Daihatsu Gran Max Torehkan Penjualan Positif Sepanjang Maret 2026
24 April 2026, 07:00 WIB
Astra Daihatsu Motor (ADM) mengklaim tidak terdampak krisis cip semikonduktor global yang membuat produksi kendaraan terganggu
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Krisis cip semikonduktor tidak mempengaruhi penjualan mobil-mobil Daihatsu di Indonesia. Ini dibuktikan dari produksi yang menembus level tertinggi.
Belum terdampaknya Daihatsu Indonesia terhadap krisis cip semikonduktor, diklaim karena adanya pengaturan produksi dan dukungan principal Daihatsu di Jepang. Langkah tersebut terbukti efektif untuk menjaga produksi Daihatsu di Tanah Air.
“Hingga hari ini produksi kami masih normal. Ini bisa dilihat dari hasil produksi mobil Daihatsu di bulan September yang naik signifikan bahkan hingga level 18.000-an, tertinggi di tahun ini,” ungkap Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).
Menurutnya dengan campur tangan prinsipal, alokasi untuk pasar Tanah Air bisa tetap terjaga. Selaras dengan jumlah produksi yang mengalami kenaikan cukup signifikan, pemerintah kembali menerapkan relaksasi PPnBM 100 persen hingga Desember 2021.
Hasilnya pasar kembali bergairah dan penjualan juga terjadi peningkatan. Tentunya hal inilah yang diinginkan semua pihak.
“Daihatsu mencermati kondisi ini dengan seksama dan berjuang semaksimal mungkin untuk mendapatkan alokasi semikonduktor. Kalau tidak nanti tim penjual protes karena sudah dapat relaksasi tapi produksi tidak maksimal,” lanjutnya kemudian.
Meskipun tidak terdampak, namun ADM tetap menganggap krisis cip semikonduktor sebagai masalah serius. Dikatakan bahwa kasus ini diprediksi akan berlanjut setidaknya hingga kuartal pertama 2022.
“Mudah-mudahkan akan ada terobosan baru dari supplier yang akan meningkatkan kapasitas produksinya,” pungkasnya.
Krisis cip semikonduktor memang cukup memukul sejumlah industri dunia, termasuk otomotif. Kurangnya ketersediaan cip semikonduktor, membuat sejumlah pabrikan otomotif melakukan pengurangan produksi.
Sehingga membuat pelanggan harus menunggu mobil pesanan mereka lebih lama dibanding biasa.
Daihatsu Indonesia saat ini masih menempati posisi kedua produsen mobil terlaris di Tanah Air. Medio September 2021, jenama asal Jepang ini berhasil memasarkan (retail) produk-produk unggulannya sebanyak 14.187 unit.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Gaikindo, produksi Daihatsu pada September 2021 mencapai 17.297 unit. Sementara unit yang terkirim ke dealer (wholesales) sebanyak 17.529 kendaraan.
Lalu jumlah kendaraan yang terjual dari dealer ke konsumen (retail) adalah 14.187 unit. Market share ADM sendiri sebesar 18.5 persen (wholesales), kemudian 17.3 persen (retail).
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 April 2026, 07:00 WIB
11 April 2026, 13:00 WIB
10 April 2026, 13:00 WIB
13 Maret 2026, 13:12 WIB
10 Maret 2026, 17:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia