Jetour T2 i-DM Segera Masuk Indonesia, Menambah Opsi Mobil PHEV
06 Juni 2026, 19:00 WIB
Strategi banting harga yang dilakukan merek Cina seperti Chery tampaknya mulai diikuti oleh manufaktur Jepang
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Bukan hal baru jika melihat manufaktur Cina berlomba-lomba menawarkan harga mobil yang terpaut murah buat konsumen Tanah Air.
Meskipun dapat memicu perang harga yang sengit dan memiliki dampak negatif, langkah serupa tampaknya mulai dilakukan oleh produsen asal Jepang.
Terbarunya adalah Honda HR-V Hybrid. Telah dirakit lokal, model tersebut dijual dengan banderol di bawah varian tertinggi versi sebelumnya dan tidak sampai Rp 500 juta.
Menanggapi hal itu, PT CSI (Chery Sales Indonesia) sebagai salah satu merek asal Tiongkok tidak menampik bahwa persaingan harga saat ini tidak bisa dihindari.
“Sebenarnya sudah dilakukan oleh beberapa brand, jadi ada penyesuaian harga. Tipe sama, harganya turun,” kata Budi Darmawan, Sales Director PT CSI di Jakarta beberapa waktu lalu.
Tidak menutup kemungkinan strategi banting harga serupa bakal semakin sengit diterapkan sepanjang 2025.
Apalagi dengan kehadiran berbagai merek dan produk baru asal Tiongkok. Banderol ditawarkan terkhusus untuk lini elektrifikasi terpaut jauh lebih murah dari model serupa lainnya.
“Itu namanya kompetisi, kita tidak bisa hindari. Memang hal-hal seperti itu bisa terjadi,” kata Budi.
Namun dia percaya diri produk Chery tetap bisa diminati oleh para konsumen, termasuk PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle) teranyar mereka, Chery Tiggo 8 CSH.
Menjadi PHEV termurah di Indonesia, Budi mengungkapkan model tersebut diharapkan bisa jadi jembatan buat masyarakat dan konsumen transisi menuju elektrifikasi total.
Mengingat ada peluang dampak buruk imbas perang harga, pihak Chery menegaskan harga lini kendaraan mereka tetap akan mengalami penyesuaian seiring berjalannya waktu.
“Tentu di satu titik, tidak mungkin produsen mau jual rugi ya. Kita naikkan sedikit-sedikit (harga mobil Chery),” tegas Budi.
Sekadar informasi, Chery Tiggo 8 CSH yang digadang sebagai PHEV termurah di RI diluncurkan dengan harga Rp 499 jutaan.
Setelah tercapai 1.000 konsumen, banderol naik menjadi Rp 509 jutaan. Apabila penjualan tembus 3.000 unit, maka berlaku harga normal Rp 519 jutaan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Juni 2026, 19:00 WIB
04 Juni 2026, 09:00 WIB
03 Juni 2026, 14:03 WIB
02 Juni 2026, 07:00 WIB
31 Mei 2026, 19:57 WIB
Terkini
12 Juni 2026, 21:33 WIB
Motul Indonesia Energy terus berupaya untuk memberikan pemahanan bahwa merawat motor harus dilakukan rutin
12 Juni 2026, 21:28 WIB
TVS perkenalkan sejumlah model motor baru di Pekan Raya Jakarta 2026 dan tebar promo diskon jutaan rupiah
12 Juni 2026, 17:56 WIB
Motul menggandeng Kawasaki untuk meluncurkan sejumlah produk anyar guna memanjakan para pengendara di PRJ 2026
12 Juni 2026, 15:00 WIB
Harga Pertamax resmi mengalami kenaikan per 10 Juni 2026, segini biaya isi full tank untuk mobil-mobil MPV
12 Juni 2026, 13:00 WIB
BYD membantah secara keras tudingan Pentagon kalau mereka merupakan perusahaan yang terafiliasi militer Cina
12 Juni 2026, 11:00 WIB
Pada pameran Pekan Raya Jakarta 2026, QJMotor merilis perluasan program yang telah sukses sebelumnya
12 Juni 2026, 09:00 WIB
Yamaha MX King 150 Prima Pramac livery hadir untuk memenuhi kebutuhan para penggemar Toprak di MotoGP
12 Juni 2026, 07:00 WIB
Penjualan mobil kembali mengalami penurunan di Mei 2026, lonjakan harga BBM bakal ikut memberikan tekanan