9 Merek Mobil Cina Lolos Uji Keamanan Data, Ada BYD dan Chery
28 Desember 2025, 17:00 WIB
Budi mengungkapkan Chery bakal memperkenalkan Sub Brand mereka di Indonesia, yakni Jaecoo pada tahun depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – CSI (Chery Sales Indonesia) terus melebarkan sayap di dalam negeri. Kali ini mereka bakal meluncurkan merek turunannya, yakni Jaecoo di Tanah Air,
Tentu rencana itu cukup dinanti-nantikan oleh pencinta otomotif. Sebab Sub Brand tersebut sempat akan diperkenalkan pada 2024, namun urung terjadi.
“Buat Jaecoo bakal masuk tahun depan, ditunggu saja. Kemungkinan diluncurkan di kuartal dua 2025,” ucap Budi Darmawan, Sales Director PT CSI di Depok, Jawa Barat, Selasa (12/11).
Budi menjelaskan bahwa Jaecoo diproyeksi mengisi segmen lebih premium. Jadi tidak akan bertabrakan dengan produk-produk dari Chery.
Sebab dari sisi harga jual maupun kendaraan roda empat yang dipasarkan untuk konsumen di Tanah Air lebih mewah.
“Chery dan Jaecoo Under Same Management tetapi Separate Entity. Jadi masing-masing berjalan sendiri, seperti Nissan-Datsun,” tegas Budi.
Sebagai informasi, Jaecco adalah merek mobil premium Chery yang pertama kali diperkenalkan di dunia pada 2023 dalam gelaran Shanghai Auto Show.
Di sisi lain jenama asal Tiongkok ini dinsinyalir bakal memboyong Jaecoo J7 untuk konsumen di Tanah Air. Sebab kendaraan tersebut sempat tertangkap kamera redaksi KatadataOTO.
Namun Budi enggan membocorkan lebih jauh mengenai produk baru apa yang akan diniagakan di dalam negeri.
“Nanti ditunggu saja, karena ini masih sangat dinamis,” pungkas Budi.
Sebagai informasi, beberapa waktu lalu Jaecoo J7 terlihat sedang berjalan di Tol Cijago. Kendaraan ramah lingkungan tersebut diberikan logo PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Memang sebelumnya Chery mengatakan bahwa mereka tidak bisa memberikan waktu pasti peluncuran Jaecoo J7.
Akan tetapi Jaecoo J7 diyakini jadi bagian dari deretan model PHEV yang bakal diboyong Chery ke Tanah Air dalam waktu dekat.
“Untuk Jaecoo saya belum bisa komentar. Tetapi masih On Track (rencana peluncuran J7), waktunya kapan harus ditunggu,” ungkap Zeng Shuo, Assistant President Director PT CSI.
Sekadar mengingatkan, kendaraan ramah lingkungan tersebut telah lebih dulu mengaspal di Malaysia. Ditawarkan dalam dua tipe penggerak.
Pertama ada 2WD (Two Wheel Drive) dan AWD (All Wheel Drive). Lalu berstatus CKD (Completely Knocked Down) atau rakitan lokal negeri jiran.
Varian mesin bensin ditawarkan RM 138.800-RM 148.800 (Rp 500,5 jutaan-Rp 536,6 jutaan). Tipe PHEV baru diluncurkan tahun depan, namun konsumen setempat sudah bisa melakukan pemesanan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
28 Desember 2025, 17:00 WIB
24 Desember 2025, 12:00 WIB
23 Desember 2025, 11:00 WIB
19 Desember 2025, 15:00 WIB
18 Desember 2025, 12:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 19:00 WIB
Pelarangan door handle elektrik bergaya flush atau hidden pada mobil Cina bakal merevolusi desain kendaraan
30 Desember 2025, 18:00 WIB
Di 2025 angka penjualan mobil Cina diprediksi tembus 27 juta unit, sementara pabrikan Jepang 25 juta unit
30 Desember 2025, 17:18 WIB
Francesco Bagnaia diminta untuk bisa kembali berjuang di barisan terdepan ketika mengarungi MotoGP 2026
30 Desember 2025, 16:00 WIB
VinFast Indonesia mengatakan bahwa mereka siap memenuhi kewajibannya atas insentif CBU yang telah didapatkan
30 Desember 2025, 15:00 WIB
Ucok harus mengeluarkan dana hampir Rp 1 miliaran untuk memodifikasi Yamaha Xmax berkelir dominan biru
30 Desember 2025, 14:00 WIB
Menurut data Kemenhub, motor listrik yang telah mengantongi SRUT di 2025 baru 55.059 unit atau turun 28,6 persen
30 Desember 2025, 13:00 WIB
Industri baterai lithium terpengaruh dari kinerja penjualan mobil listrik di Cina yang diproyeksi akan turun
30 Desember 2025, 12:00 WIB
Sejumlah model mobil yang disuntik mati oleh pabrikan kemudian diganti produk lain, berikut daftarnya