ACC dan TAF Raih 5.602 SPK, Target Astra Financial Terlampaui
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
ACC Syahriah baru saja mendirikan kantor baru di Gorontalo untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di sana
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Pasar kendaraan roda empat di Tanah Air memang kurang bergairah. Membuat Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) merevisi target penjualan.
Dari semula satu juta unit diharapkan terniaga pada 2024, kini mereka hanya mematok di angka 850 ribu kendaraan saja.
Hal tersebut membuat sejumlah pihak berupaya mendorong penjualan mobil baru di Tanah Air. Seperti yang sedang dilakukan oleh ACC (Astra Credit Companies).
Terkini mereka meresmikan kantor ACC Syahriah baru di Komplek Gorontalo Mall, Jalan Cokroaminoto, Business Park pada Selasa (19/11).
“Keberadaan ACC Syariah Gorontalo sejalan dengan kearifan lokal masyarakat di sini yang mayoritas memeluk Islam,” ujar Devy Santoso, Chief Operating Officer ACC dalam keterangan resmi.
Lebih jauh Devy menjelaskan bahwa pihaknya berusaha untuk menyesuaikan adat istiadat yang bersandar pada syariah serta Al Quran.
Apalagi Kota Gorontalo dikenal sebagai Serambi Madinah. Sehingga kehadiran ACC Syariah merupakan bukti peran mereka dalam mendukung kebijakan pemerintah daerah di sana.
Kemudian mengembangkan keuangan syariah di Gorontalo. Khususnya dalam mewujudkan ekonomi masyarakat yang adil serta sejahtera.
Hal serupa turut dilontarkan oleh Wisnu Wardhana, Kepala Unit Usaha Syariah ACC. Ia mengatakan bahkan pihaknya bakal memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“ACC Syariah Gorontalo akan menyediakan produk maupun layanan berbasis syariah seperti pembiayaan mobil baru juga bekas,” tutur Wisnu.
Dia menuturkan bahwa bakal menyediakan fasilitas dana serta pembiayaan haji sesuai dengan kebutuhan masyarakat Gorontalo.
Dengan begitu diharapkan warga Gorontalo terstimulus membeli mobil baru untuk mendorong penjualan kendaraan roda empat di Tanah Air.
Sebelumnya ACC cukup percaya diri menyongsong tahun depan. Mereka yakin pasar kendaraan roda empat bisa segera bangkit.
“Kalau melihat pemerintahan baru mestinya kita optimistis lah. Daya beli akan meningkat, karena tahun politik sudah lewat,” ungkap Than Chian Hok, Chief Marketing and Sales Officer ACC.
Meski begitu ia mengungkapkan kalau di 2025 penjualan mobil baru bakal lebih menantang. Apalagi pemerintah menaikan tarif PPN (Pajak Pertambahan Nilai) jadi 12 persen.
Akan tetapi dia berharap kondisi bisa kembali seperti semula. Terlebih tidak terlalu banyak agenda besar di 2025.
“Kita paham tahun ini banyak kegiatan-kegiatan seperti Pemilu (Pemilihan Umum), Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah). Tetapi kami optimistis 2025 bakal Comeback,” Than Chian Hok menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Agustus 2026, 21:12 WIB
23 Juli 2026, 23:04 WIB
23 Juli 2026, 07:00 WIB
18 April 2026, 18:17 WIB
14 Februari 2026, 19:00 WIB
Terkini
28 Agustus 2026, 22:10 WIB
BYD Mako PHEV menjadi produk terbaru yang mengisi segmen pikap double cabin, debut di Brasil lebih dulu
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
Jorge Martin ingin melanjutkan tren positifnya pada MotoGP Aragon 2026 dengan mengalahkan Marc Marquez
28 Agustus 2026, 17:00 WIB
Jetour T2 Facelift hadir di Chengdu Auto Show dengan ubahan drastis di bagian depan, tampil mirip Defender
28 Agustus 2026, 15:00 WIB
Geely menemukan ada permasalahan pada LiDAR beberapa model mobil Lynk & Co yang diproduksi mulai awal 2025
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Ai Ogura harus masuk ke ruang operasi karena mengalami patah tulang pada tangan kiri usai kecelakaan di Jepang
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan masyarakat mengurus dokumen berkendara, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan di lima lokasi berbeda hari ini
28 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan ganjil genap Jakarta masih menjadi andalan pihak aparat untuk membendung jumlah kendaraan di jam sibuk