Test Drive Toyota Veloz Hybrid, Pilihan Buat yang Males Ngecharge
23 September 2026, 17:49 WIB
Toyota menargetkan angka ekspor kumulatif 3 juta unit tahun ini, sudah terealisasi 2,8 juta unit per 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Toyota masih memimpin jumlah ekspor kendaraan roda empat di Indonesia sepanjang 2024 di tengah beragam tantangan ekonomi. Dari keseluruhan 472.194 unit, sebanyak 276 ribu di antaranya merupakan kontribusi Toyota.
Angka tersebut diklaim mengalami penurunan jika dibandingkan dari periode yang sama di 2023 yakni 290 ribu. Pihak Toyota mengungkapkan permintaan sempat berkurang karena sejumlah kondisi di pasar global.
Namun capaian tersebut masih positif dengan ekspor lini elektrifikasi Toyota yang meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2023 angkanya adalah 8.700 unit, kemudian naik hampir 111 persen menjadi 18.700 unit di 2024.
“Jadi tidak sia-sia pemerintah memberikan tambahan insentif mobil hybrid di domestik. Karena rupanya bisa mendorong ekspor juga,” kata Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT TMMIN (Toyota Motor Manufacturing Indonesia) di Jakarta, Selasa (18/03).
Dia menegaskan Toyota akan terus ekspor ke berbagai negara termasuk yang di Timur Tengah dan juga Asia Tenggara. Kemudian Toyota memiliki target untuk mencapai angka ekspor kumulatif tiga juta unit pada 2025.
Sebelumnya, diketahui total ekspor Toyota Brand ke hampir 100 negara sejak 1987 secara keseluruhan berhasil tembus angka 2.520.754 unit per Oktober 2023.
Sementara per 2025, Bob menegaskan angka ekspor Toyota secara kumulatif sudah tembus 2,8 juta unit. Artinya perlu dikejar 200 ribu unit lagi untuk mencapai target tersebut di akhir tahun ini.
“Di Januari sampai Februari, ekspor (Toyota) 39 ribu, kurang lebih 60 persen dari ekspor otomotif Indonesia. Insya Allah tahun ini kita akan mencapai tiga juta ekspor,” kata Bob.
Bicara soal model yang bakal banyak berkontribusi, pihaknya berharap capaian ekspor lini elektrifikasi Toyota yakni Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid bisa terus meningkat dan lampaui perolehan tahun lalu.
Apalagi Toyota sendiri menilai permintaan di pasar global sekarang cenderung ke arah HEV (Hybrid Electric Vehicle) karena dinilai praktis, dan infrastrukturnya sudah terbentuk.
“Kemarin kan 18 ribuan ya, tahun ini lebih dari 20 ribu (targetnya), ada peningkatan. Kita target di 2030 itu 50 persen (ekspor) sudah hybrid semua dari Indonesia,” tegas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 17:49 WIB
21 September 2026, 15:43 WIB
02 September 2026, 15:00 WIB
02 September 2026, 07:00 WIB
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Terkini
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota