Toyota Yaris Cross Punya Varian Baru, Tampil Makin Sporti
04 Desember 2025, 09:00 WIB
TKDN Toyota Yaris Cross sampai 80 persen, sementara 20 persen sisanya karena memakai baterai dari Jepang
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Toyota Yaris Cross baru saja diperkenalkan buat pasar Indonesia pada Senin (15/5). Mobil anyar tersebut mengisi lini medium SUV (Sport Utility Vehicle) pabrikan asal Jepang.
Kehadirannya diharapkan bisa berkontribusi dalam usaha pengurangan gas karbon. Sebab kendaraan roda empat mereka mendapat opsi mesin hybrid.
Kendati demikian, model tersebut ternyata diproduksi di Tanah Air. Bahkan TKDN Toyota Yaris Cross mencapai 80 persen.
Hal tersebut dikatakan oleh Henry Tanoto, Presiden Direktu PT TAM (Toyota Astra Motor) saat peluncuran di Jakarta kemarin. Dia mengatakan pihaknya ingin menghadirkan mobil ramah lingkungan dengan harga terjangkau.
“Ini mobil hybrid kita yang TKDN-nya sekitar 80 persen,” ujar Henry.
Di sisi lain Bob Azam selaku Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN mengaminkan perkataan Henry. Dia menuturkan hampir seluruh komponen Toyota Yaris Cross sudah dibuat di dalam negeri.
Namun baterainya masih impor dari Jepang. Akan tetapi assembly penampung daya itu dilakukan secara lokal.
“Mesinnya sudah dibikin di sini, tinggal baterainya saja, kita pakai penampung daya hybrid 0.7 kwh,” katanya.
Bob mengungkapkan kalau memang lokalisasinya cukup tinggi. Sehingga memberi efek positif buat mobil barunya.
Di sisi lain Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT TAM (Toyota Astra Motor) mengaku pihaknya menargetkan penjualan Toyota Yaris Cross mencapai 1.800 unit.
“Mobil ini ada di segmen SUV medium 5 seater. Kita berharap dengan masuknya Yaris Cross mendapatkan porsi cukup kuat. Semoga dari permintaan masyarakat bisa jual kira-kira di 1.500 - 1.800 unit,” ungkap Anton.
Anton percaya diri masyarakat bakal memiliki minat yang tinggi buat produknya. Untuk itu pihaknya sudah mengantisipasi agar indennya tidak terlalu lama.
“Jangan seperti kemarin produksinya 20-30 persen (mobil hybrid). Minimal 50 persen ke atas, jadi nanti kita lihat permintaannya, mudah-mudahan bisa menyesuaikan,” pungkas Anton.
Sebagai informasi Toyota Yaris Cross dibekali dua pilihan mesin. Pertama Jantung pacu hybrid berkode 2NR-VEX, berkubikasi 1.500 cc empat silinder segaris VVT-i.
Rancangannya mampu menyemburkan daya sampai 89 hp serta torsi puncak 121 Nm. Lalu ditunjang dinamo listrik bertenaga 79 hp sama torsi 141 Nm.
Sementara mesin bensinnya memiliki kode 2NR-VE. Khusus dapur pacu ini memuntahkan daya 104 hp dan torsi puncak 138 Nm.
Seluruh tenaganya disalurkan ke dua roda depan melalui transmisi CVT pada versi hybrid. Opsi manual lima percepatan hanya tersedia di mesin bensin.
Produk baru dari pabrikan asal negeri Sakura ini memang belum dipasarkan. Namun harga Toyota Yariss Cross berkisar di angka Rp300 sampai Rp400 jutaan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 Desember 2025, 09:00 WIB
16 Oktober 2025, 09:00 WIB
06 Agustus 2025, 16:00 WIB
21 Mei 2025, 17:00 WIB
25 November 2024, 13:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika