Chery Tiggo V Nongol di GIIAS 2026, Debut Akhir Tahun
06 Agustus 2026, 08:00 WIB
Setelah Honda, Chery ikut meluncurkan pembaruan model dengan harga yang turun drastis sampai Rp 100 jutaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Honda sempat jadi sorotan pasca meluncurkan HR-V terbaru dengan tambahan fitur tetapi turun harga.
Tipe tertinggi HR-V telah dibekali teknologi hybrid dan berhasil ditekan di bawah Rp 500 jutaan. Model itu juga berstatus CKD (Completely Knocked Down).
Keputusan Honda menurunkan banderol HR-V meskipun teknologi disematkan bertambah jadi hal menarik buat banyak pihak.
Strategi banting harga ini sebenarnya sudah dilakukan beberapa kali oleh manufaktur Cina termasuk PT CSI (Chery Sales Indonesia). Terbarunya versi anyar Omoda 5 dan E5 dijual lebih murah Rp 50 juta-Rp 100 jutaan.
Saat peluncuran Chery C5, pihak Chery juga sempat menyinggung merek kompetitor yang diduga Honda karena telah melakukan penyesuaian harga model terbaru mereka dan mengklaim bisa melakukan hal serupa.
Ketika ditanya soal panasnya perang harga mobil di Indonesia pasca HR-V Hybrid meluncur, PT CSI membantah hal tersebut.
“Kita bukan mau cari perang harga. Itu tanggung jawab kita membuat produk terbaik bisa dinikmati lebih banyak orang,” kata Zeng Shuo, Vice President PT CSI di Jakarta, Rabu (25/06).
Chery menyebut fenomena terjadi saat ini sebagai perang inovasi, di mana manufaktur berlomba menghadirkan mobil berteknologi mumpuni dengan harga semakin terjangkau.
“Itu yang saya lihat. Bukan perang harga, lebih kepada mengerti konsumen,” tegas Zeng Shuo.
Selain itu, model di bawah sub merek Omoda tersebut tengah populer di pasar Eropa dan Australia.
Sehingga produksi mobil Chery dilakukan dalam skala besar, pada akhirnya bisa menekan harga jual akhir.
“Itu juga satu alasannya. Karena kita yang satu platform sama ini (Chery C5 dan E5) 70 persen ke atas semua komponennya bisa di-share,” kata dia.
Pihak Chery menegaskan, penurunan harga khususnya pada mobil listrik E5 bisa dilakukan karena perkembangan teknologi elektrifikasi semakin mumpuni.
“Teknologi ICE (Internal Combustion Engine) sudah sangat settle, jadi untuk pengembangan sedikit sulit. Tetapi EV (Electric Vehicle) ini adalah ‘mainan’ baru, banyak ruang improvement,” kata Budi Darmawan, Sales Director PT CSI dalam kesempatan sama.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
06 Agustus 2026, 08:00 WIB
01 Agustus 2026, 19:16 WIB
31 Juli 2026, 12:48 WIB
30 Juli 2026, 08:00 WIB
29 Juli 2026, 17:28 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat