Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan
31 Maret 2026, 17:00 WIB
Setelah Honda, Chery ikut meluncurkan pembaruan model dengan harga yang turun drastis sampai Rp 100 jutaan
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Honda sempat jadi sorotan pasca meluncurkan HR-V terbaru dengan tambahan fitur tetapi turun harga.
Tipe tertinggi HR-V telah dibekali teknologi hybrid dan berhasil ditekan di bawah Rp 500 jutaan. Model itu juga berstatus CKD (Completely Knocked Down).
Keputusan Honda menurunkan banderol HR-V meskipun teknologi disematkan bertambah jadi hal menarik buat banyak pihak.
Strategi banting harga ini sebenarnya sudah dilakukan beberapa kali oleh manufaktur Cina termasuk PT CSI (Chery Sales Indonesia). Terbarunya versi anyar Omoda 5 dan E5 dijual lebih murah Rp 50 juta-Rp 100 jutaan.
Saat peluncuran Chery C5, pihak Chery juga sempat menyinggung merek kompetitor yang diduga Honda karena telah melakukan penyesuaian harga model terbaru mereka dan mengklaim bisa melakukan hal serupa.
Ketika ditanya soal panasnya perang harga mobil di Indonesia pasca HR-V Hybrid meluncur, PT CSI membantah hal tersebut.
“Kita bukan mau cari perang harga. Itu tanggung jawab kita membuat produk terbaik bisa dinikmati lebih banyak orang,” kata Zeng Shuo, Vice President PT CSI di Jakarta, Rabu (25/06).
Chery menyebut fenomena terjadi saat ini sebagai perang inovasi, di mana manufaktur berlomba menghadirkan mobil berteknologi mumpuni dengan harga semakin terjangkau.
“Itu yang saya lihat. Bukan perang harga, lebih kepada mengerti konsumen,” tegas Zeng Shuo.
Selain itu, model di bawah sub merek Omoda tersebut tengah populer di pasar Eropa dan Australia.
Sehingga produksi mobil Chery dilakukan dalam skala besar, pada akhirnya bisa menekan harga jual akhir.
“Itu juga satu alasannya. Karena kita yang satu platform sama ini (Chery C5 dan E5) 70 persen ke atas semua komponennya bisa di-share,” kata dia.
Pihak Chery menegaskan, penurunan harga khususnya pada mobil listrik E5 bisa dilakukan karena perkembangan teknologi elektrifikasi semakin mumpuni.
“Teknologi ICE (Internal Combustion Engine) sudah sangat settle, jadi untuk pengembangan sedikit sulit. Tetapi EV (Electric Vehicle) ini adalah ‘mainan’ baru, banyak ruang improvement,” kata Budi Darmawan, Sales Director PT CSI dalam kesempatan sama.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 17:00 WIB
11 Februari 2026, 07:00 WIB
10 Februari 2026, 10:00 WIB
09 Februari 2026, 08:00 WIB
08 Februari 2026, 19:14 WIB
Terkini
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026
01 April 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif