iCar V23 Peroleh Nilai Sempurna Tes Tabrak ASEAN NCAP
07 Januari 2026, 13:00 WIB
Chery siap ekspor kendaraan ke negara-negara Asia Tenggara mulai 1 November 2024 dengan jumlah besar
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Mulai 1 November 2024 Chery akan memulai kegiatan ekspor ke beberapa negara Asia Tenggara. Langkah ini merupakan salah satu cara perusahaan dalam menunjukkan komitmen mereka dalam mengembangkan industri otomotif Tanah Air.
Dalam kegiatan tersebut, Chery akan menjadikan Omoda 5 dan E5 sebagai andalannya.
“Saat ini baru mau diekspor ke negara ASEAN tetapi negaranya pastinya masih harus dikonfirmasi lagi. Modelnya adalah Omoda 5 dan E5,” ungkap Rifkie Setiawan, Head of Brand PT Chery Sales Indonesia (30/10).
Ia pun menambahkan komitmen mereka menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi untuk kendaraan setir kanan belum berubah.
“Tapi kalau berapa jumlahnya yang dikirimkan masih belum bisa disampaikan karena saat ini masih berdasarkan permintaan dari negara pengimpor,” tambahnya kemudian.
Ia pun menambahkan bahwa penyesuaian spesifikasi di masing-masing negara dipastikan bakal dilakukan. Hal ini untuk memastikan agar mobil bisa terserap dengan baik.
“Perbedaannya tidak terlalu signifikan karena lebih ke fitur saja. Sementara untuk Safety dan lain-lain sudah standar,” tegasnya.
Sejak pertama kali hadir di Indonesia, PT Chery Sales Indonesia sudah menegaskan bakal menjadikan RI sebagai salah satu pusat produksi dan ekspor kendaraan.
Dipilhnya Omoda 5 dan E5 sebagai model pertama untuk diekspor pun sebenarnya tidak mengejutkan. Pasalnya kedua model tersebut memang mendapat respon positif di beberapa negara Asia Tenggara seperti Malaysia serta Thailand.
Bahkan Agustus 2024 lalu, Chery Omoda 5 berhasil meraih lima bintang keselamatan dari ASEAN NCAP. Pencapaian itu mereka dapatkan setelah mencatatkan nilai total 88,64 poin ketika pengujian Adult Occupant Protection, Child Occupant Protection, Safety Assist hingga Motorcyclist Safety.
Sementara Omoda E5 hadir sebagai salah satu mobil listrik yang cukup banyak peminatnya. Model ini baterai Lithium Ion Phosphate berkapasitas 60 kWh. Dalam satu kali pengisian daya, kendaraan bisa menempuh perjalanan sejauh 430 km.
Pabrikan asal China tersebut juga sudah menambahkan beberapa fitur keselamatan seperti Autonomous Emergency Braking, Emergency Lane Keeping, Traffic Jam Assist, Forward Collision Warning dan Lane Departure Prevention.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Januari 2026, 13:00 WIB
07 Januari 2026, 07:00 WIB
06 Januari 2026, 13:00 WIB
06 Januari 2026, 12:00 WIB
05 Januari 2026, 17:33 WIB
Terkini
07 Januari 2026, 20:00 WIB
BMW menyematkan Intelligent personal assistant baru di iX3 yang terintegrasi dengan ekosistem milik Amazon
07 Januari 2026, 19:17 WIB
Insentif mobil listrik dari pemerintah jadi salah satu daya tarik, namun belum ada kepastian di 2026
07 Januari 2026, 18:00 WIB
Kepadatan energi baterai pada sebuah EV menawarkan beberapa keunggulan, seperti efisiensi biaya yang diperlukan
07 Januari 2026, 17:00 WIB
Toyota memastikan para staf ekspatriat mereka di Venezuela dalam kondisi aman usai kejadian belakangan ini
07 Januari 2026, 16:00 WIB
Motor listrik Verge TS Pro akan mulai dijual untuk konsumen di Amerika Serikat dengan harga Rp 501,7 jutaan
07 Januari 2026, 15:17 WIB
SUV Hyundai New Creta Alpha ditawarkan Rp 455 juta, lebih rendah dari varian lain seperti dan N Line
07 Januari 2026, 14:00 WIB
Sinyal kedatangan Mazda EZ-6 sudah semakin kuat, produk ini akan memanaskan persaingan pasar mobil listrik
07 Januari 2026, 13:00 WIB
Segera meluncur di Indonesia, mobil listrik iCar V23 telah diuji tingkat keamanannya oleh ASEAN NCAP