Penjualan Mobil Februari 2026 Terdongkrak Permintaan Fleet
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Toyota menargetkan angka ekspor kumulatif 3 juta unit tahun ini, sudah terealisasi 2,8 juta unit per 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Toyota masih memimpin jumlah ekspor kendaraan roda empat di Indonesia sepanjang 2024 di tengah beragam tantangan ekonomi. Dari keseluruhan 472.194 unit, sebanyak 276 ribu di antaranya merupakan kontribusi Toyota.
Angka tersebut diklaim mengalami penurunan jika dibandingkan dari periode yang sama di 2023 yakni 290 ribu. Pihak Toyota mengungkapkan permintaan sempat berkurang karena sejumlah kondisi di pasar global.
Namun capaian tersebut masih positif dengan ekspor lini elektrifikasi Toyota yang meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2023 angkanya adalah 8.700 unit, kemudian naik hampir 111 persen menjadi 18.700 unit di 2024.
“Jadi tidak sia-sia pemerintah memberikan tambahan insentif mobil hybrid di domestik. Karena rupanya bisa mendorong ekspor juga,” kata Bob Azam, Wakil Presiden Direktur PT TMMIN (Toyota Motor Manufacturing Indonesia) di Jakarta, Selasa (18/03).
Dia menegaskan Toyota akan terus ekspor ke berbagai negara termasuk yang di Timur Tengah dan juga Asia Tenggara. Kemudian Toyota memiliki target untuk mencapai angka ekspor kumulatif tiga juta unit pada 2025.
Sebelumnya, diketahui total ekspor Toyota Brand ke hampir 100 negara sejak 1987 secara keseluruhan berhasil tembus angka 2.520.754 unit per Oktober 2023.
Sementara per 2025, Bob menegaskan angka ekspor Toyota secara kumulatif sudah tembus 2,8 juta unit. Artinya perlu dikejar 200 ribu unit lagi untuk mencapai target tersebut di akhir tahun ini.
“Di Januari sampai Februari, ekspor (Toyota) 39 ribu, kurang lebih 60 persen dari ekspor otomotif Indonesia. Insya Allah tahun ini kita akan mencapai tiga juta ekspor,” kata Bob.
Bicara soal model yang bakal banyak berkontribusi, pihaknya berharap capaian ekspor lini elektrifikasi Toyota yakni Kijang Innova Zenix Hybrid dan Yaris Cross Hybrid bisa terus meningkat dan lampaui perolehan tahun lalu.
Apalagi Toyota sendiri menilai permintaan di pasar global sekarang cenderung ke arah HEV (Hybrid Electric Vehicle) karena dinilai praktis, dan infrastrukturnya sudah terbentuk.
“Kemarin kan 18 ribuan ya, tahun ini lebih dari 20 ribu (targetnya), ada peningkatan. Kita target di 2030 itu 50 persen (ekspor) sudah hybrid semua dari Indonesia,” tegas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Maret 2026, 09:00 WIB
10 Maret 2026, 11:00 WIB
09 Maret 2026, 07:14 WIB
08 Maret 2026, 13:00 WIB
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Terkini
27 Maret 2026, 15:00 WIB
2,3 juta kendaraan diklaim sudah kembali ke Ibu Kota dan jumlahnya akan terus meningkat jelang akhir pekan
27 Maret 2026, 11:00 WIB
One way lokal di tol Trans Jawa mulai dilaksanakan guna kurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak pagi
27 Maret 2026, 09:00 WIB
Permintaan fleet untuk kendaraan niaga jadi salah satu faktor pendorong penjualan mobil di Februari 2026
27 Maret 2026, 07:31 WIB
Salah satu yang dilakukan Veda Ega Pratama adalah dengan bermain game MotoGP demi mengenali karakteristik COTA
27 Maret 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, fasilitas SIM keliling Jakarta masih melayani permohonan perpanjangan masa berlaku SIM
27 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan saat akhir pekan untuk atasi kemacetan lalu lintas
27 Maret 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dioperasikan demi melayani masyarakat di Kota Kembang
26 Maret 2026, 20:07 WIB
Meningkatnya harga BBM karena perang Iran, mendorong masyarakat beralih menggunakan mobil listrik saat ini