Peluang Jaecoo J5 Hybrid Dibawa ke Indonesia
10 Februari 2026, 19:01 WIB
Budi mengungkapkan Chery bakal memperkenalkan Sub Brand mereka di Indonesia, yakni Jaecoo pada tahun depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – CSI (Chery Sales Indonesia) terus melebarkan sayap di dalam negeri. Kali ini mereka bakal meluncurkan merek turunannya, yakni Jaecoo di Tanah Air,
Tentu rencana itu cukup dinanti-nantikan oleh pencinta otomotif. Sebab Sub Brand tersebut sempat akan diperkenalkan pada 2024, namun urung terjadi.
“Buat Jaecoo bakal masuk tahun depan, ditunggu saja. Kemungkinan diluncurkan di kuartal dua 2025,” ucap Budi Darmawan, Sales Director PT CSI di Depok, Jawa Barat, Selasa (12/11).
Budi menjelaskan bahwa Jaecoo diproyeksi mengisi segmen lebih premium. Jadi tidak akan bertabrakan dengan produk-produk dari Chery.
Sebab dari sisi harga jual maupun kendaraan roda empat yang dipasarkan untuk konsumen di Tanah Air lebih mewah.
“Chery dan Jaecoo Under Same Management tetapi Separate Entity. Jadi masing-masing berjalan sendiri, seperti Nissan-Datsun,” tegas Budi.
Sebagai informasi, Jaecco adalah merek mobil premium Chery yang pertama kali diperkenalkan di dunia pada 2023 dalam gelaran Shanghai Auto Show.
Di sisi lain jenama asal Tiongkok ini dinsinyalir bakal memboyong Jaecoo J7 untuk konsumen di Tanah Air. Sebab kendaraan tersebut sempat tertangkap kamera redaksi KatadataOTO.
Namun Budi enggan membocorkan lebih jauh mengenai produk baru apa yang akan diniagakan di dalam negeri.
“Nanti ditunggu saja, karena ini masih sangat dinamis,” pungkas Budi.
Sebagai informasi, beberapa waktu lalu Jaecoo J7 terlihat sedang berjalan di Tol Cijago. Kendaraan ramah lingkungan tersebut diberikan logo PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Memang sebelumnya Chery mengatakan bahwa mereka tidak bisa memberikan waktu pasti peluncuran Jaecoo J7.
Akan tetapi Jaecoo J7 diyakini jadi bagian dari deretan model PHEV yang bakal diboyong Chery ke Tanah Air dalam waktu dekat.
“Untuk Jaecoo saya belum bisa komentar. Tetapi masih On Track (rencana peluncuran J7), waktunya kapan harus ditunggu,” ungkap Zeng Shuo, Assistant President Director PT CSI.
Sekadar mengingatkan, kendaraan ramah lingkungan tersebut telah lebih dulu mengaspal di Malaysia. Ditawarkan dalam dua tipe penggerak.
Pertama ada 2WD (Two Wheel Drive) dan AWD (All Wheel Drive). Lalu berstatus CKD (Completely Knocked Down) atau rakitan lokal negeri jiran.
Varian mesin bensin ditawarkan RM 138.800-RM 148.800 (Rp 500,5 jutaan-Rp 536,6 jutaan). Tipe PHEV baru diluncurkan tahun depan, namun konsumen setempat sudah bisa melakukan pemesanan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 19:01 WIB
10 Februari 2026, 18:00 WIB
10 Februari 2026, 10:00 WIB
09 Februari 2026, 13:00 WIB
09 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan