Chery Jadi Pabrikan Cina Pertama yang Gabung Le Mans di 2030
15 Desember 2025, 19:00 WIB
Budi mengungkapkan Chery bakal memperkenalkan Sub Brand mereka di Indonesia, yakni Jaecoo pada tahun depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – CSI (Chery Sales Indonesia) terus melebarkan sayap di dalam negeri. Kali ini mereka bakal meluncurkan merek turunannya, yakni Jaecoo di Tanah Air,
Tentu rencana itu cukup dinanti-nantikan oleh pencinta otomotif. Sebab Sub Brand tersebut sempat akan diperkenalkan pada 2024, namun urung terjadi.
“Buat Jaecoo bakal masuk tahun depan, ditunggu saja. Kemungkinan diluncurkan di kuartal dua 2025,” ucap Budi Darmawan, Sales Director PT CSI di Depok, Jawa Barat, Selasa (12/11).
Budi menjelaskan bahwa Jaecoo diproyeksi mengisi segmen lebih premium. Jadi tidak akan bertabrakan dengan produk-produk dari Chery.
Sebab dari sisi harga jual maupun kendaraan roda empat yang dipasarkan untuk konsumen di Tanah Air lebih mewah.
“Chery dan Jaecoo Under Same Management tetapi Separate Entity. Jadi masing-masing berjalan sendiri, seperti Nissan-Datsun,” tegas Budi.
Sebagai informasi, Jaecco adalah merek mobil premium Chery yang pertama kali diperkenalkan di dunia pada 2023 dalam gelaran Shanghai Auto Show.
Di sisi lain jenama asal Tiongkok ini dinsinyalir bakal memboyong Jaecoo J7 untuk konsumen di Tanah Air. Sebab kendaraan tersebut sempat tertangkap kamera redaksi KatadataOTO.
Namun Budi enggan membocorkan lebih jauh mengenai produk baru apa yang akan diniagakan di dalam negeri.
“Nanti ditunggu saja, karena ini masih sangat dinamis,” pungkas Budi.
Sebagai informasi, beberapa waktu lalu Jaecoo J7 terlihat sedang berjalan di Tol Cijago. Kendaraan ramah lingkungan tersebut diberikan logo PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Memang sebelumnya Chery mengatakan bahwa mereka tidak bisa memberikan waktu pasti peluncuran Jaecoo J7.
Akan tetapi Jaecoo J7 diyakini jadi bagian dari deretan model PHEV yang bakal diboyong Chery ke Tanah Air dalam waktu dekat.
“Untuk Jaecoo saya belum bisa komentar. Tetapi masih On Track (rencana peluncuran J7), waktunya kapan harus ditunggu,” ungkap Zeng Shuo, Assistant President Director PT CSI.
Sekadar mengingatkan, kendaraan ramah lingkungan tersebut telah lebih dulu mengaspal di Malaysia. Ditawarkan dalam dua tipe penggerak.
Pertama ada 2WD (Two Wheel Drive) dan AWD (All Wheel Drive). Lalu berstatus CKD (Completely Knocked Down) atau rakitan lokal negeri jiran.
Varian mesin bensin ditawarkan RM 138.800-RM 148.800 (Rp 500,5 jutaan-Rp 536,6 jutaan). Tipe PHEV baru diluncurkan tahun depan, namun konsumen setempat sudah bisa melakukan pemesanan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Desember 2025, 19:00 WIB
15 Desember 2025, 11:00 WIB
14 Desember 2025, 21:08 WIB
11 Desember 2025, 13:00 WIB
10 Desember 2025, 10:00 WIB
Terkini
16 Desember 2025, 10:00 WIB
Gaikindo tampak menanti adanya stimulus ataupun insentif otomotif untuk bantu penjualan mobil baru di 2026
16 Desember 2025, 09:00 WIB
QJMotor berencana menuai keberhasilan yang sama di 2026 dengan menggunakan strategi unik pada kendaraan
16 Desember 2025, 08:00 WIB
VinFast ungkap harga mobil CKD tidak akan berbeda dengan CBU karena banderol saat ini sudah dibantu insentif
16 Desember 2025, 07:00 WIB
Pemerintah memperkirakan ada sekitar 20,23 juta orang yang bergerak di Jawa Tengah saat libur Nataru
16 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali digelar dengan pengawasan ketat dari petugas di sejumlah titik rawan pelanggaran
16 Desember 2025, 06:00 WIB
Untuk memudahkan para pengendara, kepolisian kembali mengoperasikan SIM keliling Bandung di Metro Indah Mall
16 Desember 2025, 06:00 WIB
Lima lokasi SIM keliling Jakarta beroperasi hari ini, berikut daftar lokasi, biaya serta persyaratannya
15 Desember 2025, 20:09 WIB
Pabrik QJMotor yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat akan mempunyai kapasitas produksi sampai 150 ribu unit