Ketua Umum Suzuki Karimun Club Indonesia Dikukuhkan di IIMS 2026
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Pandemi Covid-19, ekspor Suzuki Indonesia meningkat 34 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu
Oleh Dian Tami Kosasih
TRENOTO – Tak hanya penjualan domestik, Suzuki Indonesia juga fokus pada peningkatan distribusi ekspor ke beberapa negara. Tercatat peningkatan ekspor Suzuki Indonesia di Januari hingga Oktober 2021 berhasil mencapai 34 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dari data yang dipaparkan, Suzuki XL7 berhasil berkontribusi 39 persen untuk kategori Completely Build Up (CBU). Sedangkan untuk kategori Completely Knock Down (CKD), Karimun Wagon R menjadi pendorong peningkatan ekspor tertinggi dengan kontribusi mencapai 95 persen.
Sepanjang Januari hingga Oktober 2021, pabrikan otomotif asal Jepang tersebut berhasil melakukan ekspor ke 49 negara di Asia, Timur Tengah, Amerika Selatan, Oseania, hingga Afrika.
“Peningkatan angka ekspor Suzuki memperlihatkan mulai pulihnya pasar otomotif dunia, terutama negara-negara tujuan ekspor mobil unggulan kami, seperti XL7 dan Karimun Wagon R. Pakistan, Vietnam, Filipina, Thailand, dan Meksiko adalah beberapa negara yang memiliki permintaan tinggi terhadap kendaraan Suzuki,” kata Apriyanto, Production Planning Control Assistant to Dept Head PT Suzuki Indomobil Motor (SIM).
Melihat tren positif tersebut, Suzuki memiliki target distribusi ke 52 negara hingga akhir tahun 2021. Adapun mobil kategori CBU yang diekspor yaitu APV, New Carry, All New Ertiga dan XL7. Sedangkan ekspor kategori CKD meliputi Ertiga, Carry, dan Karimun Wagon R.
Untuk ekspor CBU, periode Januari hingga Oktober 2021 peningkatan yang terjadi mencapai 9 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Selain mobil, Suzuki juga mengekspor sepeda motor. Selama 10 bulan, terdapat tiga model unggulan yang memiliki kontribusi terbesar, yaitu Satria F150 sebesar 62,6 persen, NEX II sebesar 11,9 persen, dan Address UK110 sebesar 7,2 persen.
Tak hanya itu, Suzuki juga melakukan ekspor GSX Series ke negara-negara di benua Eropa seperti, Jerman, Belgia, Perancis, dan Italia. Saat ini, sepeda motor Suzuki sudah diekspor ke 35 negara.
“Saat kinerja industri otomotif nasional sempat melandai di saat pandemi Covid-19, ekspor menjadi salah satu lini penjualan yang membantu kami bertahan. Kami harap penjualan ekspor mencapai target yang telah kami tetapkan baik dalam hal jumlah unit maupun daftar negara tujuan. Sehingga akan berdampak positif terhadap pemulihan pasar otomotif,” tutup Apriyanto.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 17:00 WIB
14 Februari 2026, 13:03 WIB
12 Februari 2026, 09:00 WIB
11 Februari 2026, 17:00 WIB
11 Februari 2026, 10:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara
16 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta ditiadakan dua hari untuk menyambut libur Imlek yang berlangsung hari ini dan besok.
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung