ACC Carnival Jogja Digelar Untuk Genjot Pembiayaan Kendaraan
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC Syahriah baru saja mendirikan kantor baru di Gorontalo untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di sana
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar kendaraan roda empat di Tanah Air memang kurang bergairah. Membuat Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) merevisi target penjualan.
Dari semula satu juta unit diharapkan terniaga pada 2024, kini mereka hanya mematok di angka 850 ribu kendaraan saja.
Hal tersebut membuat sejumlah pihak berupaya mendorong penjualan mobil baru di Tanah Air. Seperti yang sedang dilakukan oleh ACC (Astra Credit Companies).
Terkini mereka meresmikan kantor ACC Syahriah baru di Komplek Gorontalo Mall, Jalan Cokroaminoto, Business Park pada Selasa (19/11).
“Keberadaan ACC Syariah Gorontalo sejalan dengan kearifan lokal masyarakat di sini yang mayoritas memeluk Islam,” ujar Devy Santoso, Chief Operating Officer ACC dalam keterangan resmi.
Lebih jauh Devy menjelaskan bahwa pihaknya berusaha untuk menyesuaikan adat istiadat yang bersandar pada syariah serta Al Quran.
Apalagi Kota Gorontalo dikenal sebagai Serambi Madinah. Sehingga kehadiran ACC Syariah merupakan bukti peran mereka dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah di sana.
Kemudian mengembangkan keuangan syariah di Gorontalo. Khususnya dalam mewujudkan ekonomi masyarakat yang adil serta sejahtera.
Hal serupa turut dilontarkan oleh Wisnu Wardhana, Kepala Unit Usaha Syariah ACC. Ia mengatakan bahkan pihaknya bakal memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“ACC Syariah Gorontalo akan menyediakan produk maupun layanan berbasis syariah seperti pembiayaan mobil baru juga bekas,” tutur Wisnu.
Dia menuturkan bahwa bakal menyediakan fasilitas dana serta pembiayaan haji sesuai dengan kebutuhan masyarakat Gorontalo.
Dengan begitu diharapkan warga Gorontalo terstimulus membeli mobil baru untuk mendorong penjualan kendaraan roda empat di Tanah Air.
Sebelumnya ACC cukup percaya diri menyongsong tahun depan. Mereka yakin pasar kendaraan roda empat bisa segera bangkit.
“Kalau melihat pemerintahan baru mestinya kita optimistis lah. Daya beli akan meningkat, karena tahun politik sudah lewat,” ungkap Than Chian Hok, Chief Marketing and Sales Officer ACC.
Meski begitu ia mengungkapkan kalau di 2025 penjualan mobil baru bakal lebih menantang. Apalagi pemerintah menaikan tarif PPN (Pajak Pertambahan Nilai) jadi 12 persen.
Akan tetapi dia berharap kondisi bisa kembali seperti semula. Terlebih tidak terlalu banyak agenda besar di 2025.
“Kita paham tahun ini banyak kegiatan-kegiatan seperti Pemilu (Pemilihan Umum), Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah). Tetapi kami optimistis 2025 bakal Comeback,” Than Chian Hok menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 19:00 WIB
23 November 2025, 12:47 WIB
04 November 2025, 19:00 WIB
11 September 2025, 12:00 WIB
08 Agustus 2025, 10:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya