Lepas L8 Berkelir Merah dan Hijau Mendominasi Pemesanan
23 Januari 2026, 16:41 WIB
Chery siap ekspor kendaraan ke negara-negara Asia Tenggara mulai 1 November 2024 dengan jumlah besar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Mulai 1 November 2024 Chery akan memulai kegiatan ekspor ke beberapa negara Asia Tenggara. Langkah ini merupakan salah satu cara perusahaan dalam menunjukkan komitmen mereka dalam mengembangkan industri otomotif Tanah Air.
Dalam kegiatan tersebut, Chery akan menjadikan Omoda 5 dan E5 sebagai andalannya.
“Saat ini baru mau diekspor ke negara ASEAN tetapi negaranya pastinya masih harus dikonfirmasi lagi. Modelnya adalah Omoda 5 dan E5,” ungkap Rifkie Setiawan, Head of Brand PT Chery Sales Indonesia (30/10).
Ia pun menambahkan komitmen mereka menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi untuk kendaraan setir kanan belum berubah.
“Tapi kalau berapa jumlahnya yang dikirimkan masih belum bisa disampaikan karena saat ini masih berdasarkan permintaan dari negara pengimpor,” tambahnya kemudian.
Ia pun menambahkan bahwa penyesuaian spesifikasi di masing-masing negara dipastikan bakal dilakukan. Hal ini untuk memastikan agar mobil bisa terserap dengan baik.
“Perbedaannya tidak terlalu signifikan karena lebih ke fitur saja. Sementara untuk Safety dan lain-lain sudah standar,” tegasnya.
Sejak pertama kali hadir di Indonesia, PT Chery Sales Indonesia sudah menegaskan bakal menjadikan RI sebagai salah satu pusat produksi dan ekspor kendaraan.
Dipilhnya Omoda 5 dan E5 sebagai model pertama untuk diekspor pun sebenarnya tidak mengejutkan. Pasalnya kedua model tersebut memang mendapat respon positif di beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia serta Thailand.
Bahkan Agustus 2024 lalu, Chery Omoda 5 berhasil meraih lima bintang keselamatan dari ASEAN NCAP. Pencapaian itu mereka dapatkan setelah mencatatkan nilai total 88,64 poin ketika pengujian Adult Occupant Protection, Child Occupant Protection, Safety Assist hingga Motorcyclist Safety.
Sementara Omoda E5 hadir sebagai salah satu mobil listrik yang cukup banyak peminatnya. Model ini baterai Lithium Ion Phosphate berkapasitas 60 kWh. Dalam satu kali pengisian daya, kendaraan bisa menempuh perjalanan sejauh 430 km.
Pabrikan asal China tersebut juga sudah menambahkan beberapa fitur keselamatan seperti Autonomous Emergency Braking, Emergency Lane Keeping, Traffic Jam Assist, Forward Collision Warning dan Lane Departure Prevention.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Januari 2026, 16:41 WIB
23 Januari 2026, 12:00 WIB
23 Januari 2026, 11:00 WIB
23 Januari 2026, 08:17 WIB
22 Januari 2026, 18:00 WIB
Terkini
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026
24 Januari 2026, 11:17 WIB
Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe
24 Januari 2026, 09:00 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai
24 Januari 2026, 07:00 WIB
Pemesanan Honda Prelude sudah mulai dibuka pada 23 Januari, namun hanya tersedia di diler-diler tertentu
23 Januari 2026, 21:06 WIB
Demi memberikan wadah kepada para pencinta modifikasi di Indonesia, kick off IMX 2026 baru saja dimulai
23 Januari 2026, 19:00 WIB
Material bangunan BMW mengedepankan keberlanjutan, masih tetap dibalut konsep global yaitu Retail.Next