Sudah Terdaftar, Suzuki Tanggapi Kehadiran e Sky di RI
25 September 2026, 17:23 WIB
Pandemi Covid-19, ekspor Suzuki Indonesia meningkat 34 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Tak hanya penjualan domestik, Suzuki Indonesia juga fokus pada peningkatan distribusi ekspor ke beberapa negara. Tercatat peningkatan ekspor Suzuki Indonesia di Januari hingga Oktober 2021 berhasil mencapai 34 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dari data yang dipaparkan, Suzuki XL7 berhasil berkontribusi 39 persen untuk kategori Completely Build Up (CBU). Sedangkan untuk kategori Completely Knock Down (CKD), Karimun Wagon R menjadi pendorong peningkatan ekspor tertinggi dengan kontribusi mencapai 95 persen.
Sepanjang Januari hingga Oktober 2021, pabrikan otomotif asal Jepang tersebut berhasil melakukan ekspor ke 49 negara di Asia, Timur Tengah, Amerika Selatan, Oseania, hingga Afrika.
“Peningkatan angka ekspor Suzuki memperlihatkan mulai pulihnya pasar otomotif dunia, terutama negara-negara tujuan ekspor mobil unggulan kami, seperti XL7 dan Karimun Wagon R. Pakistan, Vietnam, Filipina, Thailand, dan Meksiko adalah beberapa negara yang memiliki permintaan tinggi terhadap kendaraan Suzuki,” kata Apriyanto, Production Planning Control Assistant to Dept Head PT Suzuki Indomobil Motor (SIM).
Melihat tren positif tersebut, Suzuki memiliki target distribusi ke 52 negara hingga akhir tahun 2021. Adapun mobil kategori CBU yang diekspor yaitu APV, New Carry, All New Ertiga dan XL7. Sedangkan ekspor kategori CKD meliputi Ertiga, Carry, dan Karimun Wagon R.
Untuk ekspor CBU, periode Januari hingga Oktober 2021 peningkatan yang terjadi mencapai 9 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Selain mobil, Suzuki juga mengekspor sepeda motor. Selama 10 bulan, terdapat tiga model unggulan yang memiliki kontribusi terbesar, yaitu Satria F150 sebesar 62,6 persen, NEX II sebesar 11,9 persen, dan Address UK110 sebesar 7,2 persen.
Tak hanya itu, Suzuki juga melakukan ekspor GSX Series ke negara-negara di benua Eropa seperti, Jerman, Belgia, Perancis, dan Italia. Saat ini, sepeda motor Suzuki sudah diekspor ke 35 negara.
“Saat kinerja industri otomotif nasional sempat melandai di saat pandemi Covid-19, ekspor menjadi salah satu lini penjualan yang membantu kami bertahan. Kami harap penjualan ekspor mencapai target yang telah kami tetapkan baik dalam hal jumlah unit maupun daftar negara tujuan. Sehingga akan berdampak positif terhadap pemulihan pasar otomotif,” tutup Apriyanto.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 September 2026, 17:23 WIB
17 September 2026, 22:00 WIB
17 September 2026, 13:00 WIB
12 September 2026, 08:14 WIB
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Terkini
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif