BMW X1 Terbaru Meluncur Sasar Generasi Muda, Harga Rp877 Juta

Menyasar generasi lebih muda BMW X1 terbaru meluncur dengan harga Rp877 juta, model ini dirakit lokal

BMW X1 Terbaru Meluncur Sasar Generasi Muda, Harga Rp877 Juta

TRENOTO – BMW X1 terbaru meluncur untuk pasar Indonesia hari ini, Jumat (28/7). Untuk diketahui X1 terbaru dirakit lokal di BMW Production Network 2 Gaya Motor, Sunter.

Ramesh Divyanathan, President Director BMW Group Indonesia menjelaskan bahwa jika dibandingkan model sebelumnya, X1 generasi ketiga ini memiliki atribut desain dan impresi lebih tegas.

Dipilihnya X1 bukan tanpa alasan, namun karena model tersebut diklaim jadi salah satu yang terlaris di pasar global.

“Sejak awal peluncurannya X1 sudah berhasil terjual sampai 2.7 juta unit dari 2009 sampai 2022,” ungkapnya saat peluncuran di The Langham Jakarta, Jumat (28/7).

BMW X1 Terbaru Meluncur, Harga Rp877 Juta
Photo : TrenOto

Ada beragam ubahan diberikan khususnya dari sisi dimensinya jadi sedikit lebih besar serta absennya tombol kontrol iDrive.

Di interior BMW mengedepankan konsep minimalis dan membuat pengalaman berkendara jadi lebih nyaman. Hadir mode berkendara baru yakni Expressive dapat mengubah ambience kabin.

Membantu menambah performa disebutkan bahwa ada pergantian material yang membuat X1 saat ini jadi lebih ringan dibandingkan pendahulunya, seperti kap mesin lebih ringan 10 kg

Hal di atas berkat penggunaan material alumunium pada bonnet. Lalu pada keempat pintu hingga pilar A juga mendapat pengurangan bobot.

Baca Juga : BMW Seri 7 Baru Rakitan Sunter Resmi Mengaspal di Indonesia

Pengaturan jok sampai parking brake-nya sudah elektrik sehingga lebih praktis. Konsol tengah berukuran besar namun memiliki rongga di bawahnya untuk penyimpanan ekstra.

“X1 adalah produk yang memberikan kami landasan untuk penjualan. Sukses besar untuk penjualan global,” tegasnya.

Ke depannya tidak menutup kemungkinan BMW bakal menghadirkan versi listrik dari X1 untuk menyesuaikan kebutuhan konsumen. Namun belum bisa diungkapkan waktu pastinya.

Bicara soal harga BMW X1 terbaru dibanderol Rp877 juta. Dengan harga di bawah Rp1 miliar mobil ini juga mau menyasar generasi muda dan milenial.

BMW X1 Terbaru Meluncur, Harga Rp877 Juta
Photo : TrenOto

Mundur ke Juni 2023 BMW baru saja menghadirkan versi performa tinggi dari BMW yakni X1 M35i xDrive, menggunakan mesin empat silinder 2.0 liter turbocharged yang dapat menghasilkan tenaga 291.9 hp di 5.750 rpm, sementara torsi puncaknya 400 Nm di 4.500 rpm.

Berkode bodi U11 ada beberapa detil pembaruan diberikan seperti penegasan aksen pada kidney grill dan lampu belakang minimalis.


Terkini

otosport
Jorge Martin

Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026

Massimo Rivola ingin Jorge Martin percaya dengan kemampuan diri sendiri agar kembali kompetitif di MotoGP 2026

mobil
Mobil Listrik

Perang Harga Mobil Listrik Cina Bikin Situasi di 2026 Kian Berat

Strategi membanting harga mobil listrik di Cina diprediksi masih akan berlangsung beberapa tahun mendatang

mobil
BYD

BYD Mulai Tes SUV 7-Seater Baru, Atto 3 Naik Kelas

SUV baru BYD diyakini berkonfigurasi 7-seater, mengisi kelas di atas Atto 3 yang sudah dijual saat ini

mobil
Wholesales Model Mobil Baru 2025

Rapor Wholesales Model Mobil Baru di RI 2025, BYD Atto 1 Terlaris

BYD Atto 1 baru debut jelang akhir 2025 namun catatkan wholesales mobil baru tertinggi yakni 17 ribu unit

news
Malam tahun baru

Ada Perayaan Tahun Baru 2026, Jakarta Steril dari Mobil Pribadi

Pemprov DKI Jakarta akan menempatkan beberapa panggung dalam menyambut perayaan malam tahun baru 2026

motor
Motor listrik

Kata Aismoli Soal Pasar Motor Listrik yang Lesu pada 2025

Aismoli menuturkan kalau pasar motor listrik tetap menunjukan pertumbuhan secara bertahap dan moderat

motor
Motor Baru

Wholesales Motor Baru di 2025 Berpeluang Lampaui 6,4 Juta Unit

Kinerja pasar motor baru di Indonesia pada 2025 terbilang cukup stabil meski banyak rintangan menghadang

mobil
Aturan TKDN EV

GIAMM Berharap Aturan TKDN EV Diperketat, Serap Komponen Lokal

Pemerintah dinilai perlu lebih mempertegas aturan soal TKDN EV penerima insentif mobil listrik impor