Periklindo Akhirnya Sebut Mobil Hybrid Berhak Dapat Insentif
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
Jadi sasaran sejumlah manufaktur otomotif China, Neta mengungkapkan mengapa area Pluit terbilang potensial
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Neta bersama PT Surya Mobil Abadi mendirikan diler 3S (Sales, Service and Sparepart) baru di kawasan Pluit, Jakarta Utara. Manufaktur asal China ini melihat bahwa daerah tersebut memiliki banyak konsumen potensial.
Pihak Neta mengungkapkan sejumlah merek Tiongkok juga pilih Pluit untuk mendirikan diler. Seperti Jetour yang memilih area tersebut sebagai tempat diler pertamanya di Indonesia.
“Berdasarkan pengamatan tahun lalu, mobil listrik dari brand China penerimaannya di pasar Jakarta Utara terlebih Pluit sangat baik. Terbukti di seputar wilayah ini, sudah ada beberapa merek China,” kata Junianto Naibaho, President Director PT Surya Mobil Abadi di Jakarta Utara, Kamis (21/11).
Ia menilai ada berbagai faktor membuat Pluit jadi wilayah potensial. Salah satunya adalah komunitas sudah lebih terbentuk dibandingkan kawasan lain seperti PIK (Pantai Indah Kapuk).
“Saat kita tawarkan produk Neta jauh lebih diterima. Terbukti warga Pluit ini minimal satu tahun sekali rata-rata ke China, entah berlibur atau berbisnis,” ucap Junianto.
Bahkan calon konsumen juga diklaim sudah terlebih dulu melihat produk-produk Neta yang hadir di China. Sehingga jadi lebih familiar ketika Neta hadir di wilayah mereka.
Di masa mendatang Junianto mengungkapkan pihaknya tertarik mendirikan lebih banyak diler Neta. Meskipun masih dalam tahap survey lokasi sesuai.
“Karena ternyata dengan banyaknya brand baru masuk, kita sama-sama mencari lokasi. Sedangkan ternyata ketersediaan lokasi bisa kita pakai untuk standar ukuran Showroom terbatas sekali, kecuali ruko itu banyak,” ungkap Junianto.
Ia mengatakan masih ada banyak wilayah belum tersentuh Neta seperti di Jakarta Timur dan Bogor. Kendala utamanya saat ini adalah mencari lahan yang sesuai dengan standar dan kebutuhan Showroom.
“Memang seperti saya bilang tadi, lahan yang lebarnya 15-20 meter apalagi bentuknya sudah bangunan itu sepertinya terbatas,” tegas dia.
Bicara investasi, Junianto mengungkapkan pihaknya menggelontorkan dana kurang lebih Rp 5 miliar. Pihaknya juga menetapkan target penjualan di atas 50 unit sepanjang November dan Desember 2024.
Secara keseluruhan, pihak Neta menyebut komposisi penjualan masih didominasi oleh Neta V-II dengan persentase 70 persen. Sedangkan 30 persennya disumbangkan oleh Neta X.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
26 Oktober 2026, 17:17 WIB
23 Oktober 2026, 15:00 WIB
22 Oktober 2026, 11:00 WIB
22 Oktober 2026, 09:00 WIB
Terkini
28 Oktober 2026, 16:13 WIB
Rangkaian seri GIIAS berlanjut, kini GIIAS Makassar 2026 resmi dibuka diramaikan berbagai model elektrifikasi
28 Oktober 2026, 13:00 WIB
Komponen CVT pada motor matik perlu diperiksa secara berkala, ini gejalanya jika terjadi potensi kerusakan
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
Periklindo menilai mobil hybrid turut berkontribusi dalam pengurangan konsumsi BBM dan emisi CO2 di Indonesia
28 Oktober 2026, 09:00 WIB
Muncul wacana insentif mobil hybrid, realisasinya berpeluang menambah angka penjualan lini kendaraan HEV
28 Oktober 2026, 07:00 WIB
Kepolisian coba mengantisipasi penumpukan kendaraan di sejumlah titik saat ada Demo Mahasiswa 28 Oktober 2026
27 Oktober 2026, 21:00 WIB
Sejumlah pembalap disebut menolak untuk melakoni MotoGP Qatar 2026 pekan depan karena masalah keamanan
27 Oktober 2026, 18:59 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk menjadi pemenang dan mendulang poin sempurna di MotoGP Malaysia 2026
27 Oktober 2026, 13:00 WIB
Try Mandala Putra menjadi konsumen yang berhasil memenangkan hadiah utama Daihatsu Mid Year Surprise Deals