Aimoga Buka Peluang Kolaborasi Dengan Perguruan Tinggi Indonesia
19 September 2026, 07:00 WIB
Chery pilih Malaysia untuk jadi pusat ekspor ke negara ASEAN meski Indonesia memiliki fasilitas serupa
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Selama ini Chery Motors Indonesia terus menegaskan bahwa Indonesia akan menjadi basis produksi kendaraan setir kanan. Nantinya mobil yang diproduksi dikirim ke berbagai negara baik secara utuh maupun komponen.
Namun pada Malaysia Autoshow 2023 hal tersebut mengalami perubahan. Dalam paparannya, Chery pilih Malaysia untuk jadi pusat ekspor kendaraan ke beberapa negara ASEAN seperti Thailand, Brunei, Singapura dan Australia.
Hal ini disampaikan oleh Leo Chen, Chery Malaysia Director saat pengumuman kerjasama mereka dengan Inokom. Nantinya yang akan diproduksi dan diekspor dari negara tersebut tak terbatas pada kendaraan konvensional tetapi juga mobil listrik hingga PHEV.
Dilansir dari Paultan, Leo Chen juga mengungkap bahwa pihaknya berencana membangun pusat R&D yang fokus pada pengembangan kendaraan setir kanan. Fasilitasnya pun cukup lengkap mulai dari pengujian regional, pelatihan hingga distribusi suku cadang.
“Chery bertekad untuk melokalkan operasinya di Malaysia semaksimal mungkin. Dengan ini kami bisa lebih dekat serta memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan sekaligus berkontribusi secara ekonomi pada negara,” ungkap Leo Chen.
Rencananya Chery menjadikan Omoda 5 dan Tiggo 8 Pro sebagai model pertama yang mereka rakit secara lokal. Nantinya fasilitas akan dibangun di atas lahan seluas 200 hektar hingga diklaim cukup untuk memenuhi segala kebutuhan.
“Dengan pengalaman hampir tiga dekade dalam merakit kendaraan dari banyak merek dunia, Inokom adalah mitra ideal bagi Chery. Kami akan menyediakan model berteknologi tinggi serta berkualitas bagi pelanggan Malaysia,” tambah Chen.
Sebelumnya diberitakan bahwa Chery berencana menjadikan Indonesia sebagai pusat ekpor untuk negara yang menggunakan setir kanan. Hal ini disampaikan oleh Shawn Xu, President Director PT Chery Sales Indonesia.
Menurutnya ada banyak keuntungan bila Indonesia dijadikan sebagai pusat manufaktur Chery. Diantaranya adalah segi ekonomi dan potensi pelanggan yang besar dibandingkan negara lain.
Oleh karena itu mereka bertekad untuk membangun pabrik sendiri dengan kapasitas tertentu guna memenuhi pasar domestik dan ekspor. Namun sementara mereka masih memanfaatkan pabrik milik PT Handal Indonesia Motor di Bekasi ketika merakit mobil.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
19 September 2026, 07:00 WIB
15 September 2026, 15:00 WIB
09 September 2026, 22:00 WIB
08 September 2026, 19:00 WIB
07 September 2026, 21:43 WIB
Terkini
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota