Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Chery siap ekspor kendaraan ke negara-negara Asia Tenggara mulai 1 November 2024 dengan jumlah besar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Mulai 1 November 2024 Chery akan memulai kegiatan ekspor ke beberapa negara Asia Tenggara. Langkah ini merupakan salah satu cara perusahaan dalam menunjukkan komitmen mereka dalam mengembangkan industri otomotif Tanah Air.
Dalam kegiatan tersebut, Chery akan menjadikan Omoda 5 dan E5 sebagai andalannya.
“Saat ini baru mau diekspor ke negara ASEAN tetapi negaranya pastinya masih harus dikonfirmasi lagi. Modelnya adalah Omoda 5 dan E5,” ungkap Rifkie Setiawan, Head of Brand PT Chery Sales Indonesia (30/10).
Ia pun menambahkan komitmen mereka menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi untuk kendaraan setir kanan belum berubah.
“Tapi kalau berapa jumlahnya yang dikirimkan masih belum bisa disampaikan karena saat ini masih berdasarkan permintaan dari negara pengimpor,” tambahnya kemudian.
Ia pun menambahkan bahwa penyesuaian spesifikasi di masing-masing negara dipastikan bakal dilakukan. Hal ini untuk memastikan agar mobil bisa terserap dengan baik.
“Perbedaannya tidak terlalu signifikan karena lebih ke fitur saja. Sementara untuk Safety dan lain-lain sudah standar,” tegasnya.
Sejak pertama kali hadir di Indonesia, PT Chery Sales Indonesia sudah menegaskan bakal menjadikan RI sebagai salah satu pusat produksi dan ekspor kendaraan.
Dipilhnya Omoda 5 dan E5 sebagai model pertama untuk diekspor pun sebenarnya tidak mengejutkan. Pasalnya kedua model tersebut memang mendapat respon positif di beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia serta Thailand.
Bahkan Agustus 2024 lalu, Chery Omoda 5 berhasil meraih lima bintang keselamatan dari ASEAN NCAP. Pencapaian itu mereka dapatkan setelah mencatatkan nilai total 88,64 poin ketika pengujian Adult Occupant Protection, Child Occupant Protection, Safety Assist hingga Motorcyclist Safety.
Sementara Omoda E5 hadir sebagai salah satu mobil listrik yang cukup banyak peminatnya. Model ini baterai Lithium Ion Phosphate berkapasitas 60 kWh. Dalam satu kali pengisian daya, kendaraan bisa menempuh perjalanan sejauh 430 km.
Pabrikan asal China tersebut juga sudah menambahkan beberapa fitur keselamatan seperti Autonomous Emergency Braking, Emergency Lane Keeping, Traffic Jam Assist, Forward Collision Warning dan Lane Departure Prevention.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
24 Februari 2026, 11:01 WIB
10 Februari 2026, 10:00 WIB
09 Februari 2026, 08:00 WIB
05 Februari 2026, 17:29 WIB
Terkini
03 April 2026, 18:43 WIB
Yamaha Gear Ultima kini hadir dalam tiga varian di Indonesia, telah dilengkapi dengan Smart Key System
03 April 2026, 15:39 WIB
Kondisi tol Trans Jawa yang baik diklaim telah menjadi salah satu faktor lancarnya arus mudik Lebaran 2026
03 April 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dibuka di lima tempat berbeda tersebar di sekitar Ibu Kota
03 April 2026, 06:00 WIB
Meski menjelang akhir pekan, SIM keliling Bandung tetap dihadiri demi memudahkan pengendara di Kota Kembang
02 April 2026, 17:00 WIB
PLN ungkap jumlah pemakaian SPKLU saat libur Lebaran 2026 alami peningkatan dibanding periode serupa tahun lalu
02 April 2026, 16:47 WIB
Wuling Darion Plug-in Hybrid dilengkapi spesifikasi mumpuni dan irit, cocok dibawa berkendara jarak jauh
02 April 2026, 13:00 WIB
Desain mobil baru VinFast identik dengan VF 7, namun ada sejumlah perbedaan terlihat pada eksteriornya
02 April 2026, 11:00 WIB
Presiden Prabowo bertemu dengan petinggi Toyota dan Mitsubishi di Jepang demi membahas kelanjutan investasi