Harga Naik, Penjualan Mobil Listrik CKD Terancam Stagnan
31 Maret 2026, 11:00 WIB
Banyak produknya kurang sukses, BYD akuisisi saham Denza 100 persen dan Mercedes-Benz tak lagi terlibat
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Denza merupakan salah satu submerek dari pabrikan China BYD (Build Your Dreams) bersama manufaktur ternama asal Jerman, Mercedes-Benz. Keduanya dulu memegang saham masing-masing 50 persen.
Namun terbarunya diketahui pada 16 September 2024 BYD akuisisi saham Denza sepenuhnya. Jadi bukan merupakan perusahaan patungan dengan Mercedes-Benz lagi tetapi merek independen.
Ternyata per Desember 2021, BYD sudah memegang 90 persen saham Denza sementara 10 persennya ada di Mercedes-Benz. Merek Jerman itu kemudian tidak berpartisipasi lagi dalam pengembangan mobil baru.
Sehingga MPV (Multi Purpose Vehicle) BYD Denza D9 yang sempat mejeng di IIMS 2024 (Indonesia International Motor Show), Mercedes-Benz diduga tidak lagi banyak campur tangan. Ini juga jadi model sukses di antara mobil Denza lainnya.
Ada sejarah panjang di balik Joint Venture antara BYD dengan Mercedes-Benz ini. Pada 2011 gabungan keduanya dikenal sebagai Shenzhen Denza New Energy Automobile Co., Ltd.
Kedua merek memperkenalkan model mobil listrik murni pertamanya pada perhelatan Beijing Auto Show 2012 sebagai konsep yang baru diproduksi di bawah nama Denza di 2014.
Bernama Denza 400 dan Denza 500, mobil itu menggunakan platform B-Class Mercedes-Benz dipadukan sumber daya BYD e6.
Tetapi karena tidak sukses manufaktur menghentikan produksinya, digantikan Denza X yang pakai basis BYD Tang. Berbeda dari model Denza lainnya, mobil ini tersedia dalam varian BEV (Battery Electric Vehicle) dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).
Meski juga dijual di showroom Mercedes-Benz, kerja sama itu belum membuahkan kesuksesan. Sehingga BYD akuisisi saham Denza sebanyak 90 persen di 2021 dan kemudian meluncurkan Denza D9.
Per tahun ini Denza sudah mengirim total 200.000 unit kendaraan kepada konsumen, menandai baiknya pertumbuhan merek tersebut. BYD kemudian memiliki rencana meluncurkan 10 model sepanjang 2024 dan mulai incar pasar global.
Sebagai informasi Denza D9 sudah mulai ditawarkan di Hong Kong pada Juni 2024. Kehadirannya di Indonesia diyakini tidak lama lagi karena beberapa tenaga penjual telah membuka keran pemesanan.
Bakal jadi saingan Toyota Alphard, wiraniaga membeberkan BYD Denza D9 nampaknya akan ditawarkan seharga Rp 900 jutaan sampai Rp 1 miliar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
31 Maret 2026, 11:00 WIB
30 Maret 2026, 14:00 WIB
29 Maret 2026, 16:08 WIB
26 Maret 2026, 20:07 WIB
26 Maret 2026, 13:00 WIB
Terkini
01 April 2026, 20:00 WIB
Menteri perdagangan menilai pasar kendaraan Indonesia masih menunjukkan tren positif setelah pasar tumbuh di Februari 2026
01 April 2026, 15:00 WIB
Penjualan Toyota global Februari 2026 mengalami penurunan dibandingkan pencapaian di bulan sebelumnya
01 April 2026, 15:00 WIB
Pabrik di Anapolis bekerja sama dengan CAOA, jadi bentuk komitmen jangka panjang Changan di pasar Brasil
01 April 2026, 13:00 WIB
Pameran GIICOMVEC 2026 bakal kehadiran tiga merek baru yang siap meramaikan pasar kendaraan komersial RI
01 April 2026, 11:00 WIB
WFH satu hari dalam satu minggu dan pembatasan kendaraan dinas jadi langkah pemerintah menghemat BBM
01 April 2026, 09:00 WIB
Aturan pembelian BBM bersubsidi termasuk Pertalite merupakan langkah preventif pemerintah hadapi krisis energi
01 April 2026, 08:14 WIB
Yamaha AEROX ALPHA ditawarkan dengan enam pilihan varian yang memiliki keunggulan dan nilai masing-masing
01 April 2026, 07:00 WIB
Pemerintah telah menetapkan bahwa harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami kenaikan pada April 2026