BYD Boyong Semua Mobil Listrik ke GIIAS Semarang 2024

BYD memboyong semua mobil listrik mereka ke GIIAS Semarang 2024 untuk menarik minat masyarakat Jawa Tengah

BYD Boyong Semua Mobil Listrik ke GIIAS Semarang 2024
Satrio Adhy

KatadataOTOBYD Motor Indonesia berkenalan dengan calon konsumen di Jawa Tengah. Hal itu mereka lakukan dalam gelaran GIIAS Semarang 2024.

Dalam acara yang berlangsung sampai Minggu (27/10) tersebut, pabrikan satu ini memamerkan lini mobil listrik asal Tiongkok.

Sebut saja seperti kendaraan roda empat elektrik BYD Atto 3, Dolphin, Seal sampai yang paling baru adalah M6.

“Di Semarang kami fokus untuk memperkenalkan lini produk BYD dulu. Ini kan debut pertama kita masuk ke pasar Jawa Tengah,” ujar Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relation BYD Indonesia beberapa waktu lalu.

BYD Boyong Semua Mobil Listrik ke GIIAS Semarang 2024
Photo : KatadataOTO

Luther percaya diri Semarang merupakan salah satu daerah di Tanah Air yang cukup potensial bagi produk BYD.

Sehingga bisa berperan besar dalam perkembangan kendaraan roda empat setrum di Indonesia. Lalu dapat menjadi bagian dari perjalanan menuju mobilitas lebih ramah lingkungan.

“Jadi biar masyarakat mengenal siapa BYD. Kemudian ditambah salah satu produk kita yang mungkin lebih mudah diterima oleh konsumen di Jawa Tengah, yakni M6,” Luther menambahkan.

Ia menilai kalau mobil listrik BYD M6 cocok untuk masyarakat di sana. Menjadi sebuah solusi bagi keluarga muda.

Apalagi buat yang ingin berpindah dari kendaraan roda empat konvensional ke EV (Electric Vehicle) asal China tersebut.

Di sisi lain untuk mengurangi emisi gas buang, BYD M6 diklaim menawarkan biaya operasional lebih hemat dibandingkan MPV (Multi Purpose Vehicle) berbahan bakar bensin.

“Kami percaya antusiasme yang tinggi dari masyarakat Semarang terhadap inovasi teknologi kendaraan M6, seperti terjadi di kota Jakarta, Surabaya serta Bandung,” tegas Luther.

Sebagai informasi, debut BYD di Semarang maupun Jawa Tengah bukan hanya menegaskan komitmen mereka dalam memajukan industri otomotif nasional.

BYD Boyong Semua Mobil Listrik ke GIIAS Semarang 2024
Photo : KatadataOTO

Namun juga memperluas jangkauan kendaraan berbasis teknologi listrik ke berbagai daerah serta memberikan akses maupun pengalaman yang lebih dekat.

GIIAS Semarang 2024 sebuah momen penting bagi Jawa Tengah dengan populasi terbesar ketiga di Indonesia. Sebab terus menunjukan tren positif dalam industri otomotif termasuk EV.

Dengan begitu Jawa Tengah berpotensi menjadi pusat pertumbuhan kendaraan roda empat. Sebuah kesempatan untuk BYD memperkenalkan lini mobil listrik ke masyarakat di sana.


Terkini

news
Harga BBM

Harga BBM Pertamina di April 2026, Pertalite dan Pertamax Tetap

Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 1 April 2026, Siapkan Rute Alternatif

Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan pada bulan ini sehingga masyarakat diharapkan menyiapkan rute alternatif

news
SIM Keliling Jakarta

Syarat dan Biaya SIM Keliling Jakarta Hari Ini Rabu 1 April 2026

Di awal April 2026, SIM keliling Jakarta tetap melayani pemohon yang ingin memperpanjang masa berlaku

news
Sim keliling bandung

Catat Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung di Awal April 2026

Demi memudahkan para pengendara di Kota Kembang, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung hari ini

mobil
Chery QQ3 EV

Chery QQ3 EV Meluncur, Rival Aion UT Harga Rp 100 Jutaan

Mobil listrik kompak Chery QQ3 EV mendapatkan respons positif dari konsumen di Cina, raup 56.000 pemesanan

mobil
Mobil listrik

Harga Naik, Penjualan Mobil Listrik CKD Terancam Stagnan

Manufaktur mobil listrik di Indonesia harus bersiap menghadapi tekanan penjualan setelah insentif ditiadakan

mobil
Honda 0 Alpha

Honda 0 Alpha Berpeluang Mengaspal di Indonesia, Ada Syaratnya

HPM memantau bagaimana antusias masyarakat terhadap mobil listrik Honda 0 Alpha yang akan diluncurkan

motor
Suzuki Burgman Street 125EX

Ribuan Suzuki Burgman Direcall Akibat Potensi Kerusakan Rem

Suzuki Burgman 125 EX direcall karena adanya potensi kerusakan pada kabel rem belakang yang bisa mengurangi performa