Chery Siap Ekspor Kendaraan ke Negara Asia Tenggara

Chery siap ekspor kendaraan ke negara-negara Asia Tenggara mulai 1 November 2024 dengan jumlah besar

Chery Siap Ekspor Kendaraan ke Negara Asia Tenggara

KatadataOTO – Mulai 1 November 2024 Chery akan memulai kegiatan ekspor ke beberapa negara Asia Tenggara. Langkah ini merupakan salah satu cara perusahaan dalam menunjukkan komitmen mereka dalam mengembangkan industri otomotif Tanah Air.

Dalam kegiatan tersebut, Chery akan menjadikan Omoda 5 dan E5 sebagai andalannya.

“Saat ini baru mau diekspor ke negara ASEAN tetapi negaranya pastinya masih harus dikonfirmasi lagi. Modelnya adalah Omoda 5 dan E5,” ungkap Rifkie Setiawan, Head of Brand PT Chery Sales Indonesia (30/10).

Ia pun menambahkan komitmen mereka menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi untuk kendaraan setir kanan belum berubah.

Chery Omoda E5
Photo : KatadataOTO

“Tapi kalau berapa jumlahnya yang dikirimkan masih belum bisa disampaikan karena saat ini masih berdasarkan permintaan dari negara pengimpor,” tambahnya kemudian.

Ia pun menambahkan bahwa penyesuaian spesifikasi di masing-masing negara dipastikan bakal dilakukan. Hal ini untuk memastikan agar mobil bisa terserap dengan baik.

“Perbedaannya tidak terlalu signifikan karena lebih ke fitur saja. Sementara untuk Safety dan lain-lain sudah standar,” tegasnya.

Sejak pertama kali hadir di Indonesia, PT Chery Sales Indonesia sudah menegaskan bakal menjadikan RI sebagai salah satu pusat produksi dan ekspor kendaraan.

Dipilhnya Omoda 5 dan E5 sebagai model pertama untuk diekspor pun sebenarnya tidak mengejutkan. Pasalnya kedua model tersebut memang mendapat respon positif di beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia serta Thailand.

Bahkan Agustus 2024 lalu, Chery Omoda 5 berhasil meraih lima bintang keselamatan dari ASEAN NCAP. Pencapaian itu mereka dapatkan setelah mencatatkan nilai total 88,64 poin ketika pengujian Adult Occupant Protection, Child Occupant Protection, Safety Assist hingga Motorcyclist Safety.

Chery Omoda E5
Photo : KatadataOTO

Sementara Omoda E5 hadir sebagai salah satu mobil listrik yang cukup banyak peminatnya. Model ini baterai Lithium Ion Phosphate berkapasitas 60 kWh. Dalam satu kali pengisian daya, kendaraan bisa menempuh perjalanan sejauh 430 km.

Pabrikan asal China tersebut juga sudah menambahkan beberapa fitur keselamatan seperti Autonomous Emergency Braking, Emergency Lane Keeping, Traffic Jam Assist, Forward Collision Warning dan Lane Departure Prevention.


Terkini

mobil
Pengunjung GJAW 2025 Diklaim Meningkat Dibandingkan Tahun Lalu

Pengunjung GJAW 2025 Diklaim Meningkat Dibandingkan Tahun Lalu

Digelar dengan kedatangan berbagai model kendaraan baru, GJAW 2025 berhasil memikat lebih banyak pengunjung

mobil
Hyundai Stargazer Diskon Rp 50 Juta di GJAW 2025

Hyundai Stargazer Diskon Rp 50 Juta di GJAW 2025

Selama pameran GJAW 2025, diler menawarkan promo berupa potongan harga Rp 50 juta untuk Hyundai Stargazer

mobil
Daihatsu Akan Bantu Konsumen Terdampak Banjir Sumatera

Daihatsu Akan Bantu Konsumen Terdampak Banjir Sumatera

Banjir Sumatera sebabkan kerugian, Daihatsu siap bantu konsumen dan karyawan yang terdampak bencana di sana

mobil
Jaecoo J5 EV

Jaecoo Kejar Pengiriman J5 EV ke Konsumen RI, Terpesan 6.000 Unit

Mobil listrik J5 EV terpesan ribuan unit, Jaecoo terus kejar pengiriman agar bisa penuhi kebutuhan konsumen

mobil
Keistimewaan Pakai Mobil Listrik serta Hybrid Toyota maupun Lexus

Keistimewaan Pakai Mobil Listrik serta Hybrid Toyota maupun Lexus

Pengguna mobil listrik sampai hybrid Toyota dan Lexus bakal dimanjakan dengan berbagai fasilitas disediakan

mobil
Hyundai Kona Electric Diskon Rp 150 Juta di GJAW 2025

Hyundai Kona Electric Diskon Rp 150 Juta di GJAW 2025

Selama GJAW 2025, diler memberikan diskon sampai Rp 150 juta untuk mobil listrik Hyundai Kona Electric

motor
QJMotor

QJMotor Luncurkan 2 Motor Baru untuk Dukung Mobilitas Harian

QJMotor luncurkan 2 motor baru yang spesifikasinya dirancang untuk mendukung mobilitas harian penggunanya

news
Lamborghini kecelakaan

Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas Semester I 2025 Turun

Kepolisian ungkap jumlah kecelakaan lalu lintas pada semester I 2025 mengalami penurunan dibanding 2024