DFSK Menjamin Keamanan dan Daya Tahan Baterai PHEV
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
Merek Cina mulai rambah segmen mobil hybrid yang sebelumnya dikuasai manufaktur Jepang, hadirkan opsi PHEV
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Teknologi hybrid PHEV (Plug-in hybrid electric vehicle) nampaknya tengah dipopulerkan oleh manufaktur Cina. Dahulu, PHEV dihadirkan hanya oleh merek Jepang dan brand mobil mewah, harga di atas Rp 1 miliar.
Kehadiran mobil hybrid PHEV Chery Tiggo 8 CSH belum lama ini perlahan mengubah stigma konsumen bahwa PHEV pasti mahal. SUV berkonfigurasi 7-seater itu dilego Rp 519 jutaan OTR (On The Road) Jakarta.
Padahal PHEV lain seperti Toyota RAV4 GR Sport PHEV dijual Rp 1,1 miliar dengan kapasitas penumpang lima orang. Lalu ada Mazda CX-80, harga tidak beda jauh dari RAV4.
Model lain dari pabrikan Jepang yakni Mitsubishi Outlander harus dihentikan penjualannya karena minim minat dari konsumen. Harga dinilai terlalu mahal dan jadi alasan utama model itu harus disuntik mati.
Tiggo 8 CSH seperti memicu sejumlah pabrikan untuk mengambil langkah serupa. Baru-baru ini, induk perusahaan Aion yakni GAC memamerkan E9, MPV premium berteknologi PHEV calon pesaing Denza D9.
Pihak GAC Aion di Indonesia tidak menampik bahwa mereka berminat memboyong GAC E9 PHEV ke dalam negeri. Tetapi masih enggan bicara waktu pasti E9 diluncurkan.
Sementara itu, BYD mendaftarkan paten desain Xia atau M9 PHEV di Tanah Air, menyusul pemberitaan bahwa BYD siap menjual M9 PHEV ke berbagai negara.
Salah satu sub merek Chery, Jetour telah mengkonfirmasi bakal memboyong PHEV salah satunya SUV offroad boxy T2 PHEV. Dari segi desain mengingatkan kita pada mobil listrik murni Chery J6.
Jaecoo yang juga bagian dari Chery Group sempat memamerkan PHEV yaitu J7 SHS (Super Hybrid System) di perhelatan IIMS (Indonesia International Motor Show) 2025.
Saat itu estimasi harganya adalah Rp 599 jutaan. Namun sampai sekarang Jaecoo J7 SHS belum diluncurkan secara resmi dan diungkap banderolnya.
Deretan PHEV dari manufaktur Cina ini berpeluang dijual dengan harga kompetitif di bawah Rp 1 miliar.
Melalui beragam keunggulan yang ditawarkan, model variatif dan banderol terjangkau, PHEV yang memadukan sensasi berkendara mobil bensin dan EV (Electric Vehicle) ini dapat jadi alternatif lain kendaraan ramah lingkungan di RI.
Berikut KatadataOTO merangkum kandidat PHEV anyar yang siap dihadirkan di pasar Indonesia dalam waktu dekat atau sepanjang 2025.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Agustus 2026, 20:00 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
08 Agustus 2026, 07:12 WIB
03 Agustus 2026, 16:00 WIB
01 Agustus 2026, 06:00 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda