Harga Mobil Listrik Geely EX2 Diumumkan, Mulai Rp 229,9 Jutaan
20 Januari 2026, 21:00 WIB
Harga Tesla Model Y dan 3 mengalami kenaikan hingga puluhan juta di awal tahun ini, berikut harga lengkapnya
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Memiliki beragam pilihan mobil listrik, China menjadi salah satu negara yang tengah berjuang beralih menggunakan kendaraan ramah lingkungan. Tak menyia-nyiakan kesempatan ini, Tesla Model Y dan 3 hadir dengan beragam keunggulan.
Menjadi varian yang diminati konsumen, kedua model tersebut mengalami pembaruan harga di awal tahun ini. Hal tersebut disampaikan pabrikan melalui website resminya di China.
Seperti dilansir Gizmochina, Senin (3/1/2022), kenaikan harga berlaku untuk varian penggerak roda belakang Model 3 dan Model Y.
Khusus varian penggerak roda belakang Model 3, harga yang ditawarkan saat ini berada di angka 265.652 Yuan atau setara dengan Rp596 juta. Banderol tersebut mengalami peningkatan 10.000 Yuan atau Rp22 jutaan, dibandingkan harga sebelumnya.
Untuk varian penggerak roda belakang Model Y, harga yang ditawarkan saat ini yakni 301.840 Yuan atau setara dengan Rp677 jutaan. Angka tersebut meningkat hingga 21.000 Yuan atau Rp47 jutaan dari banderol sebelumnya.
Perlu diketahui, varian penggerak roda belakang merupakan tipe dasar kedua mobil listrik tersebut. Khusus Model Y, Tesla menawarkan jangkauan hingga 545 kilometer untuk sekali pengisian daya secara penuh.
Terkait kecepatan, mobil ini mampu melaju hingga 217 kilometer per jam. Tak hanya itu, mobil ini juga bisa berakselerasi dari 0 hingga 100 kilometer per jam hanya dalam 6,9 detik.
Berbeda dengan model sebelumnya, untuk Model 3, pabrikan mobil listrik ini menawarkan kecepatan tertinggi hingga 225 kilometer per jam. Saat baterai terisi penuh, kendaraan mampu menjangkau 556 kilometer.
Selain itu, Model 3 bisa melaju dari 0 hingga 100 kilometer per jam hanya dalam 6,1 detik.
Meski kenaikan harga telah diberlakukan, pabrikan masih enggan memberikan komentar terkait alasan pihaknya melakukan hal ini.
Karena tak ada pernyataan resmi dari perusahaan, spekulasi akhirnya bermunculan. Salah satu yang menarik perhatian ialah komentar penasehat bisnis Suolei di Shanghai
“Meningkatnya popularitas Tesla di China dan Asia mengakibatkan kesenjangan yang semakin lebar antara kapasitas dan permintaan. Harga yang lebih tinggi ditujukan untuk membatasi permintaan konsumen," kata Eric Han, manajer senior Suolei dilansir South China Morning Post.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Januari 2026, 21:00 WIB
20 Januari 2026, 20:00 WIB
20 Januari 2026, 17:21 WIB
20 Januari 2026, 09:00 WIB
19 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
20 Januari 2026, 21:00 WIB
Geely EX2 hadir sebagai bukti komitmen mereka terhadap strategi global dalam menjual mobil listrik modern
20 Januari 2026, 20:00 WIB
Desain SUV terbaru GAC Aion N60 dirancang oleh mantan desainer BMW, punya tampilan tenang dan elegan
20 Januari 2026, 19:00 WIB
Royal Alloy JPS 245 hadir untuk memenuhi kebutuhan para pencinta motor klasik yang ingin melakukan touring
20 Januari 2026, 17:41 WIB
Marc Marquez dikabarkan akan mengabdikan dirinya bersama Ducati selama dua tahun atau sampai MotoGP 2028
20 Januari 2026, 17:21 WIB
Modifikasi simpel namun sporti berupa striping stiker, dirancang untuk BYD Atto 1 oleh Portals Sticker
20 Januari 2026, 14:31 WIB
Ducati MX Team Indonesia akan dibekali motor pabrikan Desmo450 MX, siap debut di ajang motorcross Thailand
20 Januari 2026, 13:00 WIB
Penyegaraan pada Yamaha Lexi LX 155 diharapkan bisa menggairahkan pasar motor matic Indonesia pada 2026
20 Januari 2026, 12:00 WIB
Lepas jadikan Indonesia sebagai negara pertama yang memiliki diler resmi untuk memberi layanan pada pelanggan