Fitur Suzuki Ertiga Hybrid Cocok untuk Konsumen di Indonesia

Fitur Suzuki Ertiga Hybrid diklaim sudah disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan yang ingin mobil hemat bahan bakar

Fitur Suzuki Ertiga Hybrid Cocok untuk Konsumen di Indonesia
Adi Hidayat

TRENOTO – Belakangan kendaraan jenis LMPV (Low Multi Purpose Vehicle) sudah dilengkapi oleh beberapa teknologi canggih untuk memudahkan masyarakat mengendalikan kendaraannya. Toyota misalnya, mereka telah menyematkan teknologi Toyota Safety Sense pada Avanza dan Veloz.

Selain teknologi tersebut, mereka juga sudah menyematkan transmisi CVT sehingga kenyamanan berkendara menjadi lebih baik. Tidak mengherankan bila angka penjualan kendaraan keduanya langsung melesat.

Namun PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memiliki pendapat sedikit berbeda. Mereka mengklaim memiliki studi tersendiri dan hasilnya, fitur-fitur canggih tersebut justru belum dibutuhkan oleh pelanggannya.

Photo : Trenoto

“Kami menerapkan berdasarkan studi konsumen. Jadi semua ada plus minusnya dan fitur di Suzuki Ertiga Hybrid ini adalah yang diinginkan pelanggan kami,” ungkap Donny Saputra, 4W Marketing Director PT SIS beberapa waktu lalu.

Menurutnya, konsumen Suzuki Ertiga lebih menginginkan fitur yang dapat dinikmati sehari-hari. Karena itulah mereka cukup selektif dalam menentukan penyematan fitur kendaraan.

“Belakangan ini, harga BBM tinggi sehingga operation cost menjadi sangat penting bagi pelanggan. Oleh karena itu kami menyematkan teknologi hybrid yang tentunya lebih hemat bahan bahar ketimbang teknologi konvensional,” terangnya.

Photo : Trenoto

Ia menampik bahwa fitur keselamatan Suzuki Ertiga tidak selengkap kompetitornya. Menurutnya perlindungan sudah baik karena telah memiliki beberapa fitur baru seperti ESP, Hill Hold Control, Grear Shift Indicator, autolight with Guide Me Light serta Dual SRS Airbags, ABS+EBD, ISOFIX hingga platform Heartect.

“Suzuki Ertiga Hybrid sudah memiliki standar keselamatan yang cukup baik. Oleh karenanya kami melakukan pengembangan pada fitur-fitur lain dan bisa dinikmati sehari-hari,” tegasnya kemudian.

Suzuki Ertiga Hybrid resmi meluncur pada 10 Juni 2022. Mobil ini telah dibekali oleh teknologi Suzuki Smart Hybrid yang terdiri dari 2 komponen baru sebagai pendamping mesin pembakaran yaitu ISG (Integrated Starter Generator) dan Lithium-Ion Battery.

Kombinasi keduanya diklaim mampu menghasilkan konsumsi bahan bakar lebih efisien dibanding teknologi konvensional.

Daftar Harga Suzuki Ertiga

  • Ertiga Hybrid Sport AT Rp292.3 juta
  • Ertiga Sport Hybrid Sport MT Rp281.3 juta
  • Ertiga Hybrid GX AT Rp281.3 juta
  • Ertiga Hybrid GX MT Rp270.3 juta
  • Ertiga GL AT Rp295.5 juta
  • Ertiga GL MT Rp248.5 juta
  • Ertiga GA MT Rp225.1 juta

Terkini

mobil
Changan Nevo Q05

Penjualan Changan di Indonesia Agustus 2026, Persaingan Ketat

Changan mencatatkan penjualan retail 305 unit sepanjang periode 2026, masih berusaha naik di Agustus 2026

mobil
BYD Atto 2

BYD Atto 2 Terdaftar di Indonesia, Versi Terbarunya Debut

Belum kunjung hadir di RI, BYD Atto 2 versi baru diperkenalkan di negara asalnya dengan sejumlah penyegaran

news
SIM Keliling Bandung

Jangan Salah 2 Lokasi SIM Keliling Bandung 22 September 2026

SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi untuk mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang

news
Ganjil genap Jakarta

Puluhan Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 22 September 2026

Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan panjang terutama pada jam-jam sibuk

mobil
Daihatsu

Peminat Mobil Daihatsu Bertumbuh 9,1 Persen saat Pasar Lesu

Menurut catatan, Daihatsu berhasil meniagakan hingga 97 ribu mobil baru sejak Januari hingga Agustus 2026

mobil
Hyundai

Hyundai dan Shell Kembali Berkolaborasi Layani Konsumen

Hyundai dan Shell resmi melanjutkan kerja sama di Indonesia, untuk memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan

review
Toyota Lan Cruiser

Toyota Land Cruiser 300 HEV, Test di Medan Mini Dakar

KatadataOTO berkesempatan untuk menguji kemampuan SUV mewah Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV di Gumuk Pasir

mobil
Industri komponen

EV Menjamur, Nyawa Industri Komponen Masih 20 Tahun Lagi

Tingginya jumlah mobil bensin yang beredar, bisa membuat industri komponen bisa terus bertahan cukup lama