahkan suhu ruang antara kabin depan maupun belakang.
Jok mobil ini dilapisi bahan kulit yang dipadukan dengan suede pada bagian tengahnya. Lalu sebagai penerjemah kesan sportinya disematkan benang merah pada jahitan kursi maupun trim pintu.
Honda Civic RS generasi 11 ini bukan hanya teman setia di jalan. Mobil ini mampu terkoneksi dengan pengemudi dan melakukan beberapa fungsi pintar seperti walk-away auto lock dan rear seat reminder.
Fitur pertama yang disebut bertugas untuk mengunci pintu ketika pengemudi berjalan menjauh 1.5 meter. Lalu rear seat reminder mengingatkan apabila ada objek tertinggal di belakang.
Inovasi paling termutakhir pada mobil ini adalah Smart Key Card yang bertugas menggantikan peran remote control. Kunci berbentuk kartu ini membuat pengendara lebih mudah mengoperasikan berbagai fitur penting.
Honda Civic RS dipersenjatai mesin 1.5L DOHC VTEC turbo yang dipercaya mampu menghasilkan daya 176 hp pada 6.000 rpm. Sementara torsi puncaknya mencapai 240 Nm pada 4.500 rpm.
“All new Honda Civic RS merupakan sedan sporti berteknologi tinggi. Dengan dilengkapi dengan berbagai pembaruan dan teknologi Honda Sensing yang semakin lengkap, mobil ini akan lebih value for money,” ucap Yusak Billy, Business Innovation and Sales Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM) pada saat peluncuran secara virtual (28/10).
All new Honda Civic RS dipasarkan dengan harga Rp 567.000.000 on-the road Jabodetabek. Adapun pilihan warnanya yaitu Ignite Red Metallic, Meteroid Gray Metallic, Crystal Black Pearl, dan Platinum White Pearl.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2023, 20:34 WIB
14 Februari 2022, 17:36 WIB
08 Februari 2022, 20:40 WIB
27 Januari 2022, 16:25 WIB
09 Desember 2021, 07:30 WIB
Terkini
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 15:00 WIB
Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang
31 Desember 2025, 14:00 WIB
SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini
31 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026
31 Desember 2025, 12:00 WIB
Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat
31 Desember 2025, 11:00 WIB
Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang
31 Desember 2025, 10:00 WIB
Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor