GT Radial Champiro SX-R Dukung Ajang Balap Mobil di Mandalika

GT Radial Champiro SX-R ditunjuk menjadi official tire partner di ajang balap mobil OMR di Mandalika

GT Radial Champiro SX-R Dukung Ajang Balap Mobil di Mandalika

KatadataOTO – GT Radial sebagai ban resmi ajang balap mobil OMR (One Make Race) di sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Akan ada lima seri balapan sepanjang 2025.

Adapun gelaran tersebut merupakan kolaborasi antara GT Radial, Subaru Indonesia dan Max Motorsport. Mengawali rangkaian kegiatan bernama Subaru BRZ Super Series (SBSS), akan dilakukan Shakedown pada 30 – 31 Januari 2025.

Balap mobil sport asal Jepang ini nantinya akan menggunakan GT Radial UHP (Ultra High Performance) Champiro SX-R. Lalu ukuran ban sendiri 225/45 R17.

Disebutkan bahwa kerja sama berbagai pihak menjadi bukti kualitas produk. Tidak hanya memenuhi kebutuhan jalan raya, juga mampu menaklukkan tantangan di dunia balap.

GT Radial
Photo : Istimewa

Lebih jauh dikatakan jika partisipasi GT Radial adalah mewujudkan komitmen dalam mendukung dunia balap nasional. Selain itu memberikan pengalaman berkendara secara optimal pada para pengguna.

“Kerja sama strategis ini menjadi momentum penting yang mempertemukan merek-merek dengan dedikasi tinggi terhadap performa, inovasi dan motorsport,” ujar Leonard Gozali, Head of Marketing Division PT Gajah Tunggal, Tbk dalam siaran pers (31/01).

Kemudian pada sesi Shakedown menjadi tahapan penting guna menguji performa dan durabilitas kendaraan secara menyeluruh. Mulai mesin, transmisi, kaki-kaki, rem, oli hingga ban.

Sesi uji coba yang dilakukan pekan ini digunakan memastikan semua komponen bekerja dengan baik. Lalu feedback dari para pembalap juga penting untuk menentukan tata cara pelaksanaan kompetisi.

Max Motorsport sebagai penyelenggara menyebut, ajang balap OMR SSS merupakan komitmen bersama untuk membangun ekosistem motorsport Tanah Air.

GT Radial Champiro SX-R sendiri dipilih karena memiliki desain balap dan grip tinggi. Responsivitas produk juga presisi di berbagai kondisi lintasan.

GT Radial
Photo : Istimewa

Dibuat menggunakan kompon racing dan Tread Asimetris yang diperkuat, membuat produk ini banyak digunakan di kegiatan balap nasional hingga internasional.

Dilahirkan sebagai ban nan fokus dikembangkan untuk ajang adu kebut, Champiro SX-R dibubuhi kode W. Artinya produk andalan GT Radial mampu dipacu hingga kecepatan maksimal 270 kilometer per jam.

Keunggulan lain adalah mampu untuk menjaga temperatur sepanjang balap. Sehingga untuk bermanuver di tikungan atau trek lurus, performa tetap optimal.


Terkini

mobil
All-Terrain Circuit Experience BYD

Sirkuit All-Terrain BYD Tawarkan Pengalaman Unik Buat Pengunjung

BYD hadirkan Sirkuit All-Terrain untuk membuktikan ketangguhan teknologi kendaraan listrik yang mereka kembangkan

mobil
MotoGP

Penjelasan Aturan Restart Motor di MotoGP, Berlaku Tahun Ini

FIM menetapkan aturan baru terkait prosedur menyalakan motor pasca kecelakaan di tengah balapan MotoGP

otosport
MotoGP 2027

Kata Rossi Soal Peraturan MotoGP 2027, Tetap Andalkan Ducati

Valentino Rossi percaya Desmosedici milik Ducati masih akan kompetitif usai peraturan MotoGP 2027 dijalankan

mobil
Mobil Listrik

Insiden Mobil Listrik Terbakar saat Diparkir, Ini Analisanya

Insiden mobil listrik terbakar tidak semata-mata disebabkan oleh baterai, berikut analisa EVSafe Indonesia

mobil
Toyota Innova Zenix

Susul Avanza, Harga Toyota Innova Zenix Naik di Awal Tahun

Menurut informasi yang dihimpun, Toyota Innova Zenix paling murah dipasarkan dengan banderol Rp 437,3 jutaan

mobil
Harga Hyundai Ioniq 5

Harga Hyundai Ioniq 5 Naik Rp 81 Juta di Pertengahan Januari 2026

Harga Hyundai Ioniq 5 langsung terkerek tinggi dibandingkan tahun lalu, sehingga bisa memberatkan konsumen

mobil
Mobil listrik MG

Tahun Baru, MG Tawarkan Promo Menarik Dua Produk Unggulan

MG Motor Indonesia menggelar program penawaran menarik untuk konsumen setia di Tanah Air di awal 2026

mobil
Insentif Otomotif

Airlangga Ungkap Tengah Kaji Insentif Otomotif di 2026

Airlangga mengaku tengah melakukan evaluasi insentif otomotif untuk di 2026 agar industri bisa tetap berjalan