BR-V Diminati 30 Negara, Honda Siap Ekspor Hingga 7.000 Unit

Meski dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia, ternyata Honda BR-V diminati 30 negara dan ingin mengimpornya

BR-V Diminati 30 Negara, Honda Siap Ekspor Hingga 7.000 Unit
Adi Hidayat

TRENOTO – Meski awalnya dibuat dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan jalanan di Indonesia, Honda BR-V ditaksir oleh banyak negara. Hal ini disampaikan oleh ungkap Yusak Billy, Sales Marketing & Business Innovation Director PT Honda Prospect Motor (HPM) beberapa waktu lalu.

Tak tanggung-tanggung, BR-V diminati 30 negara serta menyatakan keinginannya untuk mengimpor model tersebut. Namun karena kebutuhan domestik masih tinggi, HPM hingga kini baru bisa memenuhi permintaan untuk 7 negara.

Ketujuh negara pengimpor kebanyakkan berada di negara kepulauan Karibia yaitu Jamaica, Antigua, Grand Cayman, Barbados, Trinidad & Tobago, Grenada, St. Kitts hingga St. Lucia. Dari negara-negara tersebut saja, HPM setidaknya sudah mengekspor sebanyak 1.000 unit.

Photo : Honda Indonesia

“Hingga saat ini hanya Indonesia yang memproduksi Honda BR-V. Jadi kalau melihatnya ada di luar negeri, pasti buatan Tanah Air dan sudah sepantasnya kita berbangga,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Jumlah negara tujuan ekspor pun diklaim masih terus akan bertambah di masa depan karena kapasitas produksi terus ditingkatkan. Bahkan mereka menargetkan untuk mengespor sedikitnya 7.000 unit hingga akhir tahun nanti.

Meski demikian Ia tidak menampik bahwa ada beberapa perbedaan antara mobil ekspor dengan domestik. Hal ini pun dinilai wajar karena untuk menyesuaikan selera pasar masing-masing negara.

“Umumnya perbedaan ada pada fiturnya, disesuaikan dengan selera di negara tersebut. Sementara untuk mesin, sejauh ini masih sama,” tambahnya.

Terjual 12.000 Unit

Photo : Trenoto

Tingginya jumlah unit yang terjual di luar negeri pun tak berbeda jauh dengan di Tanah Air. Di Indonesia, Honda BR-V kini menjadi tulang punggung penjualan untuk segmen 7 penumpang.

Tercatat, jumlah yang sudah dikirimkan saat ini adalah 12.000 unit sejak pertama kali didistribusikan pada Januari 2022. Jumlah tersebut dinilai cukup besar mengingat Honda tengah terpukul akibat kelangkaan cip semikondutor.

“Khusus untuk cip semikonduktor Honda BR-V, pasokannya terbilang paling stabil dibandingkan dengan model lain. Kami pun masih terus memantau kondisi kelangkaan agar produksi dapat terus berjalan baik serta memenuhi kebutuhan pelanggan,” pungkas Yusak Billy.


Terkini

news
Astra Financial

ACC dan TAF Raih 5.602 SPK, Target Astra Financial Terlampaui

Astra Financial menyatakan bahwa target selama GIIAS 2026 terlampaui melalui pembiayaan kendaraan ACC dan TAF

mobil
Mobil listrik

iGreen+ Perkuat Ekosistem Mobil Listrik, Buat SPKLU di Ring Satu

iGreen+ meresmikan SPKLU Ultra Fast Charging ke-17 untuk memudahkan para pengguna mobil listrik di Indonesia

news
Farizon

EV Farizon SV Masuk ke Sektor Transportasi Antar Kota

Kendaraan listrik Farizon SV menjadi armada baru perusahaan transportasi Daytrans untuk rute favorit

mobil
Toyota Veloz Hybrid

Penjualan Mobil Juli 2026 Kembali Membaik, Tumbuh 3,6 Persen

Penjualan mobil di Indonesia mengalami pemulihan di periode Juli 2026, tercatat 77.412 unit secara retail

mobil
Harga Bahan Baku Baterai Lithium Naik, Banderol EV Bakal Terkerek

Pengamat Ungkap Kebakaran EV di RI Bukan Disebabkan oleh Baterai

Sejauh ini, kebakaran EV yang terjadi di Indonesia bukan disebabkan oleh baterai dan masih dapat dipadamkan

mobil
Jetour

Jetour T2 i-DM Jadi Salah Satu SUV Idaman Pengunjung GIIAS 2026

Jetour T2 i-DM resmi diluncurkan dalam ajang GIIAS 2026, SUV satu ini dipasarkan dengan banderol Rp 699 juta

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Beroperasi Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026

Ada lima lokasi SIM keliling Jakarta yang dapat melayani prosedur perpanjangan Surat Izin Mengemudi A dan C

news
SIM keliling Bandung

Cek Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 12 Agustus 2026

SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dihadirkan untuk memudahkan para pengendara di Kota Kembang