Ribuan Robot Humanoid AiMOGA Sudah Tersebar di 60 Negara
08 September 2026, 19:00 WIB
Chery berkomitmen untuk berinvestasi sebesar Rp 5,2 triliun hingga 2030 untuk bangun fasilitas produksi di RI
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian (Menperin) mengungkap bahwa pihaknya telah mendapat komitmen investasi dari Chery, pabrikan mobil asal China. Nilainya pun cukup besar yaitu Rp 5,2 triliun hingga 2030.
Dana tersebut kabarnya bakal digelontorkan buat membangun fasilitas produksi. Nantinya Indonesia akan dijadikan sebagai pusat ekspor EV di Asia Tenggara.
"Komitmen investasi ini menunjukkan keseriusan Chery dalam memperkuat industri otomotif nasional, khususnya pada kendaraan rendah emisi dan berbasis listrik. Pemerintah terus mendorong percepatan realisasi investasi tersebut,” ungkap Agus Gumiwang dalam keterangan resminya.
Dana tersebut sebenarnya sudah mulai digelontorkan sejak tahun lalu. Namun akan dikucurkan secara bertahap hingga 2030 dan totalnya nanti mencapai Rp 5,2 triliun.
Meski sudah mengantongi komitmen, pemerintah Indonesua tetap meminta Chery untuk segera menyampaikan rencana bisnis yang lebih rinci untuk lima tahun ke depan. Terutama terkait penguatan kapasitas produksi dan strategi ekspor.
“Kami berharap Indonesia dapat menjadi basis produksi dan ekspor kendaraan listrik Chery untuk kawasan ASEAN,” kata Menperin.
Perlu diketahui bahwa penjualan kendaraan listrik di Indonesia memang mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Berdasarkan data pada 2021 penjualan kendaraan listrik hanya 0,08 persen dari total pasar kendaraan roda empat.
Namun jumlah itu kini sudah meningkat menjadi 10,22 persen dari total penjualan mobil di Januari–Agustus 2025. Chery sendiri telah menempati posisi keempat jenama dengan penjualan BEV terbanyak di Indonesia.
Pemerintah sendiri tengah mendorong Chery agar meningkatkan lini produk kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Sehingga harapannya masyarakat mempunyai lebih banyak pilihan sesuai kebutuhannya masing-masing.
Selain itu, Kemenperin juga meminta Chery untuk dapat menjadikan Indonesia sebagai basis produksinya dan melakukan ekspor ke negara ASEAN hingga Australia. Hal ini karena Chery cukup kuat di Australia serta memiliki kemiripan platform dengan model yang diproduksi di Indonesia.
Sehingga bukan tidak mungkin bila perusahaan melakukan ekspor dari Indonesia seperti yang sudah dilakukan pabrikan lain asal Jepang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 September 2026, 19:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
01 September 2026, 07:00 WIB
23 Agustus 2026, 12:02 WIB
21 Agustus 2026, 19:08 WIB
Terkini
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan
09 September 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi berbeda, SIM keliling Jakarta hanya melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
08 September 2026, 19:00 WIB
Robot humanoid AiMOGA yang dikembangkan oleh Chery Group sudah masuk ke pasar internasional hingga 60 negara
08 September 2026, 16:50 WIB
SUV masih jadi salah satu favorit konsumen, Xpeng GX tuai respons positif sejak debut di RI beberapa waktu lalu
08 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi menyuguhkan banyak kegiatan menarik yang mencuri perhatian masyarakat
08 September 2026, 07:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS Bandung 2026 akan menampilkan sekitar 42 kendaraan yang bisa dicoba langsung pengunjung
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima tempat berbeda hari ini, simak lokasi dan biayanya
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pengendara motor dan mobil