Manufaktur Mobil Listrik Cina Disebut Belum Serap Komponen Lokal
29 Desember 2025, 15:00 WIB
BYD memboyong semua mobil listrik mereka ke GIIAS Semarang 2024 untuk menarik minat masyarakat Jawa Tengah
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – BYD Motor Indonesia berkenalan dengan calon konsumen di Jawa Tengah. Hal itu mereka lakukan dalam gelaran GIIAS Semarang 2024.
Dalam acara yang berlangsung sampai Minggu (27/10) tersebut, pabrikan satu ini memamerkan lini mobil listrik asal Tiongkok.
Sebut saja seperti kendaraan roda empat elektrik BYD Atto 3, Dolphin, Seal sampai yang paling baru adalah M6.
“Di Semarang kami fokus untuk memperkenalkan lini produk BYD dulu. Ini kan debut pertama kita masuk ke pasar Jawa Tengah,” ujar Luther Panjaitan, Head of PR & Government Relation BYD Indonesia beberapa waktu lalu.
Luther percaya diri Semarang merupakan salah satu daerah di Tanah Air yang cukup potensial bagi produk BYD.
Sehingga bisa berperan besar dalam perkembangan kendaraan roda empat setrum di Indonesia. Lalu dapat menjadi bagian dari perjalanan menuju mobilitas lebih ramah lingkungan.
“Jadi biar masyarakat mengenal siapa BYD. Kemudian ditambah salah satu produk kita yang mungkin lebih mudah diterima oleh konsumen di Jawa Tengah, yakni M6,” Luther menambahkan.
Ia menilai kalau mobil listrik BYD M6 cocok untuk masyarakat di sana. Menjadi sebuah solusi bagi keluarga muda.
Apalagi buat yang ingin berpindah dari kendaraan roda empat konvensional ke EV (Electric Vehicle) asal China tersebut.
Di sisi lain untuk mengurangi emisi gas buang, BYD M6 diklaim menawarkan biaya operasional lebih hemat dibandingkan MPV (Multi Purpose Vehicle) berbahan bakar bensin.
“Kami percaya antusiasme yang tinggi dari masyarakat Semarang terhadap inovasi teknologi kendaraan M6, seperti terjadi di kota Jakarta, Surabaya serta Bandung,” tegas Luther.
Sebagai informasi, debut BYD di Semarang maupun Jawa Tengah bukan hanya menegaskan komitmen mereka dalam memajukan industri otomotif nasional.
Namun juga memperluas jangkauan kendaraan berbasis teknologi listrik ke berbagai daerah serta memberikan akses maupun pengalaman yang lebih dekat.
GIIAS Semarang 2024 sebuah momen penting bagi Jawa Tengah dengan populasi terbesar ketiga di Indonesia. Sebab terus menunjukan tren positif dalam industri otomotif termasuk EV.
Dengan begitu Jawa Tengah berpotensi menjadi pusat pertumbuhan kendaraan roda empat. Sebuah kesempatan untuk BYD memperkenalkan lini mobil listrik ke masyarakat di sana.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Desember 2025, 15:00 WIB
29 Desember 2025, 14:13 WIB
29 Desember 2025, 10:00 WIB
28 Desember 2025, 17:00 WIB
28 Desember 2025, 11:00 WIB
Terkini
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen
29 Desember 2025, 14:13 WIB
Ditetapkan secara nasional di Cina, manufaktur wajib pastikan baterai mobil listrik tak bisa terbakar atau meledak
29 Desember 2025, 13:00 WIB
Dua sopir bus Damri tertangkap kamera melalukan aksi tidak terpuji, bahkan sampai membahayakan pengemudi lain
29 Desember 2025, 12:14 WIB
Model-model MPV dan LCGC masih tetap dicari konsumen mobil bekas, rentang harganya Rp 100 juta-Rp 300 jutaan
29 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Mitsubishi Fuso ada beberapa kendala yang menghambat kinerja penjualan kendaraan niaga pada 2025
29 Desember 2025, 10:00 WIB
Harga kompetitif dan desain eksterior boxy bakal jadi faktor penting buat konsumen mobil listrik di 2026
29 Desember 2025, 09:00 WIB
Terdapat banyak pilihan produk pada segmen motor bebek, seperti contoh TVS LX100 dengan banderol kompetitif
29 Desember 2025, 08:00 WIB
Penyekatan kendaraan pada Car Free Night Puncak akan dilakukan sejak sore dan diawasi oleh puluhan petugas