Daihatsu Buktikan Komitmen Efisiensi Energi, Raih Penghargaan
23 September 2026, 19:00 WIB
Astra Daihatsu Motor (ADM) mengklaim tidak terdampak krisis cip semikonduktor global yang membuat produksi kendaraan terganggu
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Krisis cip semikonduktor tidak mempengaruhi penjualan mobil-mobil Daihatsu di Indonesia. Ini dibuktikan dari produksi yang menembus level tertinggi.
Belum terdampaknya Daihatsu Indonesia terhadap krisis cip semikonduktor, diklaim karena adanya pengaturan produksi dan dukungan principal Daihatsu di Jepang. Langkah tersebut terbukti efektif untuk menjaga produksi Daihatsu di Tanah Air.
“Hingga hari ini produksi kami masih normal. Ini bisa dilihat dari hasil produksi mobil Daihatsu di bulan September yang naik signifikan bahkan hingga level 18.000-an, tertinggi di tahun ini,” ungkap Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).
Menurutnya dengan campur tangan prinsipal, alokasi untuk pasar Tanah Air bisa tetap terjaga. Selaras dengan jumlah produksi yang mengalami kenaikan cukup signifikan, pemerintah kembali menerapkan relaksasi PPnBM 100 persen hingga Desember 2021.
Hasilnya pasar kembali bergairah dan penjualan juga terjadi peningkatan. Tentunya hal inilah yang diinginkan semua pihak.
“Daihatsu mencermati kondisi ini dengan seksama dan berjuang semaksimal mungkin untuk mendapatkan alokasi semikonduktor. Kalau tidak nanti tim penjual protes karena sudah dapat relaksasi tapi produksi tidak maksimal,” lanjutnya kemudian.
Meskipun tidak terdampak, namun ADM tetap menganggap krisis cip semikonduktor sebagai masalah serius. Dikatakan bahwa kasus ini diprediksi akan berlanjut setidaknya hingga kuartal pertama 2022.
“Mudah-mudahkan akan ada terobosan baru dari supplier yang akan meningkatkan kapasitas produksinya,” pungkasnya.
Krisis cip semikonduktor memang cukup memukul sejumlah industri dunia, termasuk otomotif. Kurangnya ketersediaan cip semikonduktor, membuat sejumlah pabrikan otomotif melakukan pengurangan produksi.
Sehingga membuat pelanggan harus menunggu mobil pesanan mereka lebih lama dibanding biasa.
Daihatsu Indonesia saat ini masih menempati posisi kedua produsen mobil terlaris di Tanah Air. Medio September 2021, jenama asal Jepang ini berhasil memasarkan (retail) produk-produk unggulannya sebanyak 14.187 unit.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Gaikindo, produksi Daihatsu pada September 2021 mencapai 17.297 unit. Sementara unit yang terkirim ke dealer (wholesales) sebanyak 17.529 kendaraan.
Lalu jumlah kendaraan yang terjual dari dealer ke konsumen (retail) adalah 14.187 unit. Market share ADM sendiri sebesar 18.5 persen (wholesales), kemudian 17.3 persen (retail).
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 September 2026, 19:00 WIB
21 September 2026, 21:00 WIB
09 September 2026, 20:17 WIB
08 September 2026, 09:00 WIB
07 September 2026, 12:34 WIB
Terkini
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih tersedia di lima lokasi berbeda di sekitar Ibu Kota
25 September 2026, 06:00 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung agar memudahkan para pengendara motor dan mobil hari ini