Burgman Fun Rally 2026 Jadi Wadah Kumpul Komunitas Motor Suzuki
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menghentikan produksi Karimun Wagon R untuk pasar Indonesia, siapa yang akan menjadi penggantinya?
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Setelah menghadirkan tiga generasi, Suzuki akhirnya menghentikan produksi Karimun Wagon R untuk pasar Indonesia. Meski demikian, mobil Low Cost Green Car (LCGC) tersebut masih memenuhi kebutuhan ekspor.
Lalu model apa yang akan menggantikan mobil mungil tersebut?
Sebelumnya beredar kabar pabrikan mobil asal Jepang itu akan meluncurkan S-Presso sebagai pengganti Karimun Wagon R. Hal ini tak terlepas dari dimensi kendaraan dan desain yang serupa.
Kabar ini beredar setelah situs Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham memuat data tersebut. Tertera nama S-Presso yang telah didaftarkan dengan nomor permohonan DID2021020609 oleh Suzuki Motor Corporation sejak 25 Maret 2021.
Telah hadir di beberapa negara Asia seperti India dan Filipina, S-Presso memiliki panjang 3.565 mm, lebar 1.520 mm serta tinggi 1.565 mm. Dimensi ini serupa dengan Karimun Wagon R karena memiliki panjang 3.635 mm, lebar 1.475 mm dan tinggi 1.670 mm.
Meski demikian, ground clearance yang dimiliki lebih tinggi dibandingkan Karimun Wagon R, yakni 180 mm.
Dari sisi jantung pacu, mobil berlambang huruf S ini disematkan mesin 1.000 cc berkode K-10B. Dari hasil uji perusahaan, mesin tersebut diklaim mampu menghasilkan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 24 kilometer untuk satu liter bensin.
Sebelumnya, Suzuki juga telah memiliki mobil mungil yang diimpor dari negeri Bollywood. Hadir pada Juni 2015, Celerio sempat menyita perhatian konsumen. Meski demikian, pabrikan harus menghentikan penjualan mobil di awal 2017.
Melalui keterangan resmi yang diterima TrenOto, Suzuki menegaskan pihaknya akan fokus pada kendaraan elektrifikasi. Karena itu, pihaknya memilih untuk tak lagi melakukan produksi dan menjual Karimun Wagon R di Indonesia.
“Kami sedang bersiap untuk mengenalkan kendaraan elektrifikasi kepada masyarakat. Namun, kami juga harus jeli melihat daya beli masyarakat Indonesia secara umum saat ini. Untuk itu, dengan berbagai pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak, Suzuki akan masuk ke era elektrifikasi melalui teknologi hybrid,” kata Shodiq Wicaksono, Managing Director Suzuki Indonesia.
Pengembangan teknologi hybrid oleh Suzuki diklaim sebagai langkah awal perusahaan untuk memperkenalkan teknologi elektrifikasi dan siap mengembangkan kendaraan ramah lingkungan secara bertahap.
“Dengan berat hati kami harus menghentikan produksi Karimun Wagon R untuk pasar dalam negeri. Namun, kami akan menghadirkan kendaraan elektrifikasi untuk konsumen setia Suzuki dalam waktu yang tidak lama lagi,” tutupnya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
13 Mei 2026, 14:45 WIB
09 April 2026, 18:06 WIB
31 Maret 2026, 07:00 WIB
27 Maret 2026, 09:00 WIB
25 Maret 2026, 07:32 WIB
Terkini
17 Mei 2026, 21:00 WIB
Hyundai mengaku enggan menaikkan harga mobil baru mereka meski banyak rintangan menghadang pasar otomotif
17 Mei 2026, 20:56 WIB
MotoGP Catalunya 2026 berlangsung dramatis, bendera merah dikibarkan dua kali dan tiga pembalap gagal finish
17 Mei 2026, 17:00 WIB
Perlahan alami pemulihan, penjualan mobil di Indonesia secara retail April 2026 berhasil tembus 75.730 unit
17 Mei 2026, 14:54 WIB
Ajang Toyota GR Car Meet 2026 berhasil membuktikan bahwa industri otomotif dan modifikasi Indonesia berkembang
17 Mei 2026, 11:17 WIB
Toyota GR Car Meet 2026 menjadi ajang festival mobil terbesar di Indonesia dengan melibatkan banyak pihak
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta