Bukan Indonesia, Chery Pilih Malaysia untuk Jadi Pusat Ekspor

Chery pilih Malaysia untuk jadi pusat ekspor ke negara ASEAN meski Indonesia memiliki fasilitas serupa

Bukan Indonesia, Chery Pilih Malaysia untuk Jadi Pusat Ekspor
Adi Hidayat

TRENOTO – Selama ini Chery Motors Indonesia terus menegaskan bahwa Indonesia akan menjadi basis produksi kendaraan setir kanan. Nantinya mobil yang diproduksi dikirim ke berbagai negara baik secara utuh maupun komponen.

Namun pada Malaysia Autoshow 2023 hal tersebut mengalami perubahan. Dalam paparannya, Chery pilih Malaysia untuk jadi pusat ekspor kendaraan ke beberapa negara ASEAN seperti Thailand, Brunei, Singapura dan Australia.

Hal ini disampaikan oleh Leo Chen, Chery Malaysia Director saat pengumuman kerjasama mereka dengan Inokom. Nantinya yang akan diproduksi dan diekspor dari negara tersebut tak terbatas pada kendaraan konvensional tetapi juga mobil listrik hingga PHEV.

Photo : trenoto

Dilansir dari Paultan, Leo Chen juga mengungkap bahwa pihaknya berencana membangun pusat R&D yang fokus pada pengembangan kendaraan setir kanan. Fasilitasnya pun cukup lengkap mulai dari pengujian regional, pelatihan hingga distribusi suku cadang.

“Chery bertekad untuk melokalkan operasinya di Malaysia semaksimal mungkin. Dengan ini kami bisa lebih dekat serta memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan sekaligus berkontribusi secara ekonomi pada negara,” ungkap Leo Chen.

Baca juga : Mulai Serius, Chery Bakal Investasi Rp14 Triliun di Indonesia

Rencananya Chery menjadikan Omoda 5 dan Tiggo 8 Pro sebagai model pertama yang mereka rakit secara lokal. Nantinya fasilitas akan dibangun di atas lahan seluas 200 hektar hingga diklaim cukup untuk memenuhi segala kebutuhan.

“Dengan pengalaman hampir tiga dekade dalam merakit kendaraan dari banyak merek dunia, Inokom adalah mitra ideal bagi Chery. Kami akan menyediakan model berteknologi tinggi serta berkualitas bagi pelanggan Malaysia,” tambah Chen.

Sebelumnya diberitakan bahwa Chery berencana menjadikan Indonesia sebagai pusat ekpor untuk negara yang menggunakan setir kanan. Hal ini disampaikan oleh Shawn Xu, President Director PT Chery Sales Indonesia.

Photo : TrenOto

Menurutnya ada banyak keuntungan bila Indonesia dijadikan sebagai pusat manufaktur Chery. Diantaranya adalah segi ekonomi dan potensi pelanggan yang besar dibandingkan negara lain.

Oleh karena itu mereka bertekad untuk membangun pabrik sendiri dengan kapasitas tertentu guna memenuhi pasar domestik dan ekspor. Namun sementara mereka masih memanfaatkan pabrik milik PT Handal Indonesia Motor di Bekasi ketika merakit mobil.


Terkini

otosport
Hasil Sprint Race MotoGP Amerika 2026

Hasil Sprint Race MotoGP Amerika 2026: Martin Menang Dramatis

Jorge Martin sukses menundukkan Francesco Bagnaia pada lap terakhir sprint race MotoGP Amerika 2026 di COTA

mobil
Pengiriman Geely

Geely Berhasil Dapat Respon Positif di Awal 2026

Geely berhasil mencatat angka penjualan yang tinggi di awal 2026 berkat kedua modelnya yaitu EX5 dan EX2

mobil
Penjualan Mobil

Kenaikan Penjualan Mobil Bukan Indikator Pulihnya Ekonomi RI

Penjualan mobil di RI menorehkan capaian positif, tetapi masih banyak tantangan perlu dihadapi tahun ini

motor
harga motor bebek

Harga Motor Bebek di Akhir Maret 2026, Supra dan Satria Stabil

Pada akhir Maret 2026 beberapa harga motor bebek cukup stabil, hanya TVS yang melakukan penyesuaian banderol

mobil
Nio Firefly Setir Kanan Meluncur, Harga Rp 400 Jutaan

Nio Firefly Setir Kanan Meluncur, Calon Rival Honda Super One

Nio Firefly akan mengisi kelas yang sama dengan salah satu calon mobil listrik baru di RI, Honda Super One

otosport
MotoGP Amerika 2026

Link Live Streaming MotoGP Amerika 2026: Peluang Marquez Podium

Marc Marquez memiliki peluang besar dan modal penting dalam menjalani MotoGP Amerika 2026 di akhir pekan

news
arus balik

2,3 Juta Kendaraan Sudah Kembali Jakarta

2,3 juta kendaraan diklaim sudah kembali ke Ibu Kota dan jumlahnya akan terus meningkat jelang akhir pekan

news
Hindari Jam Rawan Macet Ini pada Arus Balik Lebaran 2025

One Way Lokal di Tol Trans Jawa Mulai Dilaksanakan Dari KM 132

One way lokal di tol Trans Jawa mulai dilaksanakan guna kurangi kemacetan lalu lintas yang terjadi sejak pagi