Harga Karimun Wagon R Bekas Mulai Rp60 Jutaan

Harga Suzuki Karimun Wagon R bekas masih cukup menggiurkan bagi para pencari mobil bekas nan praktis dan efisien

Harga Karimun Wagon R Bekas Mulai Rp60 Jutaan
Dian Tami Kosasih

TRENOTO – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi menghentikan produksi Karimun Wagon R untuk pasar otomotif Tanah Air. Meski demikian, pabrikan otomotif asal Jepang ini memastikan pihaknya masih memenuhi kebutuhan impor mobil mungil tersebut.

“Jadi memang kami tak lagi melakukan produksi Karimun Wagon R untuk pasar domestik,” kata Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS kepada TrenOto.

Meski tak lagi diproduksi untuk pasar domestik, pabrikan berlambang huruf S ini mengaku ada beberapa dealer resmi yang masih menjual Karimun Wagon R saat ini.

“Untuk beberapa dealer kayanya stoknya masih ada ya. Jadi buat konsumen yang mau bisa hubungi dealer terdekat kami. Jadi  memang saat ini tinggal menghabiskan stok saja,” tutup Donny.

Harga Unit Baru

Terkait harga, Karimun Wagon R untuk konsumen pribadi memiliki banderol mulai Rp137,7 juta on the road DKI Jakarta, berikut daftarnya:

  • Karimun Wagon R GL M/T Rp137,7 juta
  • Karimun Wagon R GL AGS Rp147 juta
  • Karimun Wagon R GS M/T Rp146,3 juta
  • Karimun Wagon R GS AGS Rp155,2 juta

Harga Unit Bekas

Terdapat tiga generasi, unit bekas mobil di segmen Low Cost Green Car (LCGC) ini memiliki banderol cukup terjangkau. Dari beberapa situs jual beli online, Karimun Wagon R produksi 2013 memiliki rentang harga Rp60 jutaan.

  • Karimun Wagon R 2013 : Rp60 Jutaan
  • Karimun Wagon R 2014 : Rp63 jutaan
  • Karimun Wagon R 2015 : Rp70 jutaan
  • Karimun Wagon R 2016 : Rp75 jutaan
  • Karimun Wagon R 2017 : Rp80 jutaan
  • Karimun Wagon R 2018 : Rp85 jutaan
  • Karimun Wagon R 2019 : Rp92 jutaan
  • Karimun Wagon R 2020 : Rp110 jutaan

Sebagai informasi, Karimun Wagon R memiliki tiga varian yakni GA, GL, dan GX. Dari sisi jantung pacu, mobil ini disematkan mesin berkode K10B tiga silinder dengan kapasitas 998 cc. 

Dengan mesin tersebut, mobil mampu melaju dengan kekuatan 68 Hp dengan torsi 90 Nm. Suzuki Karimun Wagon R tersedia dalam dua pilihan transmisi,yakni manual 5 percepatan dan otomatis 4 percepatan.

Dari sisi keselamatan, terdapat dual airbags, sistem ABS serta Rack and Pinion bersama Electric Power Steering (EPS). 

Menambah kenyamanan berkendara, mobil ini dibekali suspensi Macpherson Struts dengan Torsion Roll Control Device untuk bagian depan. Sementara di bagian belakang terdapat Coil Spring with 3 link Rigid Axle dan Isolated Trailing Arm.


Terkini

news
SIM Keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung Beroperasi Sebelum Akhir Pekan

Masyarakat di Kota Kembang bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi pada hari ini

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 05 Juni 2026, Didukung ETLE

Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali menjadi andalan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol

mobil
Wuling Eksion

Harga Wuling Eksion Bakal Naik Rp 10 Juta, Kuota Menipis

Wuling Eksion dikatakan mendapat antuasiasme positif dari masyarakat Indonesia karena sejumlah kelebihannya

news
SIM Keliling Jakarta

Jadwal SIM Keliling Jakarta Jumat 5 Juni 2026 Jelang Akhir Pekan

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat melayani prosedur perpanjangan SIM yang aktif

mobil
Toyota

Toyota Serahkan 3 Unit Innova Ambulans ke Aceh Tamiang

Toyota Kijang Innova Ambulans diharapkan dapat mempermudah mobilitas layanan kesehatan masyarakat Aceh Tamiang

mobil
Klaim asuransi mobil listrik atau EV

Tantangan Perusahaan Asuransi: Klaim Kerusakan EV Cenderung Mahal

Perusahaan asuransi sebut klaim kerusakan mobil listrik atau EV lebih tinggi dari kendaraan konvensional

mobil
Jetour T1 i-DM

Spesifikasi Jetour T1 i-DM, Penantang Serius BAIC BJ30 Hybrid

Jetour T1 i-DM hadir untuk memenuhi kebutuhan mobilitas para konsumen yang tengah mencari mobil PHEV

mobil
Penjualan Mobil

Bisnis Asuransi Kendaraan Ikut Terdampak Pelemahan Rupiah

Asuransi Astra mengungkapkan pelemahan nilai tukar rupiah dan naiknya suku bunga berdampak pada bisnis asuransi