Vinfast Gelar Kompetisi Desain dengan Total Hadiah Rp 1,3 Miliar
06 Oktober 2025, 08:00 WIB
Edisi spesial Lamborghini Countach LPI 800-4 dikritik dan direka ulang oleh desainer mobil ternama yang menganggapnya kurang pas
Oleh Arie Prasetya
TRENOTO – Edisi spesial Lamborghini Countach LPI 800-4 baru-baru ini diluncurkan. Model ini dibuat sebagai sebuah edisi penghormatan pada model mereka yang melegenda di era 70-90an yakni Lamborghini Countach.
Sekilas tentang Countach, mobil ini pertama kali dijual pada 1974 hingga terakhir 1990. Total 1.983 unit diproduksi di Sant'Agata Bolognese. Model prototypenya Countach LP500 didesain oleh Marcello Gandini sementara versi produksi oleh Paolo Stanzi plus edisi 25 tahun oleh Horacio Pagani yang merupakan founder dari pabrikan mobil sport ternama Pagani.
Edisi spesial Lamborghini Countach LPI 800-4 sendiri dibuat dari basis yang sama dengan Lamborghini Sian. Mobil bertenaga mid-engine hybrid-electric ini telah dipesan 112 unit sejak diluncurkan pada 14 Agustus 2021.
Memang, meluncurkan sebuah mobil dengan tujuan penghormatan pada model legendaris selalu mengundang kontroversi. Kritik tentu mampir pada Countach LPI 800-4 dan yang menarik datangnya dari seorang desainer otomotif ternama serta berpengalaman Frank Stephenson.
Pria Amerika kelahiran Marocco ini menyebutkan seharusnya Lamborghini bisa mendesain Countach LPI 800-4 yang dibanderol 2.64 juta dollar (sekitar Rp 37.6 miliar) lebih baik dari tampilannya saat ini. Dalam video Youtube di akun pribadinya, Stephenson mengawali kritiknya dari tampilan depan.
Menurutnya gap antara kedua headlamp terlalu jauh dan ia menyarankan sejatinya bisa dibuat lebih menyudut. Bahkan jika tidak terbentur aturan yang berlaku saat ini, Stephenson bakal melengkapi Countach LPI 800-4 dengan lampu pop-up.
Beralih ke samping, desainer yang pernah bekerja untuk BMW, Mini, Fiat, Ferrari and McLaren ini ternyata cukup menyukai desain yang ada. Hanya saja ia ingin Lamborghini bisa mendesainnya dengan bentuk yang lebih konvensional tak berbeda dibanding milik Countach terdahulu.
Stephenson kemudian mendesain ulang bilah dibelakang jenderla samping. Tak ketinggalan ia juga melengkapi supercar ini dengan sayap belakang yang aktif.
Ubahan yang dibayangkan selanjutnya adalah mengurangi overhang depan, lengkungan roda lebih rapat, bagian buritan lebih tegak plus knalpot quad dan melengkapi bar lampu LED mengitari pinggiran lampu belakang. Semua idenya ini dipercaya Stephenson menjadikan sebuah penghormatan yang sempurna bagi Countach.
Sampai berita ini dibuat, Lamborghini belum memberikan tanggapan, model tribut to Countach tetap jalan terus. Mobil yang memiliki sumber tenaga ganda dari mesin 770 hp plus motor elektrik 34 hp ini akan diantarkan ke pemesannya pada awal 2022.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Oktober 2025, 08:00 WIB
21 Mei 2025, 13:00 WIB
03 Oktober 2024, 17:00 WIB
27 September 2024, 22:00 WIB
27 April 2023, 18:00 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara