Honda Brio 2022 Bekas Menang Undian Dijual Lebih Murah

Honda Brio 2022 bekas hasil memenangkan undian dijual dengan lebih murah meski masih belum digunakan dan dilapisi plastik

Honda Brio 2022 Bekas Menang Undian Dijual Lebih Murah
Adi Hidayat

TRENOTO – Brio telah menjelma menjadi tulang punggung penjualan Honda di Indonesia. Mobil tersebut memang terbilang cocok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat baik generasi muda maupun yang sudah berkeluarga.

Harganya pun terbilang kompetitif karena bisa didapatkan mulai dari Rp155.7 juta hingga Rp235.9 juta. Nilai tersebut cukup terjangkau sehingga cocok bagi mereka yang hendak berpindah dari sepeda motor ke mobil.

Meski dijual dengan harga kompetitif, ada beberapa cara lain untuk mendapatkannya lebih murah. Salah satunya adalah membeli unit bekasnya.

Photo : Mobil123

Tak perlu memilih tahun lama karena ada beberapa pilihan Honda Brio 2022 bekas telah ditawarkan di diler kendaraan bekas. Bahkan ada unit yang masih dilapisi plastik dari pabrikan.

Salah satu situs mobil bekas mengungkapkan bahwa ada sebuah Honda Brio Satya S bertransmisi manual dijual Rp148 juta. Harga tersebut lebih murah Rp7.7 juta bila dibandingkan unit barunya yang dibanderol Rp155.7 juta.

Penjual menegaskan bahwa kondisi kendaraan masih seperti baru karena nyaris belum digunakan. Ia pun mengungkapkan mobil dimiliki karena menang undian di April 2022.

Tidak heran bila odometer baru menunjukkan angka 72 Km. Meski tidak ada penawaran pembelian kredit, Ia memastikan calon pelanggan diperbolehkan meminjam KTP hingga ganti pelat nomor.

Sebagai varian terendah, Honda Brio Satya S memang minim fitur dibanding lainnya. Meski demikian, bukan berarti mobil tersebut tidak memiliki keunggulan.

Photo : Mobil123

Selain harga lebih kompetitif, pelanggan masih bisa menikmati mesin serupa dengan varian lain yaitu i-VTEC berkapasitas 1.200 cc yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 88.7 hp dan torsi 110 Nm. Tenaga tersebut kemudian disalurkan pada 2 roda di depan melalui transmisi manual 5 percepatan.

Sementara untuk tampilan, Honda Brio Satya S dihiasi grille berlapis krom, LED headlamp serta pelek berukuran 14 inci. Bergerak ke belakang, mobil dihiasi menggunakan spoiler dengan LED High Mount Stop Lamp.

Desain kabin secara keseluruhan memang terbilang sederhana. Namun ada beberapa pemanis seperti two tone interior color dan 2nd Row Adjustable Headrest.

Guna menjaga keselamatan pengemudi dan penumpang, Honda telah menyematkan beberapa fitur tambahan. Selain seat belt, kendaraan yang diproduksi di Karawang ini juga memiliki ABS + EBD serta parking sensor.


Terkini

news
JAC Motors Indonesia

JAC Pamerkan Lini EV di GIICOMVEC 2026, Ada Double Cabin

JAC Motors Indonesia memboyong tiga kendaraan listrik dalam pameran GIICOMVEC 2026 di JIExpo Kemayoran

mobil
Skeptis, Honda Kurangi Investasi Pengembangan Mobil Listrik

Honda Batalkan Pengembangan Tiga Model EV, Kesulitan Saingi Cina

Honda menghadapi tantangan penjualan di Amerika Serikat dan kesulitan bersaing dengan brand Tiongkok

mobil
Toyota Hilux Rangga

Pilihan Toyota Hilux Rangga di GIICOMVEC 2026, Bisa Buat MBG

TAM menampilkan sejumlah konversi Toyota Hilux Rangga selama pameran GIICOMVEC 2026 di JIExpo Kemayoran

news
Sailun

Sailun Luncurkan Dua Ban Baru yang Bikin Untung Pebisnis

Sailun Tire meluncurkan dua ban baru yang menyasar kendaraan komersial dan fokus pada efisiensi bahan bakar

news
SIM keliling Bandung

Lokasi SIM Keliling Bandung 9 April, Bisa Datangi Pasar Modern

Hari ini SIM keliling Bandung tersedia di dua lokasi berbeda, hal tersebut agar lebih mudah ditemukan

news
SIM Keliling Jakarta

Syarat dan Biaya di SIM Keliling Jakarta Hari Ini 9 April 2026

Simak beberapa persyaratan yang patut diperhatikan sebelum memanfaatkan fasilitas SIM keliling Jakarta

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 9 April 2026, Jadi Andalan di Jam Sibuk

Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan untuk mengatasi kemacetan khususnya saat jam sibuk

news
GIICOMVEC

GIICOMVEC Resmi Dibuka, Gairahkan Pasar Kendaraan Niaga

GIICOMVEC 2026 diramaikan oleh 14 merek kendaraan niaga dan 35 industri pendukung, berlangsung 8-11 April 2026