Suzuki e Sky Debut, EV Mungil Amunisi Lawan BYD Racco
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki menghentikan produksi Karimun Wagon R untuk pasar Indonesia, siapa yang akan menjadi penggantinya?
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Setelah menghadirkan tiga generasi, Suzuki akhirnya menghentikan produksi Karimun Wagon R untuk pasar Indonesia. Meski demikian, mobil Low Cost Green Car (LCGC) tersebut masih memenuhi kebutuhan ekspor.
Lalu model apa yang akan menggantikan mobil mungil tersebut?
Sebelumnya beredar kabar pabrikan mobil asal Jepang itu akan meluncurkan S-Presso sebagai pengganti Karimun Wagon R. Hal ini tak terlepas dari dimensi kendaraan dan desain yang serupa.
Kabar ini beredar setelah situs Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham memuat data tersebut. Tertera nama S-Presso yang telah didaftarkan dengan nomor permohonan DID2021020609 oleh Suzuki Motor Corporation sejak 25 Maret 2021.
Telah hadir di beberapa negara Asia seperti India dan Filipina, S-Presso memiliki panjang 3.565 mm, lebar 1.520 mm serta tinggi 1.565 mm. Dimensi ini serupa dengan Karimun Wagon R karena memiliki panjang 3.635 mm, lebar 1.475 mm dan tinggi 1.670 mm.
Meski demikian, ground clearance yang dimiliki lebih tinggi dibandingkan Karimun Wagon R, yakni 180 mm.
Dari sisi jantung pacu, mobil berlambang huruf S ini disematkan mesin 1.000 cc berkode K-10B. Dari hasil uji perusahaan, mesin tersebut diklaim mampu menghasilkan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 24 kilometer untuk satu liter bensin.
Sebelumnya, Suzuki juga telah memiliki mobil mungil yang diimpor dari negeri Bollywood. Hadir pada Juni 2015, Celerio sempat menyita perhatian konsumen. Meski demikian, pabrikan harus menghentikan penjualan mobil di awal 2017.
Melalui keterangan resmi yang diterima TrenOto, Suzuki menegaskan pihaknya akan fokus pada kendaraan elektrifikasi. Karena itu, pihaknya memilih untuk tak lagi melakukan produksi dan menjual Karimun Wagon R di Indonesia.
“Kami sedang bersiap untuk mengenalkan kendaraan elektrifikasi kepada masyarakat. Namun, kami juga harus jeli melihat daya beli masyarakat Indonesia secara umum saat ini. Untuk itu, dengan berbagai pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak, Suzuki akan masuk ke era elektrifikasi melalui teknologi hybrid,” kata Shodiq Wicaksono, Managing Director Suzuki Indonesia.
Pengembangan teknologi hybrid oleh Suzuki diklaim sebagai langkah awal perusahaan untuk memperkenalkan teknologi elektrifikasi dan siap mengembangkan kendaraan ramah lingkungan secara bertahap.
“Dengan berat hati kami harus menghentikan produksi Karimun Wagon R untuk pasar dalam negeri. Namun, kami akan menghadirkan kendaraan elektrifikasi untuk konsumen setia Suzuki dalam waktu yang tidak lama lagi,” tutupnya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
09 Agustus 2026, 13:55 WIB
08 Agustus 2026, 23:50 WIB
Terkini
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana
25 Agustus 2026, 08:57 WIB
Eneos NXP berkolaborasi dengan HiTEQ untuk menggelar touring bertemakan Ride Merah Putih pada Hari Kemerdekaan
24 Agustus 2026, 18:54 WIB
FIFGroup rayakan hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan cara melakukan perjalanan panjang dan bermakna
24 Agustus 2026, 18:22 WIB
Avatr 07L siap menjadi rival setara buat Denza, tawarkan kendaraan premium ramah lingkungan di Indonesia
24 Agustus 2026, 09:00 WIB
Pergeseran minat pelaku usaha menuju kendaraan elektrifikasi, khususnya hybrid, sudah mulai terlihat
24 Agustus 2026, 06:20 WIB
Untuk bisa nyaman menggunakan kendaraan pribadi di Ibu Kota, Ikuti aturan Ganjil Genap Jakarta hari ini