Diproduksi Lokal, TKDN Toyota Yaris Cross Sampai 80 Persen

TKDN Toyota Yaris Cross sampai 80 persen, sementara 20 persen sisanya karena memakai baterai dari Jepang

Diproduksi Lokal, TKDN Toyota Yaris Cross Sampai 80 Persen

TRENOTOToyota Yaris Cross baru saja diperkenalkan buat pasar Indonesia pada Senin (15/5). Mobil anyar tersebut mengisi lini medium SUV (Sport Utility Vehicle) pabrikan asal Jepang.

Kehadirannya diharapkan bisa berkontribusi dalam usaha pengurangan gas karbon. Sebab kendaraan roda empat mereka mendapat opsi mesin hybrid.

Kendati demikian, model tersebut ternyata diproduksi di Tanah Air. Bahkan TKDN Toyota Yaris Cross mencapai 80 persen.

Photo : TrenOto

Hal tersebut dikatakan oleh Henry Tanoto, Presiden Direktu PT TAM (Toyota Astra Motor) saat peluncuran di Jakarta kemarin. Dia mengatakan pihaknya ingin menghadirkan mobil ramah lingkungan dengan harga terjangkau.

“Ini mobil hybrid kita yang TKDN-nya sekitar 80 persen,” ujar Henry.

Di sisi lain Bob Azam selaku Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN mengaminkan perkataan Henry. Dia menuturkan hampir seluruh komponen Toyota Yaris Cross sudah dibuat di dalam negeri.

Namun baterainya masih impor dari Jepang. Akan tetapi assembly penampung daya itu dilakukan secara lokal.

“Mesinnya sudah dibikin di sini, tinggal baterainya saja, kita pakai penampung daya hybrid 0.7 kwh,” katanya.

Bob mengungkapkan kalau memang lokalisasinya cukup tinggi. Sehingga memberi efek positif buat mobil barunya.

Baca Juga: Spesifikasi Toyota Yaris Cross Penantang Suzuki Grand Vitara

Di sisi lain Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT TAM (Toyota Astra Motor) mengaku pihaknya menargetkan penjualan Toyota Yaris Cross mencapai 1.800 unit.

“Mobil ini ada di segmen SUV medium 5 seater. Kita berharap dengan masuknya Yaris Cross mendapatkan porsi cukup kuat. Semoga dari permintaan masyarakat bisa jual kira-kira di 1.500 - 1.800 unit,” ungkap Anton.

Anton percaya diri masyarakat bakal memiliki minat yang tinggi buat produknya. Untuk itu pihaknya sudah mengantisipasi agar indennya tidak terlalu lama.

“Jangan seperti kemarin produksinya 20-30 persen (mobil hybrid). Minimal 50 persen ke atas, jadi nanti kita lihat permintaannya, mudah-mudahan bisa menyesuaikan,” pungkas Anton.

Sebagai informasi Toyota Yaris Cross dibekali dua pilihan mesin. Pertama Jantung pacu hybrid berkode 2NR-VEX, berkubikasi 1.500 cc empat silinder segaris VVT-i.

Rancangannya mampu menyemburkan daya sampai 89 hp serta torsi puncak 121 Nm. Lalu ditunjang dinamo listrik bertenaga 79 hp sama torsi 141 Nm.

Photo : TrenOto

Sementara mesin bensinnya memiliki kode 2NR-VE. Khusus dapur pacu ini memuntahkan daya 104 hp dan torsi puncak 138 Nm.

Seluruh tenaganya disalurkan ke dua roda depan melalui transmisi CVT pada versi hybrid. Opsi manual lima percepatan hanya tersedia di mesin bensin.

Produk baru dari pabrikan asal negeri Sakura ini memang belum dipasarkan. Namun harga Toyota Yariss Cross berkisar di angka Rp300 sampai Rp400 jutaan.


Terkini

otosport
MotoGP 2026

Dua Rookie Lengkapi Formasi Pembalap MotoGP 2026

Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026

otosport
Julian johan

Julian Johan Bawa Misi Penting pada Rally Dakar 2026

Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko

mobil
Taksi Listrik

Pengamat Tanggapi Kecelakaan Taksi Listrik yang Kembali Terulang

Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi

mobil
Penjualan BYD

Penjualan BYD sejak Debut di RI, Sudah Pasarkan 50 Ribu Unit

Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini

mobil
BYD

BYD Gerah Desain Mobil Mereka Selalu Ditiru Kompetitor

BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri

mobil
Leapmotor

Leapmotor B10 Makin Dekat ke Indonesia, Calon Pesaing Geely EX5

Leapmotor merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang bakal masuk Indonesia melalui Indomobil Group

mobil
Mobil Cina

3 Merek Mobil Cina Ini Mulai Geser Popularitas Jepang di Inggris

Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025

motor
Motor listrik

Subsidi Motor Listrik Sudah Tidak Diharapkan Lagi pada 2026

Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026