Honda BR-V Terjual Lebih dari 137 Ribu Unit Dalam 10 Tahun
08 Februari 2026, 22:00 WIB
Meski dibuat untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia, ternyata Honda BR-V diminati 30 negara dan ingin mengimpornya
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Meski awalnya dibuat dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan jalanan di Indonesia, Honda BR-V ditaksir oleh banyak negara. Hal ini disampaikan oleh ungkap Yusak Billy, Sales Marketing & Business Innovation Director PT Honda Prospect Motor (HPM) beberapa waktu lalu.
Tak tanggung-tanggung, BR-V diminati 30 negara serta menyatakan keinginannya untuk mengimpor model tersebut. Namun karena kebutuhan domestik masih tinggi, HPM hingga kini baru bisa memenuhi permintaan untuk 7 negara.
Ketujuh negara pengimpor kebanyakkan berada di negara kepulauan Karibia yaitu Jamaica, Antigua, Grand Cayman, Barbados, Trinidad & Tobago, Grenada, St. Kitts hingga St. Lucia. Dari negara-negara tersebut saja, HPM setidaknya sudah mengekspor sebanyak 1.000 unit.
“Hingga saat ini hanya Indonesia yang memproduksi Honda BR-V. Jadi kalau melihatnya ada di luar negeri, pasti buatan Tanah Air dan sudah sepantasnya kita berbangga,” ungkapnya beberapa waktu lalu.
Jumlah negara tujuan ekspor pun diklaim masih terus akan bertambah di masa depan karena kapasitas produksi terus ditingkatkan. Bahkan mereka menargetkan untuk mengespor sedikitnya 7.000 unit hingga akhir tahun nanti.
Meski demikian Ia tidak menampik bahwa ada beberapa perbedaan antara mobil ekspor dengan domestik. Hal ini pun dinilai wajar karena untuk menyesuaikan selera pasar masing-masing negara.
“Umumnya perbedaan ada pada fiturnya, disesuaikan dengan selera di negara tersebut. Sementara untuk mesin, sejauh ini masih sama,” tambahnya.
Tingginya jumlah unit yang terjual di luar negeri pun tak berbeda jauh dengan di Tanah Air. Di Indonesia, Honda BR-V kini menjadi tulang punggung penjualan untuk segmen 7 penumpang.
Tercatat, jumlah yang sudah dikirimkan saat ini adalah 12.000 unit sejak pertama kali didistribusikan pada Januari 2022. Jumlah tersebut dinilai cukup besar mengingat Honda tengah terpukul akibat kelangkaan cip semikondutor.
“Khusus untuk cip semikonduktor Honda BR-V, pasokannya terbilang paling stabil dibandingkan dengan model lain. Kami pun masih terus memantau kondisi kelangkaan agar produksi dapat terus berjalan baik serta memenuhi kebutuhan pelanggan,” pungkas Yusak Billy.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
08 Februari 2026, 22:00 WIB
10 Mei 2025, 10:00 WIB
09 Mei 2025, 11:00 WIB
08 Maret 2025, 13:00 WIB
19 Februari 2025, 21:00 WIB
Terkini
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru
13 Mei 2026, 20:00 WIB
Mobil listrik Chery QQ 3 EV makin dekat ke Indonesia, konsumen cukup menyiapkan booking fee Rp 5 juta
13 Mei 2026, 19:15 WIB
Changan yakin mobil hybrid REEV atau Range Extender Electric Vehicle banyak peminatnya di luar Jakarta
13 Mei 2026, 14:45 WIB
Suzuki menggelar Burgman Fun Rally 2026 untuk mendekatkan diri kepada para konsumen kendaraan roda dua mereka
13 Mei 2026, 14:44 WIB
Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 di Pulau Sumatera resmi berakhir setelah JMC diajak menjelajah ke Lampung
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk memudahkan para pengendara motor dan mobil
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Hari ini fasilitas SIM keliling Jakarta masih dibuka seperti biasa melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
13 Mei 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta hari ini akan berlaku mulai pagi dan kembali aktif pada sore hari untuk mengurai kemacetan